x

Kegiatan Rembuk Stunting Desa Pasir Putih

Iklan

KKN UMD UNEJ SDGs Kelompok 162

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Juli 2023

Selasa, 8 Agustus 2023 10:21 WIB

Kelompok KKN 162 Unej Mendampingi Kegiatan Rembuk Stunting Desa Pasir Putih

Kelompok KKN 162 UNEJ Mendampingi Kegiatan Rembuk Stunting Desa Pasir Putih

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu kegiatan civitas akademik khususnya mahasiswa dalam bentuk pembelajaran bersama di lingkungan masyarakat. Universitas Jember sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia yang menerjunkan mahasiswanya ke berbagai wilayah pedesaan untuk melaksanakan kegiatan KKN Universitas Membangun Desa Periode II Tahun Ajaran 2022/2023. Salah satu kelompok yang melaksanakan kegiatan KKN yaitu Kelompok KKN UMD UNEJ 162 yang diterjunkan ke Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Kelompok ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan, yaitu Bapak dr. Yudha Nurdian, M.Kes. Adapun anggota kelompok KKN 162 yaitu sebagai berikut :

- Sufyan Tsauri Muhammad selaku Koordinator Desa

- Ryan Rachmattan selaku Wakil Koordinator Desa

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

- Devika Rosita Fitriani selaku Bendahara

- Putri Rifianita Aprillia selaku Sekretaris

- Mohammad Ashabul Yamin, Rozinah Kaltsum Faudiah, dan Lia Azizah selaku Sie Humas

- Ayihwa Lianji Mega, Tengku Anindhita Alifia Lazuardi, dan Faruq Abdul Hakim selaku Sie Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi

- Muhammad Hanif Ar Rabbani dan Nafila Nurul Laili selaku Perkap

 

Pada hari Jum’at, 28 Juli 2023, Kelompok KKN 162 yang berlokasi di Desa Pasir Putih mengikuti kegiatan REMBUK STUNTING yang diadakan di Balai Desa Pasir Putih. Kegiatan ini merupakan kegiatan diskusi bersama terkait permasalahan stunting di Kecamatan Bungatan, khususnya desa Pasir Putih. Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan pada anak/balita yang mengalami beberapa faktor seperti kurangnya nutrisi, sering terinfeksi, dan kurangnya sanitasi. Pada kegiatan REMBUK STUNTING, desa turut mengundang pihak Pemerintah Kecamatan Bungatan, Pendamping Desa yang bertugas di Desa Pasir Putih, 6 Kepala Dusun yang berada di bawah wilayah Pemerintahan Desa Pasir Putih, Puskesmas Kecamatan Bungatan, dan Kader Posyandu.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan doa bersama diikuti dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama oleh Kepala Desa Pasir Putih, Bapak H. Syaenal Arifin. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Kecamatan Bungatan dan Bapak Yogi Kripsiansyah, S.STP M.Si. Selanjutnya sambutan oleh Kepala Puskesmas Kecamatan Bungatan, perwakilan KUA Kecamatan Bungatan, dan diakhiri oleh Pendamping Desa. Setelah sambutan-sambutan, terdapat sesi penyampaian informasi terkait stunting oleh perwakilan Puskesmas. Selanjutnya yaitu sesi laporan terkait kondisi di Desa Pasir Putih oleh ketua KPM.

Memasuki acara inti, yaitu diskusi bersama. Kepala dusun dibantu oleh Kader Posyandu dan Mahasiswa KKN 162 mendiskusikan permasalahan yang dihadapi oleh dusun terkait anti-stunting dan rekomendasi kegiatan yang dapat diusulkan. Di penghujung acara, hasil diskusi disampaikan secara langsung oleh Pendamping Desa. Ke-enam dusun memiliki beberapa permasalahan yang hampir serupa, yakni terkait perlunya alat timbang dan ukur untuk monitor tumbuh kembang anak, kurangnya pelatihan kader Posyandu, dan peningkatan jumlah PMT (Pemberian Makanan Tambahan).

Secara keseluruhan, atmosfir pada kegiatan REMBUK STUNTING cukup bersemangat dengan diselingi beberapa candaan. Kegiatan berjalan lancar tanpa adanya hambatan dan menghasilkan beberapa rekomendasi kegiatan yang diusulkan ke desa agar dapat dilaksanakan. Usulan yang sudah ditulis di setiap dusun dirundingkan oleh pendamping desa dengan memikirkan solusi untuk memajukan semua dusun di Desa Pasir Putih. Salah satu permasalahan yang paling banyak dialami adalah kurangnya jamban dan SPAL. Hal itu dikarenakan kurangnya fasilitas dan peran petugas terkait. Oleh karena itu, ada beberapa dusun mengalami dampak stunting yang dipengaruhi oleh kurangnya jamban yang berakibat tingkat sanitasi lingkungan tergolong rendah.

 

#KKNUNEJ #LP2MUNEJ #UNEJ

Ikuti tulisan menarik KKN UMD UNEJ SDGs Kelompok 162 lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu