x

Ilustrasi Kematian. Ilustrasi oleh Tumisu dari Pixabay.com

Iklan

sucahyo adi swasono

Pegiat Komunitas Penegak Tatanan Seimbang (PTS); Call Center: 0856 172 7474
Bergabung Sejak: 26 Maret 2022

Selasa, 23 Agustus 2022 16:23 WIB

Mati Suri

Di atas tumpukan budi pekerti yang mati suri, bilakah kita bangkitkan lagi?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tampilan perilaku kesadaran

Perangai, watak dan ahlak tergerus seiring guliran waktu

Apakah karena hadirnya sang tirani?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mengangkangi bahtera kehidupan yang baru bersemi

Mengombang-ambing seluruh penghuni anak negeri

Selepas dari kungkungan penindas berabad-abad

Melepas tawa ceria sejenak dalam buaian angan dan cita

Menggapai pulau surgawi 

Perlahan seiring guliran waktu, menjadi bisu tertutup palsu

Haru biru tak terelakkan, meledak sampailah kini

Di atas tumpukan budi pekerti yang mati suri

Bilakah kita bangkitkan lagi?

Memberi arti kepada seantero anak negeri

Agar tersenyum, tertawa ceria kembali

Kembalilah, kembalilah, kembalilah, wahai budi pekerti!

Kunanti engkau di pangkuan ibu pertiwi

Karena kami sudah tak tahan lagi ... 

 

Kota Malang, Agustus di hari kedua puluh tiga, Dua Ribu Dua Puluh Dua.

Ikuti tulisan menarik sucahyo adi swasono lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB

Terkini

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB