x

Aktivis Komunitas Kamipala Kalbar, Sumber: https://web.facebook.com/kamipalakalbar/photos/a.1852193824859515/3858689350876609/

Iklan

Cak Daus

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 Juli 2021

Kamis, 25 Mei 2023 10:41 WIB

Kamipala Kalbar, Melestarikan Alam Melalui Pendidikan Lingkungan

Komunitas Kamipala Kalbar untuk terus menjaga kelestarian alam melalui pendidikan lingkungan hidup, terus berkembang. Tak heran komunitas itu mendapatkan apresiasi dari SATU Indonesia Awards 2022. Apresiasi itu tentu saja bukan akhir dari segala pencapaian. Apresiasi itu bisa jadi akan menjadi awal untuk pencapaian-pencapaian komunitas ini kedepannya.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Alam merupakan karunia Tuhan yang Maha Esa kepada umat manusia. Karunia berupa alam itu membuat manusia bisa terus melanjutkan hidupnya hingga kini. Untuk terus melanjutkan kehidupannya, manusia harus merawat alam agar tetap lestari. Sebaliknya, kerusakan alam akan mengancam kehidupan manusia.

Namun, seringkali kita sebagai manusia lupa untuk merawat alam. Keserakahan kita sebagai manusia seringkali membuat alam terluka. Kita mulai membabat pohon, mencemari air dan udara. Akibatnya, bencana lingkungan hidup datang silih berganti. Korban nyawa dan benda pun tak dapat dielakan.

Anak muda sebagai calon pemimpin memiliki peran penting untuk menjaga kelestarian alam ini. Kesadaran lingkungan hidup anak muda harus terus dibangun. Keiinginan untuk membangun kesadaran lingkungan hidup itu pula yang menjadi tujuan komunitas Kamipala (Kami Pecinta Alam Kalimantan Barat).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kamipala Kalbar dididirikan bertepatan dengan hari kasih sayang, 14 Februari 2016. Pembentukan komunitas itu digagas oleh Heri Junaidi. “Kamipala Kalbar memiliki program pendidikan dasar dalam menjaga alam untuk anak-anak muda,” ungkap Dia Gunawan kepada tim SATU Indonesia Awards 2022, “Kami memiliki slogan Menyatu dengan Alam, Dekat dengan Allah.”

Menurut Dia Gunawan, program Kamipala Kalbar berawal dari enam orang mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak. “Mereka memiliki hobi berpetualang dan menjelajah,” tuturnya, “Mereka melakukan perjalanan pertama kalinya pada tanggal 13-14 Februari 2016 (hari itu akhirnya menjadi hari jadi komunitas, red) ke sebuah Bukit Tiong Kandang di Kecamatan Tayan, Kalimantan Barat.”

Selama melakukan petualangan, lanjutnya, mereka selalu melaksanakan kewajiban shalat ketika waktunyatiba dan melakukan operasi bersih gunung. “Mereka tetap berusaha menjaga adab dan menjaga kewajibansebagai makhluk Tuhan, agar petualangan yang dilakukan tidak sebatas jalan-jalan dan asyik-asyik saja,” jelasnya, “Mereka juga berusaha untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian alam dengan memungut sampah yang berserakan di sepanjang perjalanan turun.”

Pengalaman perjalanan itu, lanjut Dia Gunawan, membangkitkan kesadaran mereka bahwa masih minimnya perhatian masyarakat terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan dan alam ciptaan Tuhan yang indah. Kini, komunitas Kamipala Kalbar memiliki tiga program unggulan yaitu diklat, sekolah alam, dan menanam pohon.

Awalnya, ungkap Dia Gunawan, tujuan awal dari komunitas Kamipala Kalbar adalah untuk menjelajah dan menjaga keindahan serta panorama indah Kalimantan Barat. “Dari sini, kegiatan pendakian dan berbagai pertemuan semakin intens dilaksanakan,” ungkapnya, “Seiriing berjalannya waktu, orang-orang yang bergabung juga beragam, tidak hanya mahasiswa-mahasiswi Universitas Tanjungpura saja, dari kampus-kampus lainnya di Pontianak juga bergabung bahkan siswa-siswi SMA juga tertarik untuk ikut serta.”

Melihat antusiasme orang yang ingin bergabung, jelas Dia Gunawan, para penggagas pun berpikir untuk mengembangkan dan memperluas kegiatan yang dilakukan agar semakin banyak orang yang sadar menjaga lingkungan dan alam Indonesia.

“Saat ini, jumlah anggota Kamipala Kalbar berjumlah lebih dari 200 orang yang terbagi di beberapa wilayah. Kamipala Kalbar terbagi menjadi 4 koordinator wilayah (Korwil) yaitu, Korwil Barat yang terdiri atas Kabupaten Kuburaya, Korwil Timur terdiri atas Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu; Korwil Utara yang terdiri atas Kabupaten Mempawah, Bengkayang, Landak, Singkawang, dan Sambas; serta Korwil Selatan yang terdiri dari Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara,” jelasnya.

Komunitas Kamipala Kalbar untuk terus menjaga kelestarian alam melalui pendidikan lingkungan hidup, terus berkembang. Tak heran komunitas itu mendapatkan apresiasi dari SATU Indonesia Awards 2022. Apresiasi itu tentu saja bukan akhir dari segala pencapaian. Apresiasi itu bisa jadi akan menjadi awal untuk pencapaian-pencapaian komunitas ini kedepannya.

Indonesia dengan alam yang indah dan kekayaan keanekaragaman hayati berlimpah perlu terus dijaga. Komunitas Kamipala Kalbar ini adalah salah satu komunitas yang berupaya untuk menjaga alam tersebut. Kita berharap akan muncul banyak komunitas-komunitas serupa di seluruh penjuru nusantara.  SATU Indonesia Awards 2023 menjadi momentum untuk menumbuhkan komunitas-komunitas yang peduli lingkungan hidup.

 

Ikuti tulisan menarik Cak Daus lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu