Cara Orang Menentukan Pilihan Bahasa dalam Situasi Multilingual - Analisis - www.indonesiana.id
x

ilustr: clipart.email

Wulandari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 April 2021

Rabu, 19 Januari 2022 18:20 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Cara Orang Menentukan Pilihan Bahasa dalam Situasi Multilingual

    Multilingualisme berarti orang berbicara lebih dari satu bahasa. Dan ketika itu terjadi dalam suatu komunitas, orang harus memilih bahasa apa yang mereka gunakan saat berbicara. Pemilihan bahasa tergantung pada setting, domain, tempat, topik dan juga lawan bicara. Selain itu pilihan bahasa disebabkan oleh unsur khas lainnya. Apakah itu?

    Dibaca : 552 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pilihan bahasa dalam komunitas multibahasa saat ini menjadi topik yang menarik untuk dibahas.

    Ada beberapa bahasa yang digunakan dalam suatu komunitas yang berbicara lebih dari satu bahasa. Situasi ini membuat kita bertanya-tanya bahasa apa yang akan digunakan orang jika ada beberapa bahasa di komunitas yang berbicara lebih dari satu bahasa? 

    Apa itu pilihan bahasa?

    Multilingualisme dalam suatu komunitas membuat orang memilih ragam bahasa dalam berbicara ketika berinteraksi dengan orang lain. Orang-orang memilih bahasa yang dapat dimengerti orang lain dan membuatnya lebih mudah untuk berkomunikasi. Seperti yang ditunjukkan Grosjiean (1982: 127), ketika orang menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, mereka terus-menerus mengganti variasi bahasa yang mereka gunakan. Orang menggunakan pilihan bahasa untuk membuat komunikasi terhubung dan membuatnya lebih mudah dipahami.

    Holmes (1992) menyatakan, pilihan bahasa adalah pilihan bahasa ketika berkomunikasi, dimana situasinya berada di masyarakat. Artinya, orang-orang dalm komunitas memilih bahasa multiplisitas mereka ke bahasa yang dapat lebih berhubungan dan memahami apa yang mereka bicarakan.

    Multilingualisme berarti orang berbicara lebih dari satu bahasa, dan ketika itu terjadi dalam suatu komunitas, orang harus memilih bahasa apa yang mereka gunakan dengan siapa mereka berbicara. Itulah cara untuk membuat komunikasi lebih baik. Lebih lanjut Holmes (1992) juga mengatakan bahwa pemilihan bahasa tergantung pada setting, domain, tempat, topik dan juga lawan bicara. David (2006) menunjukan bahwa pilihan bahasa disebabkan oleh unsur khas dan juga menunjuk pada tempat, jenis kelamin, pendidikan, status sosial, etnis, media dan situasi.

    Faktor apa yang mempengaruhi pilihan bahasa di komunitas multibahasa?

    Ada beberapa faktor yang menyebabkan pemilihan bahasa seperti yang dikemukan Holmes (2013:9) pertama, tentang siapa yang berbicara dan siapa yang berbicara, artinya lawan bicara. Kedua adalah setting place, tempat terjadinya komunikasi, ketiga adalah topik yang dikomunikasikan, tentang apa yang dibicarakan, yang terakhir adalah fungsi, itu adalah tujuan mengapa mereka berbicara.

    Orang melakukan pemilihan bahasa tergantung pada alasan tujuan san situasinya. Selain itu Holmes menunjukkan bahwa semua faktor ini tidak selalu terhubung dalam konteks tertentu. Tetapi ketika orang melakukan pilihan bahasa, itu pasti ada alasan di baliknya. Orang-orang yang berasal dari berbagai situasi sosial mungkin memiliki cadangan bahasa yang berubah seiring situasi. Berdasarkan dua pengertian di atas, berarti masyarakat juga mempengaruhi orang dalam menentukan pilihan bahasa.

    Bagaimana bahasa dipilih dalam komunitas multibahasa?

    Ketika kita bertemu orang yang berbicara lebih dari satu bahasa, misalnya orang yang berbicara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris harus memilih salah satu bahasa tersebut ketika mereka berkomunikasi dengan orang lain. Fansol mengatakan 1984: 180) pemilihan bahasa tidak selalu mudah, yaitu kondisi ketika orang memilih semua bahasa dalam berbicara.

    Selanjutnya dalam hal memilih, ada beberapa macam pilihan. Memilih salah satu ragam bahasa yang sama, misalnya seseorang yang datang ke Indonesia dan menetap di Indonesia maka harus memilih bahasa yang dapat dimengerti oleh orang indonesia dalam berkomunikasi. Mungkin sulit ketika mereka berbicara dalam bahasa yang tidak bisa dimengerti oleh orang Indonesia.

    Campur kode

    Campur kode adalah ketika seseorang berbicara lebih dari satu bahasa dan di dalam salah satunya harus ada bahasa utama yang memiliki fungsi, dan bahasa lain hanya bagian-bagin tanpa fungsi. Lebih lanjut Nababan (1993:32) mengemukakan bahwa campur kode adalah keadaan dimana orang mengacaukan dua bahasa atau lebih atau gaya bahasa dalam tindak tutue.

    Alih kode

    Alih kode adalh suatu keadaan ketika seseorang berpindah dari satu bahasa ke bahasa lain. Fenomena ini biasanya terjadi pada msyarakat bilingual atau multilingual. Chaer dan Agustina (2004:108) mengemukakan beberapa faktor penyebab orang menggunakan alih kode seperti dengan siapa mereka berbicara, siapa yang mendengarkan, apa bahasanya, kapan komunikasi itu terjadi dan apa tujuan dari komunikasi tersebut.

    Chaer dan Agustina juga mengorganisir jenis alih kode. Ada interen, yang berarti ketika orang berpindah bahasa dari bahasa pertama ke bahasa kedua. Lalu ada alih kode eksternal ketika orang beralih bahasa dari bahasa internal ke bahasa asing.

    Baik campur kode atau alih kode, orang menggunakan bahasa tergantung pada tujuan dan latar belakang sosial mereka dan itu biasanya wajar.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.