x

Iklan

Indŕato Sumantoro

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2020

Senin, 7 Agustus 2023 16:15 WIB

Siapakah Calon Presiden yang Berani Mewujudkan Hilirisasi Aspal Buton?

Calon Presiden yang berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton ini adalah yang wajib dipilih menjadi Presiden baru oleh rakyat. Berani, karena benar. Dan benar, karena mewujudkan hilirisasi aspal Buton itu adalah untuk menyejahterakan rakyat. Dan bukan untuk menjahterakan para oligarki.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kebijakan pemerintah untuk hilirisasi pertambangan sudah dimulai sejak tahun 2010. Dan kelihatannya hilirisasi nikel sudah berjalan dengan mulus dan baik. Tetapi bagaimana dengan hilirisasi bahan-bahan tambang lainnya? Khususnya hilirisasi aspal Buton?. Mengapa sampai saat ini masih belum juga terwujud? Pertanyaan kritisnya adalah apakah hilirisasi aspal Buton ini dianggap tidak penting dan tidak mendesak untuk menyejahterakan rakyat? Kita perlu mencaritahu apa jawabannya.

Ada sesuatu hal yang telah menjadi ganjalan di dalam hati, dan pertanyaan kita selama bertahun-tahun. Apakah pemerintah tidak mampu atau tidak mau mewujudkan hilirisasi aspal Buton? Kalau tidak mampu, buktinya hilirisasi nikel telah berjalan dengan mulus dan baik. Dan kalau tidak mau? Apa alasannya? Apakah karena Indonesia sudah terperangkap masuk di dalam jebakan “batman” impor aspal selama 43 tahun lebih?.

Pak Jokowi, sebagai seorang presiden Republik Indonesia, yang sedang berkuasa selama 2 periode, dari tahun 2014 – 2024, masih belum mau dan mampu juga mewujudkan hilirisasi aspal Buton. Jadi pertanyaan rakyat sekarang adalah: “Siapakah Calon Presiden yang berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton?”. Apakah ini berarti bahwa pak Jokowi, sebagai seorang presiden Republik Indonesia, tidak berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton? Pak Jokowi masih memiliki kesempatan terakhir 1 tahun lagi untuk membuktikan kepada rakyat, apakah sejatinya berani atau tidak mewujudkan hilirisasi aspal Buton?.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tahun 2023-2024 adalah tahun politik, dimana kita akan mengadakan pesta demokrasi “Pemilihan Umum” untuk memilih presiden yang baru periode 2024-2029. Sudah ada 3 orang Calon Presiden yang akan bertarung dalam kontestasi pemilu ini. Siapakah satu diantara mereka yang akan dipilih oleh rakyat? Bagaimana kriteria-kriteria yang baik sebagai seorang presiden pilihan dan idaman rakyat? Tentunya kriteria-kriterianya akan sangat banyak sekali. Tetapi coba kita tentukan satu buah kriteria saja yang akan dapat mewakili semua kriteria-kriateria yang sangat banyak tersebut. Kriteria apakah yang satu itu?

Kriteria yang dimaksud itu adalah: ”Siapakah Calon Presiden yang berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton?”. Apabila ada Calon Presiden yang berani membuat “Kontrak Politik” akan mulai mewujudkan hilirisasi aspal Buton dalam masa 100 hari awal pemerintahannya, maka pilihlah dia! Bagaimana kalau Calon Presiden yang berani membuat “Kontrak Politik” itu bermaksud hanya untuk tujuan pencitraan semata? Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat sekarang sudah tidak bisa dibohongi lagi.

Di dalam “Kontrak Politik” akan dicantumkan klausul bahwa hilirisasi aspal Buton harus sudah mulai diwujudkan di dalam masa 100 hari pertama awal pemerintahan presiden baru, Dan pabrik ekstraksi aspal Buton harus sudah mulai berproduksi sebesar 250.000 ton per tahun dalam masa 3 tahun sejak dilantik menjadi presiden baru. Apabila presiden baru gagal memenuhi “Kontrak Politik”nya di dalam masa 100 hari pertama awal pemerintahannya, maka presiden baru harus dengan suka rela mengundurkan diri. Oleh karena itu untuk menandatangani “Kontrak Politik” ini tidak bisa main-main. Apalagi hanya untuk tujuan sekedar pencitraan.

