Segera Serah Terima Rokan dari Chevron, Pertamina Harus Siap - - www.indonesiana.id
x

sumber foto: merdeka.com

Aisyah Hetra

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 20 Januari 2021

Selasa, 2 Februari 2021 07:18 WIB

  • Topik Utama
  • Segera Serah Terima Rokan dari Chevron, Pertamina Harus Siap

    Pertamina nampaknya harus belajar dari kesalahan di tahun 2018 lalu. Serah terima Rokan dari Chevron pada bulan Agustus mendatang diharapkan berjalan dengan baik. Ada tantangan besar yang harus dihadapi oleh Pertamina di waktu mendatang

    Dibaca : 539 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Berbicara mengenai investasi, Pertamina telah memperhitungkan investasi yang dibutuhkan setelah dilakukannya serah terima ladang Duri, Minas, dan Bekasap di Rokan dari Chevron yang nilainya sebesar USD 70 miliar selama 20 tahun. Dari investasi ini diharapkan dapat memproduksi minyak bumi untuk mengatasi impor dan menghemat devisa sekitar USD 4 miliar per tahun. 

    Kemungkinan ada dua, untung dan rugi. Jika investasi tersebut dapat memulihkan produksi minyak bumi yang lebih baik melalui Enhanced Oil Recovery (EOR) dan tingkat pemulihannya mencapai 60% untuk memperpanjang usia blok, bisa dikatakan lebih ekonomis. Sebaliknya, jika tidak maka akan merugikan Pertamina. 

    Dirjen Migas Kementerian ESDM menyatakan bahwa adanya upaya peningkatan produksi blok Rokan pasca alih kelola dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina Hulu Rokan ditemukannya kendala pada formula Enhance Oil Recovery (EOR) yang saat itu dikuasai oleh Chevron. 

    Dikarenakan teknologi tersebut rumit, dikhawatirkan saat Pertamina mengambil alih Rokan akan terjadi hal yang sama dengan blok gas Mahakam yang berlokasi di Kalimantan Timur. Sejak tahun 2018, diketahui produksinya mengalami penurunan setelah serah terima dari Total. 

    Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas menjelaskan di tahun 2020 produksi Mahakam turun sebesar 20%, dari 605,5 juta menjadi 485 juta standar kaki kubik sehari. Hal tersebut disebabkan karena ketidak siapan dalam melakukan pemboran. 

    Saat ini, kita hanya bisa menunggu solusi dari Pertamina dalam mengatasi kendala-kendala yang berada di Rokan. Tantangan lain yang harus segera diatasi adalah menguasai EOR baik software dan formulanya untuk Rokan. Tunggu apalagi? Serah terima Rokan dari Chevron kepada Pertamina di bulan Agustus mendatang, tanpa disadari, waktu berjalan begitu cepat.

    Ikuti tulisan menarik Aisyah Hetra lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.