Area Kerja Lesehan untuk Rumah Minimalis - Urban - www.indonesiana.id
x

Yehezkiel Novaldi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 1 Desember 2021

Rabu, 1 Desember 2021 21:39 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Area Kerja Lesehan untuk Rumah Minimalis


    Dibaca : 485 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Memiliki rumah yang kecil mengharuskan kita untuk menciptakan ruang kerja minimalis di rumah. Pada umumnya, ruang kerja memiliki meja dan kursi kerja. Tetapi, sebenarnya, ruang kerja tidak selalu harus memiliki meja dan kursi. Jika ruang Anda benar benar terbatas, Anda bisa menggunakan meja lesehan sebagai pengganti meja kerja.

    Memang, bekerja dengan lesehan (duduk di lantai)  masih memiliki kelebihan dan kekurangan, karena menyangkut kesehatan, terutama sendi-sendi tubuh bagian bawah. Tetapi pada akhirnya, pilihan Anda kembali ke kebiasaan masing-masing individu. Beberapa orang dapat bekerja dengan nyaman dengan Lesehan. Ketika dipaksa untuk bekerja di meja menjadi tidak fokus.

    Nah, meja lesehan seperti apasih yang cocok dan bagaimana caranya memadukan meja kerja lesehan dengan furniture di rumah? Yuk disimak!

    • Ruang Kerja di Kamar

    Jika kamu menempatkan ruang kerjamu di kamar, kamu bisa meletakkan meja lesehan dekat dengan tempat dimana kamu meletakkan alat kerjamu. Hal ini untuk memudahkan kamu untuk mengambil alat atau kebutuhan pekerjaanmu. Jika kamarmu sempit, kamu bisa meletakkan meja lesehan di samping atau depan Kasur.

    Jika Anda lebih menyukai bekerja di Kasur, Anda bisa menggunakan meja lesehan yang bisa dibawa ke atas Kasur agar lebih nyaman. 

    • Mengisi Sudut Rumah

    Kamu bisa memanfaatkan sudut rumah dan mengubahnya menjadi ruang kerja mini. Untuk kamu yang tinggal di apartment atau rumah berukuran kecil, desain meja kerja lesehan segitiga bisa dijadikan ide yang menarik.

    Untuk memaksimalkan ruang yang tersedia, manfaatkan ruang vertikal dengan rak bertingkat. Kamu dapat menempatkan tempat alat tulis, jam meja, tanaman hias, kalender meja, atau dekorasi lainnya. 

    • Meja Multifungsi

    Meja lesehan multifungsi masih jarang ditemukan. Namun sudah ada beberapa contoh meja lesehan yang juga memiliki fungsi lain. Salah satunya adalah meja lesehan yang memiliki rak buku. Rak buku ini bisa mempermudah Anda untuk meletakkan alat-alat kerja yang dibutuhkan agar tidak terpisah terlalu jauh dengan meja yang digunakan. Selain itu, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membeli rak buku.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.

    Oleh: Nadilla Madjid

    1 hari lalu

    6 Tanda Kamu Cocok Menjadi Teknososiopreneur ala Mahasiswa Universitas Trilogi

    Dibaca : 108 kali

    Hadirnya virus COVID-19 sampai saat ini merupakan suatu tantangan yang besar bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia begitupun di Indonesia, kemunculan virus tersebut bahkan berhasil mengguncangkan perekonomian hingga jatuh merosot di beberapa negara. Dan nasib terburuknya adalah terkena PHK dikarenakan pendapatan perusahaan kian menurun drastis. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan yang dirilis 11 April, lebih dari 1,5 juta orang Indonesia telah kehilangan pekerjaan karena imbas pandemi COVID-19. Sebanyak 10,6 persen atau sekira 160 ribu orang kehilangan pekerjaan karena PHK, sedangkan 89,4 persen lainnya dirumahkan. Dengan adanya peristiwa tersebut mengakibatkan tulang punggung keluarga harus mengurangi jatah kebutuhan keluarganya. Dan berdampak pengurangan jatah uang saku atau kebutuhan anaknya yang menjadi mahasiswa. Lantas, apa solusi yang bias dipertimbangkan untuk mahasiswa tersebut? Alangkah baiknya apabila kita mampu melihat masalah ini semua dengan bijak, bisa menjawab tantangan, dan tangguh menghadapi semua persoalan. Salah satu cara yang dirasa cukup ampuh adalah menumbuhkan dan menguatkan jiwa wirausaha terutama dikalangan milenial. Banyak mahasiswa yang tidak memiliki penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhannya, hanya mengandalkan uang saku dari orangtua saja. Hal tersebut menjadi beban tersendiri untuk mahasiswa tersebut. Karena kebutuhan terus bertambah sedangkan pendapatan hanya itu-itu saja. Penghasilan bisa dicari dari mana saja. Salah satunya menjadi seorang teknososiopreneur. Lalu, apa ajasihh tanda kalau mahasiswa tersebut cocok dan bisa menjadi teknososiopreneur. Disusun oleh : Kelas INOVASI ( Nadilla Madjid, Anik Kristiana, Winda Dwi Oktaviani, Wulandari Purnama Santi, Yasmin Fitria )