Sisi Menarik dari Belajar Akuntansi Bersama ACTION!9 UPH - Analisis - www.indonesiana.id
x

Indri Puji Lestari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Sisi Menarik dari Belajar Akuntansi Bersama ACTION!9 UPH

    Trend millennial selalu ingin yang fun, maka ACTION!9 berusaha mengkaitkannya dengan memperlihatkan bahwa belajar akuntansi juga bisa jadi menarik dan fun

    Dibaca : 973 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Apabila berkaitan dengan Akuntansi, tidak bisa dipungkiri itu sangatlah 'buku' dan jauh dari kata 'fun'. Hal ini yang disadari oleh Janice Hamdari, Program Studi (Prodi) Akuntansi 2016 yang akhinya membawa ia bersama Himpunan Mahasiswa Prodi Akuntansi menyelenggarakan ACTION!9 X AGAPE yang diadakan di UPH Lippo Village, 11-23 Maret 2019. Melalui tema 'Exhilarate' atau menyenangkan, harapannya kegiatan ini dapat mendobrak stigma tersebut.

    "Dengan tema 'Exhilarate' atau 'Menyenangkan' harapannya Prodi Akuntansi UPH dapat mengikuti perkembangan zaman dan memiliki makna baru. Apa lagi anak zaman sekarang serba gadget, makanya kita mengambil tema Artificial Intelligence. Seputar teknologi zaman sekarang yang berkaitan dengan trend millennial. Dan biasanya, trend millennial itu selalu ingin sesuatu yang fun, makanya ACTION!9 berusaha mengkaitkannya dengan memperlihatkan bahwa belajar akuntansi juga bisa jadi menarik dan fun," ungkap Janice yang juga menjadi ketua acara ini.

    ACTION!9 merupakan acara rutin yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Akuntansi UPH, namun yang berbeda kali ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya adalah ACTION!9 melakukan program charity, yang merupakan hasil kolaborasi bersama AGAPE (Accounting Gives Back to People). Fokus charity ini bertujuan untuk mengunjungi desa dan memberikan bantuan berupa sembako.

    Charity dilakukan dengan mengunjungi Desa Saung Paramita pada tanggal 23 Maret 2019. Sembako yang didapat adalah hasil dari pengumpulan dana selama enam bulan yang diperoleh dari jualan sukarela dan penjualan snack wajib. Pengumpulan charity ini dilakukan oleh panitia-panitia dari ACTION!9 X AGAPE. Kegiatan charity inilah yang menjadi suatu bukti bahwa mahasiswa akuntansi tidak hanya kaya ilmu namun juga bisa melakukan gerakan donasi untuk sesama.

    Selain memiliki kegiatan charity sebagai fokus acara di tahun ini, Acara ACTION!9 X AGAPE juga memiliki ragam kegiatan lainnya, yaitu Accounting Olympiad dan Accounting League.

    Accounting Olympiad. Kompetisi berbasis akademik ini melibatkan beragam pelajaran yang ada di bidang akuntansi seperti pajak, audit, managerial, dan lain-lain. Accounting Olympiad diikuti oleh total peserta -/+ 50 peserta yang terdiri dari 14 team (1 team = 3 orang). Kompetisi ini diikuti oleh universitas-universitas lain seperti UBAYA, UNAIR, Program Pendidikan Akuntasi (PPA) BCA, UI, dan lain-lain.

    Lalu Accounting League, yaitu lomba non akademik yang merupakan pertandingan Basket dan Futsal. Kompetisi ini diikuti oleh universitas lain dan terdiri dari 13 team (1 team = 10-12 orang). Lomba non akademik di adakan sebagai bentuk dari mewujudkan sisi lain dari mahasiswa akunting selain belajar.

    Selebihnya acara ACTION!9 X AGAPE mengungkapkan bahwa sasaran dari ACTION!9 X AGAPE merupakan mahasiswa dari universitas di luar UPH dan dikarenakan ACTION!9 merupakan olimpiade akuntansi se-Indonesia dari UPH, maka tujuannya adalah mengadakan lomba yang bisa sekaligus menjadi bahan publikasi untuk prodi akuntansi UPH.

    "Untuk internal, kita berharap kalau mahasiswa UPH itu dapat belajar sesuatu. Terutama bagi mahasiswa prodi akuntansi. Sedangkan untuk eksternal sih, semoga ACTION!9 seterusnya dapat dipandang sebagai salah satu acara terbesar di UPH jadi tidak susah untuk mencapai target yang di inginkan dan dapat terus berjalan sampai tahun-tahun berikutnya." pungkas Janice mengenai harapannya terhadap acara ACTION!9 X AGAPE. (pl)

    Indri Puji Lestari, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pelita Harapan Tangerang, Banten

    Ikuti tulisan menarik Indri Puji Lestari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    3 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 202 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro