x

foto menggambarkan suasana pembelajaran dengan konsep hybrid learning eksplorasi dengan casio classwiz

Iklan

Nora Margaret

Penulis Indonesiana (Narasumber Berbagi Praktik Baik IKM/Guru SMK N 1 Sumatera Barat)
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Selasa, 30 November 2021 23:13 WIB

Sudahkah Siswamu Merdeka? Alternatif Metode Hybrid Learning Terintegrasi Eksplorasi Classwiz/Desmos

Upaya yang bisa dilakukan guru dalam implementasi pemulihan suasana pembelajaran dari dampak efek loss learning pembelajaran daring/full online yaitu dengan menggunakan konsep hybrid learning, eksplorasi pembelajaran dalam mewujudkan merdeka belajar bagi siswa dan merdeka mengajar bagi guru

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Konsep merdeka belajar yang digaungkan Mas Mentri mulai akhir tahun 2019 dapat dimaknai memberikan kesempatan belajar secara bebas dan nyaman kepada siswa untuk belajar dengan tenang, santai dan gembira tanpa stres dan tekanan dengan memperhatikan bakat alami yang mereka punyai, tanpa memaksa mereka mempelajari atau menguasai suatu bidang pengetahuan di luar hobi dan kemampuan mereka. Sebagai seorang guru matematika yang diberi kesempatan menjadi Instruktur Nasional Pembelajaran Matematika dengan Keterampilan Tingkat Tinggi P4TKMatematika Yogyakarta tahun 2021, penulis harus hati hati menyikapi dan memaknai konsep merdeka belajar ala Mas Mentri tersebut. Bagaimana tidak, jika tidak hati-hati memaknai, tentu sebagai guru akan memberikan kebebasan kepada siswa untuk tidak belajar matematika. Karena jika ditanya jujur, rata-rata siswa SMK tidak menyenangi mata pelajaran Matematika.

Sedangkan maksud lebih jelas makna merdeka belajar adalah kemerdekaan pemikiran, kemerdekaan dalam berinteraksi, kemerdekaan dalam institusi dan kemerdekaan lainnya. Guru merdeka untuk menentukan apa yang terbaik bagi level kompetensi dan juga minat dari masing-masing peserta didiknya. Termasuk kemerdekaan institusi-institusi pendidikan untuk berinovasi dan mencoba hal-hal yang baru dalam menciptakan iklim pembelajaran yang sesuai harapan. Demikian juga kemerdekaan bagi guru menciptakan inovasi dan suasana pembelajaran sesuai harapan.

Sajikan pembelajaran sesuai zamannya, hal ini bisa dimaknai ikuti gaya  fasilitasi pembelajaran kekinian untuk generasi Z di era digital. Ciptakan perasaan nyaman, sesuaikan gaya pembelajaran dengan pola mereka, dan harus dilakukan oleh seluruh komponen yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat. Teori yang sangat mudah dituliskan, namun jujur sebagai guru Matematika di lingkungan SMK sangat sulit dilaksanakan saat efek loss learning tengah melanda akibat PJJ (Pembelajaran Jarak jauh) yang harus dilaksanakan pada masa Pandemi Covid 19. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dimasa PTMT (Pertemuan Tatap Muka terbatas), setelah siswa dipastikan telah melaksanakan vaksin, target awal yang penulis fikirkan dan harus dilaksanakan dalam pembelajaran matematika saat ini adalah bagaimana menciptakan iklim pembelajaran menyenangkan. Seiring dengan langkah menghadirkan pembelajaran dengan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi (KBTT), sesuai frame work PISA (Programme for International Student Assessment) 2022 yaitu : Mengembangkan Kemampuan Literasi Matematika; Penggunaan PBL (Problem Base Learning) pembelajaran dg mengambil complex real life problem; Penggunaan tools dlm pembelajaran, missal kalkulator, spreadsheet, aplikasi geogebra, desmos dll; pemberian soal soal tdk terstruktur(tidak semua informasi diberikan & tidak semua informasi digunakan). Dengan menggunakan metode Hybrid Learning penulis yakini ampuh untuk memulihkan suasana pembelajaran mengatasi efek loss leraning.  

 

METODE HYBRID LEARNING DENGAN EKSPLORASI KONSEP MATEMATIKA MENGGUNAKAN CLASSWIZ

Sebelum situasi Pandemi Covid 19 merebak, pembelajaran Hybrid Learning atau pembelajaran Blended Learning adalah metode yang sudah lama digunakan. Banyak penelitian merekomendasi praktisi pendidikan terutama guru untuk menggunakan metode ini, termasuk penulis dengan strategi yang dikembangkan diapresiasi meraih peringkat I penulisan Best Practise Tahun 2019 untuk guru SMK Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan meraih finalis Lomba Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran Tahun 2019. Full online learning mengakibatkan efek loss learning  yang memiriskan hati semua pihak, terutama sebagai pendidik, orang tua dan masyarakat. Untuk itu penulis kembali menggunakan sistem pembelajaran  Hybrid Learning untuk pemulihan situasi pembelajaran bagi peserta didik. 

Sedikit berbeda untuk strategi online yang digunakan, yaitu menggunakan web/blog khusus pembelajaran matematika yang komperhensif berbasis menu pada tampilan blog yang digunakan oleh peserta didik. Menu-menu tampilan terhubung satu dengan yang lain untuk memudahkan peserta didik berpindah layar saat mengakses pembelajaran matematika. Alasan, dampak dan manfaat penulis membuat inovasi dan menggunakan web/blog pembelajaran dapat disimak pada Inovasi Tiada Henti, Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan - Pendidikan - www.indonesiana.id.

Berikut beberapa menu yang mengakomodir pembelajaran matematika sebagai strategi online learning adalah :

  1. Menu Materi Pembelajaran : berisi paket pembelajaran sesuai materi yang terdiri dari PDF, PPT dan Video serta Youtube Pembelajaran
  2. Menu Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila dan Gerakan Anti Intoleransi, Kekerasan Seksual dan Perundungan : berisi konten penguatan karakter yanng disajikan perminggu secara variatif sesuai peringatan hari besar nasional atau tema khusus  yang sengaja diangkat setiap minggu. Konten disajikan berupa  youtube konten di laman cerdas berkarakter puspeka kemendikbudristek RI
  3. Menu Video Eksplorasi Konsep Pembelajaran Menggunakan Casio Claswiz
  4. Menu Absensi, Tugas dan rekap Penilaian Tugas
  5. Menu Literasi
  6. Menu Test dan Rekap Penilaian Test

Sedangkan strategi offline, pembelajaran menggunakan tools yaitu kalkulator Casio fx 991 EX untuk mengeksplorasi konsep pembelajaran matematika yang disajikan. Beberapa fungsi kalkulator Casio fx 991 EX dalam pembelajaran matematika sesuai rancangan penggunaannya adalah : 

a. Sebagai fungsi REPRESENTASI 

Kalkulator modern mampu merepresentasikan ide-ide matematika dengan baik, biasanya menggunakan istilah-istilah matematika yang lazim dan dikenali secara umum. 

b. Sebagai fungsi KOMPUTASI 

Sebuah kalkulator saintifik memungkinkan siswa untuk menyelesaikan perhitungan yang terlalu kompleks apabila dikerjakan secara manual. 

c. Sebagai fungsi EKSPLORASI 

Sebuah aspek penting dari penggunaan kalkulator untuk pembelajaran adalah pelibatan siswa melakukan eksplorasi atas ide-ide matematika dan keterkaitannya

d. Sebagai fungsi AFIRMASI 

Kalkulator dapat digunakan oleh siswa untuk memeriksa dugaan/konjektur dan untuk meyakinkan diri sendiri tentang pemikiran matematika mereka 

Selain bereksplorasi dengan menggunakan kalkulator, di beberaoa materi dengan topik tertentu juga bisa diberikan alternatif eksplorasi dengan menggunakan aplikasi desmos dan Casio Edu+ yang dapat diunduh di playstore.  

Dari beberapa minggu suasana offline dan online dalam pembelajaran matematika yang berlangsung dapat diperhatikan suasana pembelajaran di kelas perlakukan tindakan sesuai yang diharapkan dalam konsep merdeka belajar. Suasana pembelajaran yang memberikan kesempatan belajar secara bebas dan nyaman kepada siswa untuk belajar dengan tenang, santai dan gembira tanpa stres dan tekanan. Tentunya kesimpulan dari suasana yang ditangkap memerlukan analisa kuantitatif dan kualitatif. 

Sebagai pelengkap, tahapan pengembangan inovasi strategi online yang penulis terapkan telah diseminarkan pada Seminar Internasional (ISMATEL) dan dapat dilihat pada laman P4TK Matematika Yogyakarta di PRESS RELEASE : 2nd International Seminar on Mathematics Teaching and Learning (ISMaTeL) - Berita (kemdikbud.go.id)

Merdeka belajar seharusnya bukanlah slogan, namun hal mendasar yang sudah dirasakan oleh guru dan pelajar. Mewujudkan tujuan pendidikan yang sangat kompleks dan syarat dengan nilai karakter memerlukan ketulusan dan pengabdian siapapun yang bergerak dalam bidang pendidikan. Nilai ketauladanan dari guru dan tenaga kependidikan selalu menjadi acuan untuk wujudkan perubahan yang fundamental. Manifestasi pengalaman dan pengetahuan dari insan yang bergelut dalam bidang pendidikan melahirkan sikap dan nilai baru untuk diimplementasikan agar memperoleh hasil yang diharapkan.  Bersiaplah untuk merubah dengan bersinergi dengan perubahan, bersahabat dengan realita dan kondisi sepahit apapun, merdekakan hati siswa, guru dan seluruh rakyat Indonesia dalam kerangka merdeka belajar.

Ikuti tulisan menarik Nora Margaret lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Interpolasi

Oleh: Taufan S. Chandranegara

21 jam lalu

Terpopuler

Interpolasi

Oleh: Taufan S. Chandranegara

21 jam lalu