Koramil Trawas Karya Bakti Bersihkan Material Longsor

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mojokerto, - Koramil 0815/17 Trawas mengerahkan sejumlah personel untuk melaksanakan karya bakti pembersihan material longsor di wilayah Dusun Sukorame

Mojokerto, - Koramil 0815/17 Trawas Kodim 0815 Mojokerto mengerahkan sejumlah personelnya melaksanakan karya bakti pembersihan material longsor di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (05/02/2019).
 
Turut serta dalam karya bakti sedikitnya 40 orang, antara lain, Anggota Koramil 0815/17 Trawas sejumlah empat orang, Perangkat Desa, Relawan Macan Putih dan warga masyarakat Desa Ketapanrame.
 
Pantauan di lapangan, longsornya tebing jalan menuju Dusun Sukorame, dengan ketinggian 5 meter terjadi saat hujan deras yang mengguyur wilayah Trawas, Senin (04/02) kemarin.
 
Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun material longsor berupa tanah telah menutup separuh badan jalan perkampungan menuju Dusun Sukorame, sepanjang 50 meter dengan ketebalan antara 15 centimeter.  
 
Meskipun timbunan longsor menutupi sebagian badan jalan namun untuk kendaraan roda dua dan roda empat ukuran kecil masih bisa melintas dengan sistem buka tutup.
 
Kejadian tersebut langsung direspon pihak Koramil 0815/17 melalui Babinsa Ketapanrame Sertu Suwandi, Kasun Sukorame Rohmad, Relawan Macan Putih dan warga sekitar, dengan terjun ke lokasi kejadian sekira pukul 20.00 WIB. Namun karena hari sudah malam, maka untuk evakuasi material longsor dilakukan Selasa (05/02) pagi melalui karya bakti.
 
Di sela-sela karya bakti, Bati Tuud Koramil 0815/17 Trawas Serma Rudi Hartono, menuturkan, karya bakti pembersihan material longsor yang menutupi sebagian jalan menuju Dusun Sukorame, dilakukan secara manul untuk membuka akses jalan yang terimbas material longsor sehingga arus lalu lintas lancar.
 
"Longsor skala kecil ini, kerap kali terjadi di lokasi tersebut, dikarenakan kondisi tanah yang labil dan gembur," ungkapnya.
 
Untuk diketahui, guna mengantisipasi terulangnya kejadian serupa, Pemerintahan Desa Ketapanrame, berencana akan membuat tanggul penahan tanah (TPT) di lokasi tersebut, tinggal menunggu proses koordinasi dan komunikasi Kades.
 
Tampak pula dalam karya bakti, Kades Ketapanrame Zainal Arifin, SE., Babinsa Ketapanrame Sertu Suwandi, Kasun Sukorame Rohmad dan Perangkat Desa Ketapanrame.

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler