Arman Achdiat : 3.405 Kendaraan Diputar Balik karena Dokumen Tidak Lengkap - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Zulkipli Amaq Nuna

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 April 2020

Senin, 1 Juni 2020 08:25 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Arman Achdiat : 3.405 Kendaraan Diputar Balik karena Dokumen Tidak Lengkap

    Dibaca : 820 kali

    Semarang - Hingga H+5 lebaran tercatat jumlah kendaraan yang putar balik total ada 3.405 unit.Polda Jateng selama arus balik lebaran 2020 melakukan penyekatan arus lalu lintas dari Jateng menuju Jakarta.

    "Mayoritas kendaraan yang kami putar balik yaitu kendaraan berplat nomor luar Jawa Tengah," ujar Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat pada Minggu (31/5) di Semarang. 

    Arman menuturkan, mayoritas kendaraan yang diputar balik tersebut tidak dilengkapi dokumen yang lengkap. Sebaliknya jika kendaraan melintas dengan kepentingan dan keperluan perjalanan yang jelas.

    Kemudian dilengkapi dengan identitas serta dokumen yang lengkap maka tetap diizinkan melanjutkan perjalanan. "Kami fleksibel dengan catatan pengendara memenuhi aturan," kata dia.

    Menurut Arman, sejauh ini belum ada pelonjakan arus balik yang signifikan sesuai prediksi para pengamat transportasi. Tercatat paling banyak kendaraan melintas menuju Jakarta yang diputar balik sejumlah 1.000 kendaraan terjadi pada Rabu (27/5/2020).

    Selain itu jumlah kendaraan yang diputar balik cenderung tetap di kisaran 400 hingga 500 kendaraan per harinya. "Jumlah kendaraan yang diputar balik flat di angka tersebut," paparnya.

    Kendati demikian, Arman menegaskan, pihaknya tetap siaga melakukan penyekatan dengan aturan yang sudah ada. "Kami tetap melakukan pemeriksaan, cek identitas sesuai SOP Covid-19 dan lainnya, apa yang kami lakukan bukan berarti untuk memprrsulor warga atau pengendara, tetapi agar upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini bisa maksimal," kata dia.

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.