Pemanfaatan Platform Digital di Masa Pandemi Covid-19 - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Dhiyah Nabalah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Januari 2022

Kamis, 6 Januari 2022 15:16 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Pemanfaatan Platform Digital di Masa Pandemi Covid-19

    Oleh : Dhiyah Nabalah

    Dibaca : 661 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

          Covid-19 (corona virus disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis corona virus baru yaitu SARS-Covid yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontrak erat dan droplet (percikan cairan pada saat bersin dan batuk) tidak melalui udara. Penyebaran covid-19 di Indonesia memberikan dampak besar terhadap pendidikan di perguruan tinggi. Mentri pendidikan melalui surat edaran mendikbud Nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam keadaan darurat corona virus disease (Covid-19) agar menghendaki seluruh mahasiswa bisa mendapatkan layanan pendidikan yang optimal, tetapi tetap harus mengutamakan protokol kesehatan yang berguna untuk memutus rantai Covid-19 dengan semaksimal mungkin. Kondisi pada saat itu membuat Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta harus menerapkan kebijakan kuliah daring atau kuliah online. Proses perkuliahan yang semula bersifat konvensional (tatap muka di kelas) harus bertransformasi menjadi perkuliahan daring (online) yang dapat dilakukan tanpa terbatas tempat dan waktu. Sebagai upaya untuk menangani kegiatan pembelajaran di rumah tersebut, para dosen harus melakukan beberapa strategi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh dosen untuk pencegahan penyebaran Covid-19, yakni dengan memanfaatkan media sosial selama pembelajaran daring (online) seperti you tube, goegle classroom, instagram dan sebagainya.

          Maka dari sinilah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta mengenal dengan istilah pembelajaran online. Sistem pembelajaran dalam Universiyas ‘Aisyiyah Yogyakarta diperdalam lagi dengan mengunakan e-learning. Pengiriman materi dari dosen dikirim secara online dan pengiriman tugas pun secara online dengan memanfaatkan media sosial. Seperti, menggunakan instagram untuk menguplod tugas dan menggunakan You yube untuk menggunggah tugas video. Akan tetapi, kita perlu menyadari bahwa tidak semua mahasiswa mempunyai laptop sehingga terpaksa jika ada mahasiswa yang tidak memiliki laptop, maka harus menggunakan handphone agar masih bisa mengikuti pembelajaran. Selain itu, bagi mahasiswa yang tinggal pada daerah pelosok juga sering mengalami kesulitan jaringan atau koneksi. Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pelaksanaan perkuliahan online. Pembelajaran, online pada Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sudah berjalan dengan efektif. Tetapi, kadang mahasiswa merasa jenuh saat proses pembelajaran. Beberapa mahasiswa merasa kehilangan momen perjumpaan langsung dengan para dosen dan teman-temannya.

          Perkuliahan daring di tengah pandemic Covid-19 sering dikatakan dengan kurikulum darurat. Perkuliahan dengan sistem online menjadi perkuliahan pertama kali bagi mahasiswa Indonesia. Ketersediaan soft ware (perangkat lunak), akses internet, website, dan media sosial lainnya menjadi ciri khas pada saat ini. Covid-19 hadir sebagai konsekuensi dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi.

    Ikuti tulisan menarik Dhiyah Nabalah lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.