Sekarang mari kita kaji dan analisa, apakah benar, apabila ada seorang Calon Presiden yang berani menandatangani “Kontrak Politik” untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton, maka beliau pasti adalah seorang presiden yang baik? Yang akan menjadi idola dan harapan pilihan rakyat?

Untuk mewujudkan hilirisasi aspal Buton diperlukan keberanian yang sangat luar biasa besarnya, karena akan berhadapan dengan Mafia impor aspal. Bagaimana strategi dan kiat untuk melawan Mafia impor aspal ini? Strateginya bukan dengan cara stop impor aspal. Tetapi dengan cara segera mewujudkan hilirisasi aspal Buton. Dan bagaimana cara mewujudkan hilirisasi aspal Buton dengan cepat? Cara mewujudkan hilirisasi aspal Buton dengan mudah dan cepat adalah dengan menugaskan dan menunjuk kepada sebuah perusahaan BUMN untuk mengelola aspal Buton mulai dari hulu hingga hilir.

Keputusan ini kelihatannya memang sangat sederhana dan mudah. Tetapi sejatinya diperlukan keberanian yang sangat luar biasa besarnya. Bayangkan Indonesia sudah mengimpor aspal selama 43 tahun lebih. Dan sekarang tiba-tiba aspal impor mendapatkan perlawanan dan persaingan dari aspal Buton ekstraksi yang harganya lebih rendah, dan mutunya lebih unggul. Pasti aspal impor akan mulai gusar, dan banting harga “dumping” serendah-rendahnya agar pabrik ekstraksi aspal Buton mati dan bangkrut usahanya.

Dan kalau harga aspal impor bisa jauh lebih murah daripada harga aspal Buton ekstraksi, maka tentunya hal ini akan lebih menguntungkan dan ekonomis kalau Indonesia impor aspal saja daripada memproduksi sendiri aspal Buton ekstraksi. Dan apabila hal ini terjadi, maka produksi aspal Buton ekstraksi akan bisa kita ekspor, dan menjualnya dengan harga internasional yang jauh lebih mahal daripada harga lokal. Apakah akan ada negara-negara asing yang mau membeli aspal Buton ekstraksi dengan harga internasional yang tinggi?

Aspal Buton adalah aspal terbaik di dunia. Aspal Buton adalah aspal alam yang terdapat di pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Aspal alam lainnya terdapat di Trinidad, Amerika. Tetapi jumlah deposit aspal alam di pulau Buton, jumlahnya jauh lebih banyak daripada jumlah deposit aspal alam di Trinidad. Dengan jumlah deposit aspal alam yang sangat melimbah di pulau Buton, maka industri hilirisasi aspal Buton akan dapat berproduksi selama sampai ratusan tahun.

Mengapa Calon Presiden yang berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton wajib kita pilih? Karena Calon Presiden ini memiliki visi dan misi yang sangat jauh sekali ke depan mengenai kesejahteraan rakyat Indonesia. Sampai ratusan tahun ke depan. Mungkin Calon-calon Presiden yang lain hanya memiliki visi dan misi mengenai kesejahteraan rakyat Indonesia sampai tahun 2045 saja, dimana akan menjadi tahun “Indonesia Emas”. Tetapi Calon Presiden yang berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton memiliki visi dan misi mengenai kesejahteraan rakyat Indonesia sampai tahun 2145, dimana akan menjadi tahun “Indonesia Platinum”.

Pak Jokowi pernah mengatakan bahwa pemimpin itu harus berani. Tetapi mengapa pak Jokowi sendiri tidak berani mewujudkan hilirisasi aspal Buton?. Apabila pak Jokowi tidak berani, maka biarkanlah Calon Presiden yang berani saja, yang akan mewujudkan hilirisasi aspal Buton. Calon Presiden yang berani seperti ini adalah yang wajib dipilih menjadi Presiden baru oleh rakyat. Berani, karena benar. Dan benar, karena mewujudkan hilirisasi aspal Buton itu adalah untuk menyejahterakan rakyat. Dan bukan untuk menjahterakan para oligarki.

Ikuti tulisan menarik Indŕato Sumantoro lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler