x

Ilustrasi AI

Iklan

Ida Bagus Indra Dewangkara

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 April 2023

Kamis, 4 Mei 2023 13:22 WIB

Takut dengan AI Bukti Literasi Digital Masih Rendah?

Apa fungsi AI Sebenarnya? Lalu apa hubungannya dengan literasi digital yang rendah? Benarkah orang yang memiliki literasi digital rendah akan takut dengan AI?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Teknologi semakin berkembang dan semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

AI adalah teknologi yang telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah digunakan dalam banyak bidang, seperti kesehatan, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Namun, meskipun sudah banyak digunakan, masih banyak orang yang merasa takut dan tidak percaya dengan teknologi ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi sikap ini adalah rendahnya literasi digital.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Literasi digital adalah kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk memperoleh, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif.

Orang yang memiliki literasi digital yang baik dapat memanfaatkan teknologi dengan baik dan mengambil manfaat dari kemajuan teknologi tersebut.

Namun, masih banyak orang yang tidak memiliki literasi digital yang memadai, sehingga mereka tidak dapat memanfaatkan teknologi dengan baik dan bahkan takut dengan teknologi yang sebenarnya dapat memberikan manfaat.

Salah satu teknologi yang sering menimbulkan ketakutan adalah AI. AI adalah teknologi yang mampu melakukan tugas-tugas yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh manusia.

Misalnya, AI dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi penyakit yang sulit dideteksi oleh dokter, melakukan pekerjaan rumah tangga, dan bahkan membantu memprediksi perilaku manusia.

Namun, meskipun begitu, banyak orang yang merasa takut dengan teknologi ini karena mereka tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang bagaimana teknologi ini bekerja dan bagaimana dapat memanfaatkannya dengan baik.

Rendahnya literasi digital dapat menyebabkan ketakutan dan tidak percaya terhadap teknologi. Seseorang yang tidak memiliki literasi digital yang memadai mungkin tidak mengerti bagaimana teknologi bekerja dan bagaimana memanfaatkannya dengan baik.

Hal ini dapat menyebabkan ketakutan dan tidak percaya terhadap teknologi, seperti AI. Orang yang tidak memahami cara kerja AI mungkin akan merasa takut bahwa teknologi ini akan mengambil pekerjaan mereka atau bahkan menggantikan manusia sepenuhnya.

Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar. AI sebenarnya dapat memberikan manfaat besar bagi manusia jika digunakan dengan tepat. AI dapat membantu manusia dalam banyak bidang, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, dan lain-lain.

Misalnya, AI dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi penyakit yang sulit dideteksi oleh dokter, membantu proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menarik, serta membantu bisnis meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun, untuk dapat memanfaatkan teknologi ini dengan baik, diperlukan literasi digital yang memadai.

Peningkatan literasi digital dapat membantu mengurangi ketakutan dan meningkatkan pemahaman tentang teknologi. Pendidikan tentang teknologi dan penggunaannya perlu ditingkatkan agar orang-orang dapat memahami cara kerja teknologi dan memanfaatkannya dengan baik.

Dalam hal ini, peran institusi pendidikan dan lembaga pelatihan sangat penting untuk memberikan pendidikan tentang teknologi dan literasi digital. Di era digital ini, lembaga pendidikan harus melampaui kurikulum tradisional dan memperkenalkan materi-materi yang berkaitan dengan teknologi dan literasi digital.

Selain itu, perusahaan dan organisasi juga harus memperhatikan karyawan mereka dengan memberikan pelatihan dan sumber daya yang diperlukan agar mereka dapat memahami dan memanfaatkan teknologi dengan baik.

Karyawan yang melek teknologi dan literasi digital juga dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menggunakan teknologi.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi digital. Pemerintah perlu memperkenalkan program-program pelatihan yang berkaitan dengan teknologi dan literasi digital agar masyarakat dapat memperoleh akses ke sumber daya dan informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman tentang teknologi dan memanfaatkannya dengan baik.

Selain itu, perusahaan dan pemerintah juga perlu melakukan kerja sama untuk meningkatkan literasi digital. Misalnya, pemerintah dapat memberikan dukungan untuk program pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan dan memastikan bahwa pelatihan tersebut mencakup aspek-aspek yang relevan dengan literasi digital.

Oleh karena itu, literasi digital harus menjadi fokus utama dalam pembangunan sosial dan ekonomi di era digital ini.

Dengan meningkatkan literasi digital, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi kekhawatiran dan ketakutan yang terkait dengan teknologi. Oleh karena itu, literasi digital harus menjadi fokus utama dalam pembangunan sosial dan ekonomi di era digital ini.

Ikuti tulisan menarik Ida Bagus Indra Dewangkara lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu