x

Iklan

Indrian Safka Fauzi (Aa Rian)

Hamba Allah dan Umat Muhammad Saw. Semakin besar harapan kepada Allah melebihi harapan kepada makhluk-Nya, semakin besar pula potensi dan kekuatan yang kita miliki.
Bergabung Sejak: 28 Mei 2022

Selasa, 17 Oktober 2023 07:43 WIB

Bumi Mengeluarkan Isi Terbaiknya Jika Penduduk Suatu Negeri adalah Orang Saleh dan Pasrah kepada Allah

Insya Allah negeri ini dilimpahkan kekayaan yang tiada tara, dan dijauhkan dari malapetaka dunia dan akhirat.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Rumusan mutlak alam semesta ini diantaranya:

Jika manusianya baik, maka alamnya baik.

Jika manusianya rusak, maka alamnya rusak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena manusia adalah pemimpin dari bumi ini.

Dan pemimpinlah yang menentukan nasib bumi ini.

Baik buruk bumi tergantung siapa pemimpinnya.

Maka secara paparan singkat jika kita ingin terlepas dari kepentingan negeri dan bangsa asing yang merusak masyarakat kita, seperti membiarkan kemiskinan merajalela dan membiarkan kebodohan menyebar luas.

Kebodohan itu ditandai mudahnya termakan hoaks hanya disebabkan rasa suka dan/atau benci; mudahnya berbicara sembarangan tanpa dasar ilmu sehingga terjadi kerusakan berbagai sektor kemanusiaan dan alam, kemunduran dunia usaha dan menyebabkan hilangnya kepercayaan; dan orang orang mengaku tokoh agama dibiarkan berfatwa tanpa ilmu dan kajian dampak sehingga terjadi berbagai penghakiman atau segolongan masyarakat mudah menghakimi sesama, bukannya berupaya mencerdaskan spiritual masyarakat dan memperkuat keinginan rutinitas peribadatan masyarakat; dan memberikan panggung berbicara pada orang-orang bodoh (tak berilmu) sehingga mempengaruhi sesamanya;

Hal ini disebabkan dalam negeri ini ada aktor dan dalang yang mempertahankan dan memanfaatkan kemiskinan dan kebodohan tetap ada dan mengakar di masyarakat. Mereka mengeksploitasi hal hal buruk tersebut demi melanggengkan kuasa dan kepentingan pribadi dan golongan mereka atas negeri ini.

Wajar saja negeri Indonesia dahulu terjajah sekian abad, karena kita berhadapan dengan bangsa sendiri yang bermuka dua, munafik, penjilat dan ingin meraup untung walau saudara sendiri buntung. Maka jika ada perlawanan nantinya terhadap pemimpin yang mengetahui maksud ilmu hukum alam ini, tandailah oleh masyarakat, bahwa merekalah dalang dan aktor dibalik kesengsaraan rakyat negeri ini hingga detik ini.

Sudah saatnya kita terbebas dari ketergantungan atas bangsa dan negeri asing, alam bumi negeri kita penuh akan potensi yang tidak terbatas, selama kita pandai mengelolanya dengan baik.

Maka dengan berpasrah total pada Allah disertai perjuangan, mengencangkan sabuk peribadatan hanya demi Rida-Nya semata, dan mengubah karakter diri menjadi yang terbaik dimulai dari memperbaiki pikiran sendiri dengan selalu berdzikir. Insya Allah negeri ini dilimpahkan kekayaan yang tiada tara, dan dijauhkan dari malapetaka dunia dan akhirat.

Mekanismenya, Malaikat yang mencintai orang orang saleh meliputi suatu negeri karena kesungguhan mereka dalam berkebaikan dan menuntut ilmu yang benar. Maka Allah menghendaki Malaikat-Nya untuk mengeluarkan isi bumi yang terbaik demi kesejahteraan negeri tersebut, dan menjadikan Kehendak Alam sebagai bala tentara negeri tersebut.

Namun memang ujian kehidupan tidak hanya sampai disini. Masih ada Al-Masih Ad-Dajjal yang menguji sah tidaknya Iman kita, dan Bala tentara Yajuj Majuj yang menguji ketangguhan Iman kita kepada Allah. Pilihan ada ditangan bangsa ini sendiri. Pemimpin bangsa yang ideal akan hadir dengan sendirinya, jika karakter bangsa berubah sebagaimana firman Allah dalam Surah Ar-Rad ayat 11.

"...  Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ..."

Cimahi, 17 Oktober 2023.

Ikuti tulisan menarik Indrian Safka Fauzi (Aa Rian) lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan