x

sumber foto: jawapos.com

Iklan

Meri Ana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Juli 2020

Rabu, 7 April 2021 17:16 WIB

Yang Mereka Tidak Ketahui Tentang Tujuan Adanya Industri

Selama ini, apa yang kamu ketahui tentang tujuan dari berdirinya sektor industri? Industri tidak selalu membawa hal yang tidak baik untuk negeri, industri memiliki tujuan baik yang mungkin belum kamu ketahui. Apakah tujuannya?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kehadiran industri di Tanah Air bukan tanpa tujuan. Dari situs resmi Kementerian Keuangan RI tentang tujuan pembangunan industri, salah satunya yaitu mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan industri yang menunjang pembangunan daerah dalam rangka perwujudan Wawasan Nusantara. 

Tujuan industri akhirnya mengubah perspektif kalimat “Semuanya ada di Jawa”, dengan kata lain, “Jawa sentris” tidak berlaku lagi. Banyak wilayah-wilayah lain di Indonesia yang punya potensi besar agar pembangunan industri merata. 

Bayangkan saja, mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan industri, gedung-gedung perkantoran yang menjulang tinggi, hingga tempat hiburan di setiap sudut kota sudah lama terpusat di Pulau ini. Jawa menjadi pusat perhatian pembangunan dalam beberapa dekade belakangan ini. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bahkan, mereka yang tinggal di luar pulau Jawa berbondong-bondong datang dan berharap menjadi baik dalam kehidupannya. Salah satunya seperti pada sektor perindustrian. Pembangunan sektor ini begitu masif dan menjanjikan lapangan pekerjaan.

Berdasarkan keterangan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia fokusnya masih di wilayah Jawa dan Sumatera. Kedua wilayah ini menyumbang besar terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB). Kepala BPS, Suhariyanto mengungkapkan bahwa “sumbangan” Pulau Jawa terhadap PDB sebesar 58,75 persen, disusul Sumatera sebesar 21,36 persen.

Pada urutan ketiga ditempati oleh Kalimantan sebesar 7,94 persen, Sulawesi sebesar 6,66 persen, Bali dan Nusa Tenggara yakni 2,94 persen, Maluku dan Papua menempati posisi bontot yakni 2,35 persen. Nampaknya, kontribusi dari gunung emas di tanah Papua belum mampu menyalip posisi Pulau Jawa. 

Sumbangan dari Pulau Jawa mengungguli, bagaimana tidak bila pembangunan terus dan terus dilakukan di wilayah tersebut? Oleh karenanya, pemerintah berupaya meratakan pembangunan kawasan industri di Indonesia. 

Mari kita sedikit memakai mesin waktu dan kembali ke bulan Februari 2019 lalu, di mana Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam acara silaturahmi dan deklarasi dukungan purnawirawan TNI/Polri di Jakarta mengungkapkan bahwa dalam pembangunan Indonesia tidak berfokus pada Jawa semata. “Kita akan membangun Indonesia sentris, bukan Jawa sentris” ujar Joko Widodo dikutip dari beritasatu.com (11/2/2021). 

Apabila kawasan industri tumbuh di daerah-daerah, maka yang semula “semuanya ada di Jawa”, berubah menjadi “semuanya ada di Indonesia”. Publik tidak lagi berkonsentrasi pada satu titik saja. Munculnya kawasan industri berarti muncul pula lapangan pekerjaan, sebagaimana juga tertulis dalam tujuan pembangunan industri lainnya, yaitu memperluas dan memeratakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, serta meningkatkan peranan koperasi industri.

Jika pembangunan industri merata di Indonesia apalagi dapat mencapai wilayah-wilayah lainnya yang sebelumnya tidak banyak publik ketahui, maka tujuan baik untuk menghidupkan Indonesia dapat terwujud. Utarakan pendapatmu, apakah kita justru malah menyia-nyiakan potensi besar tersebut? 

Ikuti tulisan menarik Meri Ana lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Ekamatra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Kisah Naluri

Oleh: Wahyu Kurniawan

Selasa, 23 April 2024 22:29 WIB

Terpopuler

Ekamatra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Kisah Naluri

Oleh: Wahyu Kurniawan

Selasa, 23 April 2024 22:29 WIB