Pengkajian Nilai-Nilai Moral dalam Karya Sastra - - www.indonesiana.id
x

Karya Sastra

Nisrina Najla Rifa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 April 2022

Minggu, 22 Mei 2022 05:44 WIB

  • Topik Utama
  • Pengkajian Nilai-Nilai Moral dalam Karya Sastra

    Keberadaan karya sastra pada hakikatnya bertujuan untuk menyampaikan pengalaman batin, menghibur pembaca, dan penikmatnya. Apabila dalam proses pembelajaran seorang guru berkeinginan untuk melatih kekuatan mental siswa, maka mereka perlu memberikan perhatian khusus pada karya sastra sebagai salah satu media pembelajaran. Tidak dapat dipungkiri bahwa pengkajian nilai-nilai moral menjadi sangat penting pada sebuah karya sastra. Terbukti bahwa pengajaran sastra sebenarnya dapat digunakan untuk menanamkan prinsip-prinsip moral.

    Dibaca : 344 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pengkajian Nilai-Nilai Moral dalam Karya Sastra

     

    Keberadaan karya sastra pada hakikatnya bertujuan untuk menyampaikan pengalaman batin, menghibur pembaca, dan penikmatnya. Apabila dalam proses pembelajaran seorang guru berkeinginan untuk melatih kekuatan mental siswa, maka mereka perlu memberikan perhatian khusus pada karya sastra sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini disebabkan kehidupan pada masa modern tengah berdampak pada bergesernya nilai-nilai budaya, sikap, dan moral, sehingga mengakibatkan berkurangnya kepekaan sosial di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, melalui pembelajaran karya sastra, siswa dapat dilatih untuk memanfaatkan kearifan guna memerangi degradasi moral.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa pengkajian nilai-nilai moral menjadi sangat penting penting pada sebuah karya sastra. Terbukti bahwa pengajaran sastra sebenarnya dapat digunakan untuk menanamkan prinsip-prinsip moral. Banyak karya sastra yang mengandung sifat-sifat moral seperti cinta kepada Tuhan, kejujuran, disiplin, toleransi, kedamaian, kemandirian, gotong royong, kerjasama, hormat, santun, tanggung jawab, kerja keras, kepemimpinan, keadilan, kreativitas, kerendahan hati, serta cinta bangsa dan tanah air. Dalam karya sastra,siswa tidak hanya diajarkan cara membaca, tetapi juga bagaimana menafsirkan dan mengevaluasi karya sastra. Dengan membaca karya sastra diyakini anak akan mampu memahami, meneladani, dan menerapkan berbagai cita-cita moral dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat.

    Pembelajaran sastra merupakan bagian dari mata pelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan di sekolah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menikmati, menghargai, dan memahami karya sastra ketika dunia pendidikan dinilai hanya menekuni dan fokus pada ranah akademik. Dalam hal ini, sastra mungkin menjadi alat yang berguna untuk mencapai pendidikan moral. Sastra memiliki banyak potensi untuk mendorong siswa dalam mempelajari nilai-nilai moral. Selain itu juga, dengan mempelajari sastra para pembaca dan penikmat karya tersebut dapat memperoleh manfaat muatan nilai-nilai moral yang bisa dijadikan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang baik.

    Ikuti tulisan menarik Nisrina Najla Rifa lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.