x

Nelayan tidak jadi melaut akibat ombak tinggi di pantai Tanjung Bayang, Makassar, 30 November 2014. TEMPO/Iqbal Lubis

Iklan

Topik Irawan

Fulltime Blogger
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Senyum Sang Nelayan

Aku ingin melihat secercah senyum dari nelayan nusantara. Setelah digiring nasib buruk bertahun tahun.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ditemani peledak ditangan para aparat

Perahu kayu itu pun berpekat asap hitam

Tentang kedaulatan yang katanya telah lama hilang

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pukat grandong menebar bencana

Mereka mengangkut berton ton ikan nusantara

Nelayan lokal hanya bisa gigit jari

Negeri ini pun hanya bisa mengunyah ikan asin

Padahal ikan berprotein tinggi ada di lautan nusantara

Hanya jiwa jiwa pemberani yang mampu arungi samudera

Dialah nelayan sederhana di pantai pantura hingga laut natuna

Namun ikan ikan itu dijarah oleh bangsa bangsa asing

Aku ingin melihat secercah senyum dari nelayan nusantara

Setelah digiring nasib buruk bertahun tahun

Kini saatnya melihat anak nak nelayan bersekolah dengan langkah tegap

Karena bapak bawa pulang ikan yang banyak

Dan senyum ibu nelayan menyambut di bibir pantai

Cakalang, tuna, tongkol, udang berlimpah limpah

Dari laut nusantara yang kaya raya

Sudah saatnya akhiri tangis pilu nelayan negeri bahari ini

Kita ganti dengan senyum lebar di bibirnya

Dan jangan lupa mereka pun menunggu turunnya juga BBM bersubsidi

Bukan begitu pak nelayan?

Ikuti tulisan menarik Topik Irawan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler