x

Iklan

Ende Pancasila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Mahasiswa Ende Desak Jokowi Batalkan Pembangunan Waduk Lambo

Solidaritas Mahasiswa Ende mendesa Presiden Jokowi dan Pemda Nagekeo Batalkan Rencana Pembangunan Waduk lambo di Rendu Kabupaten Nagekeo,NTT.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ende, NTT- Gerakan mahasiswa yang terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ekskot Ende dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Ende melakukan aksi di Halaman Kantor Bupati Ende dan Gedung DPRD Ende untuk mendesak Presiden Jokowi agar segera membatalkan Rencana Pembangunan Waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, hari ini Kamis (27/10).

Gerakan kedua elemen mahasiswa yang dilakukan secara bersamaan itu guna memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2016.

Tuntutan mahasiswa ini diungkapkan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian mahasiswa Ende terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Nagekeo saat ini yang sedang diintimidasi pemerintah Nagekeo untuk membangun waduk yang selama ini ditolak warga.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Sebagai ungkapan solidaritas dan kepedulian kami terhadap masyarakat Nagekeo kami suarakan tuntutan ini kepada Presiden Jokowi agar segera membatalkan rencana Pemerintah Nagekeo membangun waduk Lambo” Seru Ketua LMND Ende, Bertolomeus Eliandro Berto Angkat dalam orasinya.

Hal senada juga dipertegas sekretaris LMND  Stefanus Vinsensius Raga dalam orasinya menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Nagekeo telah mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta lapangan dimana warga masyarakat telah lakukan penolakan terhadap pembangunan waduk itu sejak tahun 2001 namun oleh Pemerintah Nagekeo mengklaim bahwa masyarakat setempat telah menerima pembangunan itu.

“Kami tegaskan disini bahwa Pemerintah Nagekeo telah melakukan pembohongan publik dengan mengadudomba masyarakat setempat  sehingga muncul kontroversi di masyarakat terhadap rencana pembangunan waduk itu padahal jelas – jelas masyarakat sudah menolaknya” tegasnya

Dalam aksi ini mahasiswa Ende menilai bahwa pembangunan waduk itu merupakan konspirasi antara Pemda Nagekeo bersama DPRD Kabupaten Nagekeo sehingga persoalan ini tidak ada transparansi yang komunikatif dengan masyarakat setempat.

“Kami menilai Pemda Nagekeo selama ini menutup – nutupi persoalan pembangunan waduk itu sehingga konspirasi yang terjadi antara Pemda dengan DPRD Nagekeo selama ini tidak diketahui oleh Pemerintah Pusat” jelas Korlap aksi massa, Alfonsus Aja.

Lebih jauh dijelaskan Alfons  bahwa Pemda Negekeo hanya mementingkan proyek semata tanpa mempertimbangkan dampak yang terjadi terhadap masyarakat dan hanya ingin mendapatkan keuntungan besar dari proyek pembangunan itu.

“Pemda Nagekeo memaksakan kehendaknya  untuk tetap memuluskan rencana pembangunan itu karena pembangunan mega proyek itu mendatangkan keuntungan besar bagi pihaknya tetapi mengorbankan masyarakatnya sendiri. Melihat kenyataan itu kami, mahasiswa Ende mendesak Presiden Jokowi agar segera membatalkan rencana pembangunan proyek itu” tuturnya.

Dalam aksi ini semua aspirasi yang disampaikan mahasiswa Ende kepada DPRD Ende ini akan diteruskan kepada pemerintah pusat.(mona/JFM)

Ikuti tulisan menarik Ende Pancasila lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler