Implementasi Program SMK PK Penentu Kualitas Proses Pembelajaran - Analisis - www.indonesiana.id
x

Pemetaan bakat dan minat siswa SMK agar tidak salah masuk jurusan dan salah dalam meniti karier

wahyu umattulloh al

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 5 Maret 2022

Selasa, 5 Juli 2022 09:32 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Implementasi Program SMK PK Penentu Kualitas Proses Pembelajaran

    esai mengenai program Kementerian Pendidikan,Kebudayaan,Riset dan Teknologi atau Kemendikbud tetang SMK PK (Pusat Keunggulan), sebagai revitalisasi pendidikan khususnya SMK. Program tersebut perlu diikuti oleh seluruh Sekolah Menengah Kejuruan karena konsep pembelajaran yang digunakan lebih fokus terhadap basis dunia kerja dan mampu membangun kemitraan di dunia usaha ataupun dunia kerja.

    Dibaca : 252 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    IMPLEMENTASI PROGRAM SMK-PK PENENTU KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN

        Pembelajaran menjadi metode untuk mentransfer ilmu yang dimiliki oleh sesorang kepada orang lain. Pembelajaran dapat dilakukan di dalam ruang lingkup formal maupun ruang lingkup informal. Pembelajaran di ruang lingkup formal meliputi pembelajaran setara jenjang pendidikan taman kanak-kanak, pembelajaran setara sekolah dasar, pembelajaran setara sekolah menengah pertama, pembelajaran setara sekolah menengah atas, sarjana hingga pasca sarjana (Saidah,2016). Pembelajaran di ruang lingkup informal meliputi pembelajaran di dalam kelompok bermain, pembelajaran di ranah kursus-kursus, hingga pembelajaran melalui ranah keluarga ( Saidah,2016).

         Pembelajaran secara formal lebih menekankan adanya pendampingan melalui berbagai macam kolaborasi antar stakeholder seperti guru, kepala sekolah, kementrian pendidikan, hingga peran negara di dalam merancang sisitem pembelajaran formal untuk menghasilkan out put yang absolut sebagai perubah ataupun sebagai pemenuh kebutuhan di lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja. Kolaborasi tersebut mulai dicanangkan  oleh keputusan Presiden berdasakarkan intruksi presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK yang bertujuan peningkatan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia dalam menghadapi arus globalisasi dengan munculnya 4.0 yang tidak mungkin di hindari, disertai arus perdagangan bebas baik tingkat ASEAN maupun internasional maka diperlukan langkah-langkah konkrit dalam pendidikan ( Presiden Republik Indonesia,2016).

        Langkah konkrit dalam mewujudkan dunia pendidikan yang siap bersaing dengan memberikan keunggulan SDM diperkuat dengan  munculnya program SMK-PK (SMK Pusat Keunggulan). Program tersebut merupakan keputusan Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset Dan Teknologi melalui nomor 165/M/ tahun 2021, bahwasannya program tersebut memiliki fokus dalam pengembangan kinerja dan peningkatan kualitas SDM di SMK melalui kemitraan penyelarasan dengan dunia usaha dan industri ( Pendidikan et al, 2021).

         SMK PK menjadi program ‘Merdeka Belajar’ kelanjutan dari program sebelumnya, yakni SMK Center Of Excellence (CoE) dan Revitalisasi SMK. SMK PK memiliki empat sektor prioritas utama, yakni pemesinan dan kontruksi, ekonomi kreatif, hospitality, care services, serta prioritas lain ( kerja sama luar negeri, KEK, maritim dan pertanian)
    ( Kemendikbud.go.id).

          Program SMK-PK menjadi alasan penulis untuk mengetahui bagaimana program SMK-PK sebagai penentu kualitas proses pembelajaran?. Penulis memilih fokus di dalam pembelajaran formal.

    Analisis Lingkungan Eksternal.

         Lingkungan eksternal mengkaji luaran dari ruang lingkup instansi pendidikan untuk memberikan algoritma kepada instansi sekolah SMK. Lingkungan eksternal meliputi ranah IPTEK, ranah sosial masyarakat, hingga ranah Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Program SMK-PK mencoba mengarahkan SMK untuk menjadikan siswa siswsinya agar siap bersaing dalam dunia kerja atau dunia usaha. Melalui analisis lingkungan eksternal ini semua pemangku kepentingan di dalam scope internal yakni guru, murid, wali murid, kepala sekolah, dan pemerintah melakukan advokasi kepada pelajar melalui metode pembelajaran untuk menyesuaikan  dengan keperluan-keperluan eksternal. Soft skill  menjadi salah satu implementasi dari program SMK-PK  untuk benar-benar menjadi hal primer di dalam dunia pendidikan.

    Analisis Capaian Kinerja

         Analisis capaian kinerja diperlukan sebagai salah satu implementasi program SMK PK untuk meningkatkan kinerja pembelajaran terhadap optimalisasi SDM. Peningkatan pembelajaran diperlukan adanya achievement dengan melakukan analisis capaian kinerja pembelajaran guna untuk mengetahui ketepatan sasaran dan tujuan dalam melaksanakan capaian-capaian kinerja pembelajaran selama ini. Capaian kinerja pembelajaran di dalam program SMK PK menitik beratkan untuk menyelaraskan metode pendidikan calistung dengan metode vokasional dunia kerja. Keselarasan kedua metode tersebut menjadi cara peningkatan kualitas pembelajaran melalui program SMK PK yang mengelaborasikan metode baca, tulis, hitung dengan kejuruan  sesuai dengan bakat dan minatnya. Elaborasi tersebut menjadi upaya untuk menciptakan tenaga kerja yang produktif dan untuk menjawab kebutuhan serta tuntutan-tuntutan di era globalisasi, sebab SMK PK akan diperkuat melalui kemitraan dunia usaha, industri, dan dunia kerja.

    Analisis lingkungan Internal

          Analisis lingkungan internal meliputi unsur-unsur yang terlibat di dalam scope lingkungan belajar dan mengajar. Analisis ini mampu memberikan pemahaman terdahap semua elemen pendukung kegiatan belajar mengajar  dengan memperkuat kemampuan guru SMK dan pengawas sekolah agar mewujudkan pembelajaran berbasis dunia kerja.

    *Biodata Penulis
    Wahyu Umattulloh al
    Jombang-Bareng, 04-07-22*

     

     

    Ikuti tulisan menarik wahyu umattulloh al lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.