Mengintip Seoul, Pusat Wisata Korean Wave di Korea Selatan - Travel - www.indonesiana.id
x

BTS promosi Seoul City TVC 2020. Foto: Youtube

Azizah Nurul

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 April 2021

Minggu, 11 April 2021 08:06 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Mengintip Seoul, Pusat Wisata Korean Wave di Korea Selatan

    Saat ini Korea Selatan menjadi salah satu negara tujuan wisata menarik akibat dengan pengaruh budaya K-Pop yang dimilikinya. Pusat wisata Korea Selatan berada di Seoul karena memiliki banyak destinasi wisata terkait K-Pemerintah mengembnagkannya dnegan dukungan pembangunan infrastruktur yang memadai.

    Dibaca : 552 kali

     

    Korea Selatan saat ini menjadi salah satu negara tujuan wisata yang menarik.  Banyak turis asing datang berkunjung. Menurut badan promosi pariwisata Korea Selatan melalui organisasinya yaitu Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta, pada tahun 2019 jumlah kunjungan wisatawan asing ke Korea Selatan mencapai 17,5 juta orang. Ini melampaui capaian tertinggi pada tahun 2016, sebanyak 17,24 juta wisatawan.

    Pertumbuhan jumlah kedatangan wisatawan ke Korea Selatan didukung oleh perkembangan industri hiburan. Pentingnya industri hiburan ini memunculkan fenomena yang disebut dengan Hallyu atau Korean Wave.

    Hallyu merupakan istilah untuk semakin dikenalnya budaya Korea Selatan secara global. Produk budaya ini disebarkan melalui film, drama televisi, dan industri media lainnya, seperti musik pop, make-up dan game.

    Korean wave menjadi daya tarik tersendiri karena berkaitan dengan pengalaman wisatawan merasakan atau mengunjungi tempat yang mereka lihat dalam industri hiburan negeri ginseng itu. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya paket wisata bertemakan Korea yang ditawarkan agen travel. Terdapat beberapa Online Travel Agent (OTA) yang menawarkan paket wisata dengan tema Seoul Hallyu K-Pop Tour, K-Pop Fun Tour atau Tour Hallyu K-Pop dan K-Drama di Gangnam Seoul. 

    Pemerintah Korea Selatan juga menggunakan penyanyi Korean Pop untuk mempromosikan wisata seperti Yoona SNSD yang muncul pada beranda pencarian website KTO. Boy Group EXO juga menjadi duta pariwisata Korea 2018. Grup ini memperkenalkan tujuan wisata di Korea lewat penampilan pada promosi video. Materinyaberupa pengenalan sejarah dan budaya, kehidupan, petualangan, dan Hallyu.

    Boyband BTS yang populer di kancah internasional setelah menghadiri American Music Award juga ikut mempromosikan wisata Korea Selatan. Caranya dengan menjadikan lokasi pengambilan video BTS sebagai lokasi wisata. 

    Penyanyi Korean Pop tersebut dirasa cocok dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke Korea. Beberapa travel agent menawarkan paket wisata mengunjungi lokasi atau kantor agensi yang menaungi idol K-Pop. Wisatawan yang datang ke kantor agensi selain berharap bertemu dengan idolanya. Di sana mereka dapat membeli merchandise resmi dari perusahaan atau berkunjung ke museum mengenai idolanya.

    Sebagian besar lokasi kantor dari agensi tersebut berada di Seoul seperti kantor S.M Entertainment di Gangnam-gu Seoul, JYP Entertainment di Gangdong-gu Seoul dan YG entertainment di Mapo-gu Seoul. Selain itu, kedatangan wisatawan juga didukung dengan adanya konser idol K-Pop yang digelar di Olympic Stadium Seoul.  

    Pemerintah Korea Selatan menyadari salah satu hal penting dalam pembangunan pariwisata adalah adanya infrastruktur yang memadai sehingga wisatawan merasa lebih nyaman.  Oleh karena itu dibangunlah berbagai rute kereta api yang terpusat di stasiun Seoul.

    Selain rute kereta, pemerintah juga membangun jalan tol yang menghubungkan Kota Seoul dengan Kota Daejeon yang merupakan salah satu dari empat tujuan wisata utama Korea. Melihat peluang kedatangan wisatawan, maka pemerintah membangun sarana transportasi yang mudah dijangkau oleh wisatawan asing.

    Hal yang dilakukan pemerintah Korea dalam mendukung Hallyu tourism membuktikan bahwa kesenian dan pariwisata dapat saling berjalan bahkan semakin berkembang jika dikelola dengan baik dalam memanfaatkan potensi yang ada bahkan pada kota besar sebagai pusat perekonomian sekalipun. 



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.