Menanamkan Akhlak Terpuji pada Anak melalui Bermain dengan Bijak

Kamis, 22 Juni 2023 18:53 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pentingnya menanamkan akhlak yang terpuji dan nilai-nilai moral kepada anak melalui bermain dengan bijak.

Bermain adalah kegiatan yang juga penting bagi perkembangan anak. Melalui bermain, anak dapat mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, sosial, dan bahasa. Namun, selain memiliki manfaat positif, bermain juga bisa membawa bahaya jika tidak dijalankan dengan bijak. Salah satu bahaya yang sering terjadi dalam bermain adalah menyakiti teman.

Menyakiti teman saat bermain tidak bisa diabaikan. Tindakan menyakitkan semacam itu dapat menyebabkan anak yang terkena dampak memiliki kepercayaan diri rendah, depresi, kecemasan, dan masalah psikologis lainnya. Terluka oleh seorang teman juga dapat menyebabkan anak merasa terisolasi, bahkan dalam sekelompok teman.

Oleh karena itu, bahaya menyakiti teman dalam bermain adalah sesuatu yang harus diketahui oleh anak-anak. Ketika anak-anak telah memahami bahwa tindakan menyakiti teman akan menyakitkan hati orang lain, maka mereka akan lebih memperhatikan tindakan mereka dan berusaha untuk tidak menimbulkan kerugian bagi teman bermainnya.

Menyakiti teman dalam bermain dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti kurangnya pengawasan orang tua atau guru, ke tidak amanan lingkungan bermain, dan yang paling penting adalah kurangnya pemahaman akhlak pada anak.  

Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk menanamkan akhlak terpuji pada anak sejak usia dini, agar anak dapat bermain dengan bijak. Menanamkan akhlak terpuji pada anak untuk mencegah anak menyakiti temannya bisa dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut: 

a. Mengajarkan nilai-nilai moral

Sebagai orang tua atau guru, penting bagi kita untuk mengajarkan pada anak tentang memperlakukan teman dengan baik. Orang tua atau guru perlu mengajarkan nilai-nilai moral seperti saling menghormati, saling membantu, dan tidak menyakiti orang lain.

b. Memberikan contoh perilaku yang baik

Anak-anak belajar dengan menonton orang lain, jadi kita harus memberikan contoh perilaku positif untuk anak. Hindari berbicara negatif tentang orang lain di depan anak, dan tunjukkan empati dan kebaikan dalam interaksi kita dengan orang lain.

c. Mengawasi Waktu Bermain

Awasi waktu bermain anak, puji perilaku positif dan alihkan perilaku negatif mereka, ajarkan dan tunjukkan cara yang lebih baik untuk berinteraksi dengan temannya. Dorong anak untuk berbagi mainan dan bekerja sama dengan temannya. Ajari anak bahwa setiap orang harus memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan bahwa tidak ada satu orang yang harus mendominasi permainan.

 

Dengan menanamkan akhlak terpuji pada anak-anak sejak dini, anak dapat bermain dengan bijak dan tidak menyakiti teman. Oleh karena itu orang tua atau guru perlu terus mengawasi dan memberikan pengarahan agar anak dapat bermain secara aman dan bijak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Asih Fitriana

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INISNU Temanggung

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler