Kafein Mengendap di Dalam Tubuh Sampai Berapa Lama?

Selasa, 28 November 2023 07:13 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Seseorang yang mengkonsumsi 40 mg kafein akan menyisakan 20 mg kafein di dalam tubuh setelah lima jam. Tubuh akan merespon kadar kafein dalam darah kira-kira setelah 15-45 menit. Dalam rentang waktu 45 menit peminum kopi akan merasa seperti gelisah, ingin buang air kecil, gugup dan cemas secara tiba-tiba.

Seseorang yang mengkonsumsi 40 mg kafein akan menyisakan 20 mg kafein di dalam tubuh setelah 5 jam. Tubuh akan merespon kadar kafein dalam darah kira-kira setelah 15-45 menit dikonsumsi. Dalam rentang waktu 45 menit setelah kafein masuk ke dalam tubuh, seseorang akan merasa seperti gelisah, ingin buang air kecil, gugup dan cemas yang muncul secara tiba-tiba.

Namun respon tubuh tiap orang memiliki catatan berbeda ketika kafein masuk ke dalam tubuh mereka, sehingga perlu penelitian yang panjang untuk menjadi fakta yang general. Malahan kondisi tubuh pun juga mempengaruhi penerimaan tubuh terhadap kafein, ada yang terlalu sensitif ada juga yang resisten ketika kafein masuk ke dalam tubuh. Secara umum pengaruh kafein akan berangsur menghilang setelah 10 - 12 jam sejak kafein dikonsumsi.

Kafein & Ibu Hamil

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat oleh Duke University School of Medicine menjelaskan bahwa perempuan yang sedang hamil akan menyimpan kadar kafein dalam tubuh lebih lama. Kadar kafein pada perempuan hamil akan tersimpan kira-kira 10 jam lebih lama dibandingkan manusia normal. Inilah alasannya mengapa perempuan hamil tidak disarankan mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak selama masa kehamilannya.

Kondisi tubuh yang sedang terpengaruh oleh perawatan obat-obatan memiliki respon yang berbeda jika kafein masuk ke dalam tubuh. Perempuan yang sedang mengonsumsi pil pencegah kehamilan, kafein bertahan 4 jam lebih lama ketimbang yang tidak mengonsumsi pil cegah kehamilan. Disimpulkan, untuk mendapatkan manfaat positif perlu mengatur jumlah kafein yang dikonsumsi, hindari mengonsumsi terlalu banyak karena berpotensi mempengaruhi kesehatan. Pahami tingkat sensitivitas tubuh merespon kafein dan konsumsi kafein dalam jumlah wajar yang dianjurkan.

Pengaruh Kafein Pada Tubuh

Kafein zat yang umum ditemukan di makanan dan minuman yang populer seperti kopi, teh maupun cokelat. Senyawa zat ini juga bersifat stimulan bagi sistem saraf ketika masuk ke dalam tubuh seseorang, baik dari minum kopi maupun cemilan cokelat. Secara umum kafein akan memberikan energi dan membuat seseorang terjaga untuk sementara, namun jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan masalah kesehatan.

Kafein yang menstimulasi saraf pusat akan memberikan perasaan lebih fokus, namun jika berlebihan malah menjadi gangguan kecemasan. Mempengaruhi sistem pencernaan dan ekskresi, memicu tekanan darah meningkat, mempengaruhi sistem otot. Efek stimulan ini akan memberikan manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, jika berlebihan malah menggangu keseimbangan tubuh seseorang.

Takaran Minum Kopi Harian Yang Baik Bagi Tubuh

Kafein kopi yang dikonsumsi sesuai batas aman akan memberikan pengaruh positif bagi kesehatan, rekomendasi takaran minum kopi harian yang baik untuk tubuh tidak lebih dari 2 - 3 cangkir kopi sehari. Jumlah ini pun diperuntukkan bagi orang dewasa dalam kondisi sehat dan tidak sensitif terhadap kafein kopi, takaran minum kopi untuk ibu hamil tentu barada pada batas 1 cangkir kopi ataupun bila perlu dihindari.

