x

Ilustrasi Hujan. Foto dari Pixabay.com

Iklan

Gilang Ramadhan

Penyair
Bergabung Sejak: 9 Mei 2023

Selasa, 15 Agustus 2023 12:47 WIB

September Itu Hujan

Di kotaku siang ini angin berembus/ dari ujung nestapa menuju dasar nirwana

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Di kotaku siang ini angin berembus

dari ujung nestapa menuju dasar nirwana

mengejawantahd i tepian samudera

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

membawa hujan di awal perjamuan.

 

September itu perjamuan

Saat tuan Molish menyiapkan

bunga mawar untuk yang

tercintanya, Nyonya Monalish

Namun hujan memisahkan dua

daratan penuh kesedihan tak tahu aturan.

 

Hujan yang turun di september itu

seperti bunga jambu yang gugur

saat angin mengajaknya

bermain menyapa mentari dan

lunglainya mereka menyentuh

bumantara terhampar niskala.

 

Hujan memang sebentar

namun sepi menjelma di ujung

penantian seolah berkata hari ini

tidak ada perjamuan maka

aku akan pulang sendirian.

 

Sudah itu saja.

(2022)

Ikuti tulisan menarik Gilang Ramadhan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler