Penggunaan Pendekatan TPACK Sebagai Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

kernagka kerja pendekatan TPACK dalam pembelajaran

HERMAN

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 November 2021

Sabtu, 27 November 2021 09:53 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Penggunaan Pendekatan TPACK Sebagai Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi

    Kehadiran pendekatan yang tepat dalam pembelajaran akan menghadirkan pembelajaran yang menyenagkan, sehingga hasilnya pun akan maksimal. pada masa pandemi Covid-19 kehadiran pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), sangat membantu dalam pembelajaran daring yang menjadi pilihan pembelajaran pada pembatasan kegiatan masyarakat.

    Dibaca : 322 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pandemi  Covid-19, yang mulai terjadi  di Indoenesia sejak Selasa 2  Maret 2020 silam, hal ini ditandai dengan ditemukannya kasus pertama  WNI  terpapar virus Covid-19 yang diumumkan Presiden Jokowi. Sejak saat itu pemerintah Indonesia mulai melakukan langkah-langkah penanganan dengan mengikuti pedoman yang dikeluar oleh  Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa untuk menghentikan penyebaran virus ini, maka perlu diterapkan protocol kesehatan yang harus diberlakukan kepada masyarakat.  Namun pada penerapannya masih kurang efektif, sehingga pemerintah memperkuat kebijakan tersebut dengan menetapkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat  berskala besar,  hingga Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) level 4.   

    Kebijakan tersebut diberlakukan oleh pemerintah Indonesia sebagai  wujud dari tanggung jawab Negara atas masyarakatnya agar tidak terpapar virus yang ganas ini. Pada kegiatan pembatasan sosial, yang mengharuskan semua kegiatan yang tadinya dilakukan normal menjadi tidak normal, misalnya bekerja harus dari rumah, belajar yang seharusnya dilakukan di sekolah, harus dilakukan dari rumah, adanya larangan berkerumun, selalu menjaga jarak, dan lain-lain.

    Pembatasan kegiatan tersebut tentunya akan berimbas pada perubahan pola kegiatan  yang dilakukan, temrasuk juga dalam kegiatan pembelajaran disekolah, yang sebelum pandemic  dilakukan secara tatap muka diruang kelas yang dilakukan disekolah, namun setelah adanya pandemic virus covid – 19 semua kegiatan tatap muka dikelas, berubah menjadi pembelajaran yang menggunakan jaringan internet atau dikenal dengan istilah pembelajaran daring (dalam jaringan). Hadirnya pembelajaran ini tentunya  menutut peningkatan kemampuan guru dalam mengunakan teknologi yang akan digunakan dalam pembelajaran, karena pembelajaran dengan moda daring ini penggunaan teknologi lebih dominan.

    Memang sudah banyak portal belajar yang disediakan oleh  beberapa perusahaan penyedia layanan, namun dalam mengaplikasikannya kedalam pembelajaran dibutuhkan pengetahuan dan inovasi guru. Salah satunya dengan berupaya mengkombinasikan penggunaan beberapa  portal pembelajaran untuk mendukung pembelajaran yang dilakukan guru pada saat pandemi ini.

    Untuk dapat mengkombinasikan semua portal belajar dalam pembelajaran, maka guru harus mampu menghadirkan pendekatan  yang menuntun pada penggunaan teknologi kedalam penyajian konten pembelajaran. Pendekatan tersebut adalah TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge).  Technological Pedagocal Content Knowledge disingkat TPACK (sebelumnya disingkat TPCK) merupakan pengetahuan yang diperlukan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kerangka pengetahuan ini berasal dari konstruk Shulman (1986) tentang Pedagogical Content Knowledge (PCK). Shulman (1987) berpendapat bahwa mempersiapkan guru atau calon guru dengan keterampilan pedagogis umum dan pengetahuan materi pelajaran,  secara terpisah kurang memadai. Sebagai gantinya adalah diperlukan landasan pengajaran yang berada pada persinggungan antara konten materi pelajaran dan pedagogi. Seorang guru diharapkan memiliki PCK yang baik agar dapat melakukan proses pembelajaran yang effektif.  (Sri Rahayu :2017,  Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA IX tahun 2017 yang dimuat pada laman https://www.researchgate.net/.

    Dalam penerapan TPACK ini, terdapat unsur pengetahuan materi (content knowledge atau CK),  Pengetahuan pedagogi (Pedagogical knowledge), serta pengetahuan tentang teknologi (teknological  knowledge) yaitu kemapuan dalam menguasai dan menerapkan teknologi kedalam pembelajaran.

    Pada TPACK  ini menuntut kemampuan guru dalam menggabungkan serta mengkombinasikan ketiga kemampuan tersebut dalam  menyajikan materi pelajaran. Kombinasi ketiga kemampuan tersebut adalah kemampuan atau penguasaan penyajian materi pelajaran yang diampu dengan menggunakan teknologi serta pengguasaan  strategi dan metode belajar berbasis teknologi. Kolaborasi ketiga kemampuan tersebut sangat memungkin hadirnya kemudahan bagi siswa dalam memahami materi yang disajikan.

    Untuk mendukung penerapan pendekatan pemblajaran ini, guru dapat  mengkombinasikan  beberapa media  pembelajaran yang berbasis teknologi, misalnya pemanfaatan WhatsApp  group untuk pemberian informasi pembelajaran, atau dapat menggunakan Google classroom,  aplikasi video converence seperti zoom, google meet dalam menjelaskan materi. Adapun moda yang dapat digunakan pada tahap  pemberian evaluasi dapat  menggunakan Platform Kuis Online Kahoot, Game Pembelajaran Online Educandy, Aplikasi Ujian Online Gratis Google Form, Aplikasi Soal Online Testmoz, Aplikasi Ujian Online dari Rumah Quizizz, Platform untuk Kuis Online Quizlet, Quiz Online ClassMarker. 

    Pemanfaatan semua platform pembelajaran yang berbasis daring tersebut, semta-mata untuk menjawab adanya hambatan dalam pelaksaanaan tugas guru dalam pembelajaran maupun dalam melakukan bimbingan.

    Dalam penerapannya, guru dapat menggunakan WA group untuk menyampaikan pesan, pengunaan media ini karena lebih murah dan familiar dalam penggunaan. Untuk meramu materi pembelajaran, dapat mengunakan video tangkap layar, lalu dikirim melalui google classroom, penggunaan platform pembalajaran ini dalam mengupload materi, karena pada platform google classroom tersedian juag kolom untuk penyajiantugas, dalam penyajian materi ini guru bisa juga menggunakan Microsoft Team, atau platform lain tergantung dari nyamannya guru yang bersangkutan. Pada pemberian evaluasi dapat menggunakan google form, Aplikasi Soal Online Testmoz, Aplikasi Ujian Online dari Rumah Quizizz, Platform untuk Kuis Online Quizlet, Quiz Online ClassMarker. Penggunaan platform ini juga tergantung nyamannya guru dalam memberikan evaluasi hasil belajar.

    Harapannya dengan pengkombinasian tersebut siswa dapat memperoleh informasi dan pengetahuan dengan mudah, tepat waktu dan terus-menerus, serta mampu menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu dan mudah diakses serta pembelajaran dapat diukur hasil akhirnya, meskipun terjadi pembatasan aktivitas pembelajaran secara langsung dikelas regular.

    Pembelajaran daring dengan segala keterbatasannya tersebut pada masa pendemi covid -19  ini masih menjadi solusi terbaik  dalam memberikan pembelajaran terhadap siswa. Oleh karena kehadiran pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam pembelajaran akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran daring  dimasa pandemi Covid – 19 ini.

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.