Ulasan lainnya yang juga menjelaskan batas minum kopi harian memiliki perhitungan berbeda yang didasari dari berat badan peminum kopi tersebut. Konsumsi kafein kopi sebaiknya tidak melebihan 2.5 mg / kilogram berat badan seseorang dalam satu hari. Untuk menentukan batas minum kopi harian, kamu bisa lebih dalam mengenali kondisi tubuh dan tingkat sensitivitas terhadap kafein kopi yang masuk di dalam tubuh.

Aturan Minum Kopi Yang Aman Bagi Tubuh

Mungkin aturan minum kopi untuk beda orang juga berbeda ambang batas konsumsi kopi harian mereka. Beda orang bisa dipastikan beda kebutuhan untuk mengonsumsi kopi harian, ada yang minum kopi di pagi hari ada juga minum kopi di sore hari dengan tujuan yang berbeda pula. Proses penyerapan kafein di dalam tubuh seseorang memiliki catatan berbeda-beda yang dipengaruhi dari kondisi kesehatan, polat tidur bahkan faktor genetik.

Metabolisme kafein pada tubuh seseorang yang meresponnya menjadi sensitif lebih umum dikenal dengan istilah intoleransi kafein. Mereka yang mengonsumsi 1 - 2 cangkir kopi setiap hari bisa saja meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi. Tapi untuk mereka yang toleransi kafein atau resisten terhadap kafein kopi, 1 - 2 cangkir kopi setiap hari tidak berpengaruh negatif malah mejadikan tubuh lebih bugar.

Cara Minum Kopi Yang Baik

Untuk mendapatkan manfaat positif ketika minum kopi ada baiknya tidak minum kopi sembarangan, karena tidak semua kopi memiliki kadar yang sama. Minum kopi yang diseduh dari biji kopi yang digiling tentunya memiliki pengaruh yang berbeda dengan minum kopi yang dibuat dari kopi instan. Bahkan kandungan kafein kopi arabika memiliki kadar kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan kadar kafein dari kopi robusta. Pilihlah biji kopi yang aman kamu konsumsi bagi tubuh kamu, baik biji kopi arabika ataupun kopi robusta.

Beberapa hal yang bisa dioptimalkan untuk mendapatkan manfaat ketika minum kopi, direkomendasikan untuk kamu yang ingin minum kopi harian agar mengambil seduhan kopi yang segar.

Atur Batas Minum Kopi Harian

Tiap orang berbeda tingkat sensitivitas ketika menerima kafein masuk ke dalam tubuh, dengan memahami dan mengenal diri sendiri berapa banyak batas harian minum kopi maka kafein kopi akan memberikan manfaat yang sehat. Ada yang 1 cangkir kopi dalam sehari ada juga yang lebih dari itu, coba kenali tubuh kamu dan atur batas maksimum minum kopi harian.

Tambahkan Susu

Mencampurkan susu pada kopi sebenarnya tidak meminimalisir kandunngan kafein, tapi susu bisa mengoptimalkan cita rasa sehingga paduan kopi dan susu menjadi lebih ramah dikonsumsi. Ketika kopi susu dikonsumsi akan menciptakan rasa yang nyaman sehingga memberikan manfaat yang seimbang antara kopi dan susu bagi tubuh.

Berikan Jeda Untuk Minum Kopi

Sebagai peminum kopi harian, baiknya memberikan libur 1 hari untuk tidak minum kopi agar respon tubuh menerima kafein masih tetap seimbang. Jika minum kopi harian tidak diatur, bisa jadi tubuh akan resisten dan minta takaran yang lebih, biasanya 1 cangkir dan akan masuk ke 2 cangkir karena sebelumnya sudah tidak mendapatkan manfaat dari kafein.

Sumber: beberapa artikel kopi
Gambar doc. Indonesiana

Bagikan Artikel Ini
img-content
Otten Coffee

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler