x

Iklan

Nina Husna

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Mei 2023

Kamis, 9 November 2023 18:10 WIB

Pendekatan Konstruktivisme: Membangun Pemahaman Melalui Aktivitas Konstruktif

Bagaimana pendekatan konstruktivisme dapat diterapkan secara efektif dalam konteks pendidikan?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pendekatan konstruktivisme telah menjadi fokus utama dalam pendidikan saat ini. Konstruktivisme merupakan teori pembelajaran yang menekankan peran aktif siswa dalam membangun pemahaman mereka sendiri melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan sekitar. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep pendekatan konstruktivisme dan bagaimana pendekatan ini dapat diterapkan secara efektif dalam konteks pendidikan.
 
Pendekatan konstruktivisme adalah teori pembelajaran yang dikembangkan oleh filsuf dan psikolog seperti Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Pendekatan ini berangkat dari keyakinan bahwa siswa aktif terlibat dalam pembelajaran, dan mereka membangun pemahaman mereka sendiri melalui interaksi dengan informasi baru dan pengetahuan sebelumnya.
Pendekatan konstruktivisme berpendapat bahwa siswa tidak hanya menerima pengetahuan dari guru atau buku teks, tetapi mereka juga secara aktif membangun pengetahuan mereka sendiri. Proses konstruksi pengetahuan ini melibatkan kognisi siswa dalam menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada dalam pikiran mereka.
 
Pendekatan konstruktivisme menekankan peran aktif siswa dalam pembelajaran. Guru bukanlah satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi mereka berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa dalam membangun pemahaman mereka sendiri. Pembelajaran berpusat pada siswa mendorong partisipasi aktif, refleksi, dan pemecahan masalah.
Penerapan pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran bisa dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek. Siswa diberikan tugas untuk membuat proyek yang melibatkan riset, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Melalui proyek ini, siswa dapat membangun pemahaman mereka tentang topik yang dipelajari dan memperoleh keterampilan berpikir kritis.
nina 9.jpg
 
 
ilustrasi pendekatan konstruktivisme (sumber: https://pixabay.com/id/)
Diskusi kelompok adalah metode lain yang efektif dalam menerapkan pendekatan konstruktivisme. Dalam diskusi kelompok, siswa dapat berbagi ide, bertukar informasi, dan membangun pengetahuan bersama. Diskusi kelompok mendorong siswa untuk berpikir kritis, saling mendengarkan, dan mempertimbangkan sudut pandang yang berbeda.
 
Kolaborasi merupakan aspek penting dalam penerapan pendekatan konstruktivisme. Siswa diajak untuk bekerja sama dalam kelompok atau tim untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Melalui kolaborasi, siswa dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan satu sama lain, serta mengembangkan keterampilan sosial dan pemecahan masalah.
 
Pendekatan konstruktivisme membantu siswa dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep yang dipelajari. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, mereka dapat mengaitkan pengetahuan baru dengan pengetahuan sebelumnya, sehingga memperkuat pemahaman mereka.
 
Pendekatan konstruktivisme melibatkan siswa dalam proses berpikir kritis. Melalui diskusi, kolaborasi, dan pemecahan masalah, siswa diajak untuk mempertimbangkan berbagai sudut pandang, menganalisis informasi, dan mengembangkan keterampilan berpikir yang kritis.
nina 8.jpg
 
 
ilustrasi pendekatan konstruktivisme (sumber: https://pixabay.com/id/)
Pendekatan konstruktivisme merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam membangun pemahaman siswa. Dengan memperhatikan aktifitas konstruktif siswa, pendekatan ini dapat meningkatkan pemahaman konsep, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan mengajak siswa untuk belajar secara aktif. Dalam konteks pendidikan modern, pendekatan konstruktivisme adalah pendekatan yang relevan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi perkembangan siswa. Oleh karena itu, pendidikan yang efektif harus memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip konstruktivisme dalam proses pembelajaran.
 
Nina Husna, Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Jakarta

Ikuti tulisan menarik Nina Husna lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu