Indonesia Kembali Mengekspor Kopi seberat 120 Ton Ke Mesir - Analisis - www.indonesiana.id
x

Aldi Satya

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 Desember 2021

Selasa, 28 Desember 2021 05:52 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Indonesia Kembali Mengekspor Kopi seberat 120 Ton Ke Mesir

    PT Perusahaan perdagangan Indonesia Kembali mengekspor kopi ke Mesir dengan jumlah yang cukup besar yakni 120 ton yang berasal dari Bandar Lampung

    Dibaca : 327 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) di masyarakat, kabarnya berhasil mengirim komoditi ekspor kopi ke Mesir dengan jumlah yang cukup besar yaknii 120 ton yang berasal dari daerah Bandar Lampung. Aktivitas ekspor kopi yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari kontrak yang sebelumnya ditandatangani antara pihak Mesir dan juga PPI. Dan juga ada pemesanan dan pembeli. Total dari permintaan tersebut telah mencapai 600 ton yang tercatat dari bulan September 2021 hingga Desember 2021 dengan nominal pendapatan sebesar Rp 17 milliar.

    Sesuai dengan MoU, ekspor kopi tersebut akan segera dilakukan dengan cara reguler sepanjang tahun 2022 mendatang. Penandatangan kerjasama antara Mesir dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan dilakukan pada saat gelaran acara Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021. Kemudian hasil panenan komoditi kopi merupakan kerjasama antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dengan banyak petani lokal sehingga bisa membantu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan juga meningkatkan potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia.

    Nina Sulistyowati (Direktur Utama PPI) menjelaskan bahwa pada periode terhitung dari bulan september 2021 sampai bulan Desember 2021, pihak PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah memenuhi permintaan untuk jenis kopi robusta yang mana di ambil dari daerah Sumatera Selatan dan juga daerah Bandar Lampung. Dikarenakan di kedua daerah tersebut, jenis kopi robusta bisa tumbuh dengan sangat baik.

    Nina Sulistyowati juga menambahkan bahwa, dimana posisi PPi sebagai ekspor gateway mempunyai peran yang sangat penting dalam menggali potensi komoditas yang pada saat ini ada di Indonesia sehingga bisa lebih membuka peluang kerjasama untuk mengekspor kopi di ruang lingkup pasar internasional. Yang tak hanya komoditi kopi saja, namun juga hasil perkebunan dan pertanian yang lain juga bisa terus digali. Terlebih lagi rempah-rempah yang sudah populer sejak zaman kolonial.

    Tren Perkembangan kopi di Mesir tentu saja tidak akan lepas dari peran kerjasama yang hingga sampai saat ini masih terjalin dengan baik. Setidaknya, kini Indonesia menempati peringkat pertama sebagai pemasok kopi ke wilayah Mesir yang mana sudah mencapai presentase sebesar 54 persen.

    Dengan adanya penambahan ekspor kopi dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) saat ini, akan dapat menambah pemasukan untuk para petani lokal dikala pandemi Covid-19.

     

    Ikuti tulisan menarik Aldi Satya lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.