Samsung M30s vs Samsung M30, Mana yang Terbaik? - Analisa - www.indonesiana.id
x

Samsung Galaxy M30s. TEMPO/Galuh Putri Riyanto

Candra Bi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 6 November 2019

Senin, 11 November 2019 22:38 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Samsung M30s vs Samsung M30, Mana yang Terbaik?

    Dibaca : 1.570 kali

    Smartphone murah memanglah tidak identik dengan Samsung. Tetapi terdapat smartphone baru Samsung Galaxy M30s vs Samsung Galaxy M30 yang sama-sama menarik.

    Samasung Galaxy M30 muncul lebih dahulu, baru disusul Samsung Galaxy M30s sebagai varian updatenya. Apakah yang lebih baru tentu lebih menarik?

    Bagaikan varian yang lebih baru, Samsung Galaxy M30s memang muncul dengan beberapa pembaharuan dari Samsung Galaxy M30.

    Paling utama di bagian jeroan, smartphone baru ini memperoleh pembaharuan yang sangat signifikan. Tetapi senantiasa diluncurkan dengan harga yang terjangkau.

    Smartphone mana yang sepatutnya diseleksi? Apakah yang lebih baru, ataupun tipe lamanya saja? Supaya tidak bimbang, kita bandingkan saja.

    Berikut ini perbandingan spesifikasi antara Samsung Galaxy M30s vs Samsung Galaxy M30 yang sama menariknya.

    1. Dapur Pacu

    Samsung Galaxy M30 muncul dengan chipset Exynos 7904 berisi CPU octa- core 2x 1, 8 GHz Cortex- A73+ 6x 1, 6 GHz Cortex- A53, serta GPU Mali- G71 MP2.

    Sebaliknya Samsung Galaxy M30s mengenakan Exynos 9611 berisi CPU octa- core 4x 2, 3 Cortex- A73+ 4x 1. 7 GHz Cortex- A53, serta GPU Mali- G72.

    Secara performa jelas Exynos 9611 lebih unggul dengan performa core lebih banyak. Begitu pula di sisi GPU setingkat lebih kokoh.

    Ditambah fabrikasi 10 nm pada Exynos 9611 ini lebih irit energi dibanding 7904 yang masih 14 nm. Performa lebih besar, irit energi pula.

    2. Layar serta Body

    Keduanya sama-sama mengenakan layar Super AMOLED 6, 4 inci beresolusi 1080x2340 piksel ataupun fullHD+ dengan kerapatan piksel 403 ppi.

    Dari sisi layar, antara Samsung Galaxy M30s vs Samsung Galaxy M30 ini lumayan balance baik dimensi ataupun kualitas panel.

    Pabrikan asal Korea Selatan ini nampaknya kian raji memasang layar AMOLED ke smartphone baru mereka, apalagi di smartphone murah.

    Soal body, Samsung Galaxy M30s lebih tebal sebab baterai jumbo yang diusungnya. Soal corak keduanya cenderung bercorak polos tanpa gradasi.

    3. Kamera

    Keduanya sama-sama mengenakan triple kamera di bagian belakang. Tetapi terlihat Samsung Galaxy M30s lebih unggul dari sisi resolusinya.

    Samsung Galaxy M30s mengenakan kamera dengan konfigurasi 48 MP f/ 2. 0+ 8 MP f/ 2. 2 ultrawide+ 5 MP f/ 2. 2 dept sensor.

    Sebaliknya Samsung Galaxy M30 mengenakan konfigurasi kamera 13 MP f/ 1. 9+ 5 MP f/ 2. 2 ultrawide+ 5 MP f/ 2. 2 depth sensor.

    Di bagian kamera belakang Samsung Galaxy M30s lebih unggul dibandingkan Samsung Galaxy M30. Tetapi untuk kamera selfie, keduanya imbang dengan 16 MP f/ 2. 0.

    4. Baterai dan Charger

    2 smartphone Samsung ini sudah mengenakan port USB type- C buat pengsian energi. Serta sudah menunjang fast charging 15 watt.

    Samsung Galaxy M30s mengenakan baterai jumbo berkapasitas 6. 000 mAh. Saking besarnya, membuat smartphone baru ini sedikit lebih tebal.

    Sebaliknya buat Samsung Galaxy M30 tidak dapat dibilang kecil bateranya, sebab berkapasitas 5. 000 mAh.

    5. Harga

    • Samsung Galaxy M30 RAM 4 GB+ 64 GB: 3. 399. 000.
    • Samsung Galaxy M30s RAM 4 GB+ 63 GB: 3. 299. 000

    Kesimpulan

    Samsung Galaxy M30s vs Samsung Galaxy M30, pilih yang mana? Jelas Samsung Galaxy M30s, tidak hanya lebih murah, tetapi juga lebih unggul di banyak aspek.

    Performa lebih ngebut, baterai lebih besar, resolusi gambar yang dihasilkan pula lebih besar. Sehingga Samsung Galaxy M30s jadi opsi yang pas.

    Seperti itu perbandingan Samsung Galaxy M30s vs Samsung Galaxy M30. Jika kalian, seleksi yang mana?


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.









    Oleh: Salsabila Zulfani

    2 hari lalu

    Covid-19, Membuat Tugas Auditor Menjadi Sulit?

    Dibaca : 143 kali

    Covid 19 adalah virus yang menyerang sisem pernapasan. Virus corona dapat menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru berat hingga kematian. Pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Hampir setiap hari ribuan bahkan ratusan korban infeksi virus corona meregang nyawa. Perekonomian negara terganggu bahkan banyak perusahaan yang harus mengurangi pegawai supaya tidak bangkrut. Dampak Covid 19 ini memang cukup banyak bagi negara terdampak. Lalu bagaimana dengan negara Indonesia?. Indonesia sudah berusaha sedemikian rupa untuk mencegah penularan virus Covid 19 ini,hingga pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Bekerja dan belajar dari rumah, hal ini mungkin tidak terlalu sulit sebab teknologi yang semakin canggih di masa sekarang ini. Lalu bagaimana dengan profesi yang harus bekerja turun lapang atau outdoor? Auditor misalnya?. Auditor harus menyambangi perusahaan klien sehingga dapat dengan mudah mengamati sistem pada perusahaan klien. Mengamati bagaimana SOP atau bagan alur setiap kegiatan perusahaan, seperti penjualan, pembelian dan aliran kasnya. Bagaimana auditor harus bekerja dari jarak jauh?. Strategi bagi auditor yang harus bekerja jarak jauh meliputi perencanaan audit, pemeriksaan/pengkajian dokumen, kerja lapangan/melakukan pengamatan, wawancara terhadap pihak yang terkait, dan pertemuan penutupan. Berikut penjelasan singkatnya. Perencanaan Perencanaan audit merupakan hal yang sangat penting di setiap pengauditan. Namun hal ini akan sulit jika pihak klien ada di lokasi yang jauh ataupun sulit terjangkau ( terpencil ). Sementara tahap perencanaan audit ini harus dibahas dengan klien. Informasi yang dapat dibahas dalam tahap ini adalah ruang lingkup perusahaan serta perncanaan jadwal kapan kegiatan audit akan di mulai, tak lupa memberi informasi kepada klien mengenai keterbatasan perihal proses kegiatan audit jarak jauh ini. Serta info apa saja yang akan dibagikan dan dengan tunjangan media atau teknologi apa yang digunakan. Berdasarkan kebutuhan diatas, auditor dapat menghabiskan waktu dua kali lebih banyak guna membahas perencanaan ini. Teknologi yang dapat digunakan dalam hal ini seperti vidio conference dan powerPoint untuk menyampaikan informasi/materi atau dapat menggunakan panduan visual lainnya. Pemeriksaan/Pengkajian Dokumen Pemeriksaan/pengkajian dokumen dari jarak jauh akan memakan waktu cukup banyak serta tak luput dari keterbatasan. Dalam hal ini auditor harus mampu menerima dokumen dalam bentuk/format apapun yang paling mudah diperoleh oleh klien sehingga dapat meminimalisir beban yang ada. Pertimbangan terkait aksesibilitas sistem file digital yang digunakan klien untuk menyimpan rekaman catatan tersebut harus diberikan. Pertimbangan strategi audit yang baik dan tepat juga harus dipikirkan oleh auditor untuk pemeriksaan ataupun pengkajian dokumen, pengambilan sampel dapat menjadi alternatif terbaik. Tergantung pada jumlah rekaman catatan yang ada. Terlepas apakah auditor memeriksa semua atau sebagian dari data yang tersedia. Tidak seperti pemeriksaan/pengkajian rekaman catatan di lokasi, pemeriksaan/pengkajian dokumen dari jarak jauh biasanya tidak memungkinkan untuk memberikan pertanyaan langsung pada saat yang sama. Auditor harus mencatat ataupun menulis hal-hal yang patut dipertanyakan pada klien saat melakukan proses pemeriksaan/pengkajian dokumen, dan dapat ditanyakan saat wawancara jarak jauh. Kerja Lapangan/Pengamatan Hal ini mungkin akan menjadi hal yang cukup sulit bagi audit jarak jauh, pasalnya hal ini biasanya dilakukan dengan menyambangi perusahaan klien. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan vidio conference ataupun livestreaming. Walaupun tidak terlepas dari kendala-kendala yang ada seperti ketersediaan Wi-Fi, lokasi kerja klien yang berada di tempat terpencil dan kebisingan yang mungkin akan mengganggu proses audit ini. Tidak banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan observasi jarak jauh. Sebab penayangan vidio hanya pada satu titik dan auditor akan kesulitan untuk melakukan pengamatan. Alternatif lain yang dapat diambil adalah dengan foto digital yang dapat diambil dari smartphone milik klien ataupun milik perusahaan. Hal ini dapat menimalisir kendala jaringan yang tidak memungkinkan melakukan vidio conference. Dari hasil pengamatan, audit dapat membuat catatan dan menyiapkan pertanyaan. Wawancara Terhadap Pihak yang Terkait Dalam hal ini mungkin tidak jauh beda dengan wawancara langsung, hanya perlu media penghubung seperti panggilan vidio ataupun semacamnya misalnya Google Meet, Skype dan Zoom. Auditor perlu melakukan perencanaan wawancara seperti berapa lama waktu yang diperlukan dan kepada siapa saja pihak yang perlu diwawancarai. Misalnya dengan penanggung jawab kegiatan, pemegang keluar dan masuknya kas ( kasir ), bagian gudang, penerimaan barang, dan personil lain yang bertanggung jawab dalam mendukung fokus audit. Persiapan wawancara jarak jauh membutuhkan waktu tambahan bagi auditor, serta auditor harus siap dengan daftar pertanyaan dan hal-hal terkait informasi tambahan apa saja yang dibutuhkan berdasarkan pengamatan yang dilakukan sebelumnya. Keterbatasan wawancara jarak jauh ini juga dapat terjadi ketika personil yang diwawancarai merasa canggung, gugup atau tidak nyaman dengan panggilan vidio oleh sebab itu, pemilihan kata dan penempatan intonasi yang bagus dan tepat akan dapat membuat wawancara menjadi tidak tegang. Pertemuan Penutupan Pertemuan penutupan audit jarak jauh memiliki konsep yang sama dengan pertemuan penutupan secara langsung, mungkin memang memerlukan media penghubung. Penjadwalan penutupan ini harus dipertimbangkan oleh auditor, minimal dua hari setelah melakukan wawancara. Sehingga auditor dapat mengkaji kembali catatannya dan menyusun rancangan awal hasil audit. Pertemuan penutupan ini dimaksudkan untuk mrmpresentasikan rancangan awal hasil audit kepada klien, menyelesaikan pertanyaan/permasalahan serta melakukan pembahasan lebih lanjut untuk hasil final audit, yaitu opini dari auditor. Kesimpulan yang dapat di ambil ialah penggunaan teknologi secara praktis. Inovasi dan transformasi teknologi menjadi fokus bisnis serta progam audit di seluruh dunia. Saat ini adalah saat yang tepat untuk mengkomunikasikan lebih lanjut mengenai proses audit jarak jauh. Terdapat beberapa teknologi berkembang yang dapat menunjang kegiatan tersebut antara lain vidio livestreaming, Virtual Reality ( VR ), pesawat tak berawak ( drone ) dan lainnya. Namun semua teknologi pastilah diperlukan biaya tambahan yang mungkin malah mengakibatkan auditor merugi. Jadi pilihlah teknologi yang sesuai dengan bayaran yang diterima. Proses audit jarak jauh bukanlah satu-satunya solusi yang tepat untuk semua masalah. Hal ini bukan pula sebagai pengganti pelaksanaan audit secara langsung. Namun sebagai bagian dari alternatif yang dapat dilakukan di masa pandemi ini.