x

Pemaparan materi keaktoran oleh Ale Utsman. (Sumber dokumentasi: Tim dokumentasi Pestarama #9)

Iklan

Anjelia Ratu Oasis

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Bergabung Sejak: 28 Oktober 2023

Jumat, 2 Februari 2024 08:59 WIB

Lokakarya 2 Pestarama #9: Hal-hal Penting untuk Menjadi Seorang Aktor

Prodi PBSI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan lokakarya 2 sebagai salah satu rangkaian acara dari Pestarama #9. Lokakarya 2 mengangkat tema Keaktoran dengan narasumber Ale Utsman.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Prodi PBSI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menghadirkan lokakarya 2 sebagai salah satu rangkaian acara dari Pestarama #9. Lokakarya 2 mengangkat tema "Keaktoran" dengan mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya yakni Ale Utsman, seorang aktor di Laboratorium Teater Ciputat (LTC). Lokakarya 2 dilaksanakan pada hari Rabu (31/01/2024) di Ruang Teater FITK Lantai 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ale Utsman, sosok narasumber pada lokakarya 2 Pestarama #9 adalah seseorang yang sangat berpengalaman dalam dunia keaktoran. Dibuktikan dengan pengalamannya yang telah lama menggeluti dunia teater khususnya keaktoran dari tahun 2013 sampai sekarang ini. Ia merupakan sosok yang aktif berorganisasi dan mengikuti sejumlah komunitas teater. Ale Utsman juga merupakan alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif menjadi aktor di UKM Teater Syahid selama ia berkuliah. Kini, ia aktif menjadi aktor di Laboratorium Teater Ciputat (LTC). Di penghujung tahun 2023 kemarin, ia menjadi aktor dalam pementasan teater "Mata Air Mata" yang dilaksanakan di Rock Theatre, Toga-Mura, Jepang. Ia juga menjadi aktor dalam pementasan teater "The Smiling Old Women" yang dilaksanakan di Bentara Budaya Jakarta.

Ale Utsman memaparkan bekal untuk menjadi seorang aktor serta hal-hal penting yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor. "Saya akan memaparkan materi yang paling dasar dalam keaktoran yakni yang saya gunakan di Lab Teater Ciputat," tutur Ale Utsman. Ale Utsman menjelaskan bahwa fisik (physical), bisikan, mental, intelektual, dan spiritual adalah hal-hal penting yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor. "Untuk menjadi seorang aktor yang baik, maka perlu indikasi yang baik," ujar Ale Utsman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada lokakarya 2 ini, Ale Utsman lebih menjelaskan bagian fisik (physical) sebagai salah satu hal penting yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor. Fisik (physical) terdiri atas tubuh (fleksibel dan reflektif), vokal (artikulatif dan proyektif), serta imajinasi dan improvisasi (multidimensi). 

"Kenapa seorang aktor harus memiliki fleksibilitas pada tubuh? karena, tubuh merupakan alat untuk menyampaikan sebuah pesan cerita di atas panggung," tutur Ale Utsman. Ale Utsman juga memaparkan bahwa terdapat beberapa zona fleksibilitas pada tubuh. Zona fleksibilitas dalam tubuh terdapat pada leher, pergelangan tangan, siku dan jari-jari. "Reflektif ialah karakter yang dibangun harus sesuai dengan apa yang diinginkan oleh sutradara," ujar Ale Utsman. Bentuk latihan olah tubuh dapat berupa memberikan stimulasi pada tubuh melalui musik. Lama-lama tubuh akan bergerak menyesuaikan irama musik. Latihan ini berguna untuk menggali sejauh mana tubuh dapat menggerakkan suatu gerakan, menyelami badan sendiri, dan untuk mengetahui masalah yang terdapat dalam tubuh.

Bagian fisik (physical) lain yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor adalah vokal, yang terdiri dari artikulatif dan proyektif. Pada lokakarya 2 ini, Ale Utsman melibatkan peserta lokakarya untuk merasakan bentuk latihan olah vokal. Bentuk latihan olah vokal tersebut antara lain, menyebutkan kata sebanyak-banyaknya secara acak dalam waktu yang telah ditentukan dan membagi peserta menjadi beberapa kelompok lalu peserta mengeluarkan suara sesuai intruksi Ale Utsman. Olah vokal tersebut berguna untuk melatih artikulasi agar lebih jelas dan melatih vokal suara agar lebih kencang.

Bagian fisik (physical) yang terakhir adalah imajinasi dan improvisasi (multidimensi). Pada lokakarya 2 ini, Ale Utsman memberikan bentuk latihan imajinasi dan improvisasi berupa dari mata turun ke hati dan dari mata turun ke tubuh. Untuk melatih bentuk latihan dari mata turun ke hati, Ale Utsman meminta 2 peserta lokakarya 2 untuk saling berhadapan dan menatap mata satu sama lain selama waktu yang telah ditentukan. Lalu, untuk melatih bentuk latihan dari mata turun ke tubuh, Ale Utsman meminta 2 peserta lokakarya 2 untuk memilih satu titik fokus dan dijadikan acuan untuk merepresentasikan titik fokus itu ke dalam sebuah gerakan. Dari dua bentuk latihan tersebut diharapkan dapat melatih fokus dan dapat mengeksplorasi beberapa macam gerakan atas kesadaran yang diperoleh.

Berdasarkan paparan materi mengenai keaktoran yang telah dipaparkan oleh Ale Utsman, kita harus mengetahui hal-hal penting yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor. Fisik (physical), bisikan, mental, intelektual, dan spiritual adalah hal-hal penting yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang aktor. Fisik (physical) terdiri atas tubuh (fleksibel dan reflektif), vokal (artikulatif dan proyektif), serta imajinasi dan improvisasi (multidimensi). Oleh karena itu, kita harus banyak berlatih untuk menjadi sebuah aktor yang baik, agar pesan cerita yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.

Ikuti tulisan menarik Anjelia Ratu Oasis lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu