x

Iklan

Ende Pancasila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Film Pengkhianatan G 30 S PKI Diputar Dalam Nobar di Ende

Ribuan masyarakat Ende memadati Lapangan Pancasila Ende menyaksikan nonton bareng pemutaran film dokumenter Pengkhianatan G 30 S PKI yang digelar di Ende

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ribuan masyarakat Ende memadati Lapangan Pancasila Ende menyaksikan nonton bareng pemutaran film dokumenter Pengkhianatan G 30 S PKI yang digelar  Kodim 1602/ Ende pada Sabtu (30/09) pukul 19.00 WITa.

Nonton bareng dalam rangka merayakan HUT 72 TNI di wilayah Kodim 1602/Ende ini dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah dan memahami bahaya laten komunis sehingga kejadian pilu yang pernah terjadi 52 tahun silam ini tidak terulang lagi.

Hal ini dikatakan Dandim 1602/Ende, Letkol Kav Suteja, SH., M.Si, saat memberikan sambutan membuka acara nonton bareng tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Kita ajak masyarakat untuk nonton bareng pemutaran film Pengkhianatan G 30 S PKI ini untuk mengingatkan masyarakat akan sejarah dan memahami sungguh – sungguh bahaya laten komunis sehingga kejadian ini tidak terulang lagi” tuturnya.

Dandim Suteja menambahkan manfaat nonton bareng pemutaran film ini memotivasi masyarakat agar membangun dan memperkokoh  rasa persatuan dan kesatuan serta nasionalisme yang tinggi terutama di kalangan generasi muda, sekaligus mengingatkan kepada generasi muda betapa beratnya para pejuang mempertahankan Pancasila dan NKRI.

“Terima kasih atas partisipasi semua masyarakat dalam acara nonton bareng ini. Kiranya acara nonton bareng malam ini dapat memberikan kesadaran setiap kita untuk membangun dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta nasionalisme dari ancaman terhadap Pancasila dan NKRI” tambahnya.

Turut hadir dalam acara nonton bareng ini Dandim 1602/Ende Letkol Kav Suteja, S H., M.Si beserta anggota TNI di lingkup Kodim 1602/ Ende, Kapolres Ende AKBP Ardian Mustakim SIK dan anggota Polres Ende, Kejari Ende Muji Murtopo S.H., M.H, Kaban Kesbangpollinmas Ende Drs Yoseph Woge, para camat dan lurah di kota Ende, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat Ende.

Sementara itu Bupati Ende, Marselinus Y. W. Pettu dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Ende, Drs. Yoseph Woge  mengatakan sebagai anak bangsa yang besar, generasi saat ini dituntut untuk tidak melupakan sejarah seperti ungkapan Bapa bangsa Ir. Soekarno bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah.

“Peristiwa pemberontakan G 30 S/ PKI merupakan suatu peristiwa yang nyaris mengubah perjalanan bangsa ini melalui gerakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebuah partai yang saat itu ingin merubah ideologi Pancasila menjadi ideologinya” kata Yosep Woge.

Karenanya lanjut Woge dalam mengantisipasi muncul kembali atau berkembang lagi faham atau ajaran yang bertentangan  dengan ideologi Pancasila maka berbagai upaya terus dilakukan jajaran TNI dengan maksud agar masyarakat tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh paham atau ajaran yang tidak sesuai degan nilai - nilai luhur Pancasila.

“Nonton bareng film Pengkianatan G 30 S PKI bagi kita masyarakat Kabupaten Ende, mempunyai makna yang dalam dan berbeda dengan daerah lain di Indonesia karena Pancasila yang menjadi Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia terinspirasi di rahimnya bumi persada Triwarna  Kelimutu” tutupnya.

Pantauan Indonesiana - Tempo.co di Lapangan Pancasila dalam acara nonton bareng pemutaran film ini berakhir pada pukul 23.50 WITa dan berjalan dengan aman, tertib meskipun pada pertengahan acara sempat terjadi mati lampu. (mone)

 

Ikuti tulisan menarik Ende Pancasila lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler