x

Ilustrasi Kecerdasan Buatan. Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay.com

Iklan

Ilham Pasawa

Penulis
Bergabung Sejak: 8 November 2021

Rabu, 2 Agustus 2023 12:29 WIB

Nasib dan Peran Guru dalam Era Perkembangan AI: Tergantikan atau Tetap dibutuhkan?

Artikel ini menyoal perkembangan AI yang kian hari kian menakjubknan. Mengikuti hal itu, apakah peran guru dan pendidik akan tergantikan?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pendidikan adalah pilar utama dalam membangun masyarakat yang berbudaya, cerdas, dan maju. Suatu proses yang memberikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai. Pendidikan berperan penting dalam membentuk individu, mengembangkan potensi, serta membuka peluang untuk masa depan yang lebih baik. Pendidikan juga dapat dikatakan sebagai landasan perubahan sosial. Dengan memberikan akses pada pengetahuan dan kesempatan bagi semua lapisan masyarakat, pendidikan dapat mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi. Melalui pendidikan, individu dari berbagai latar belakang memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai kesuksesan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, pendidikan juga memiliki peran dalam mengubah norma dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga membentuk masyarakat yang lebih toleran, modern dan inklusif.

Seiring dengan perkembangan zaman pendidikan memainkan peran penting dalam memajukan teknologi dan inovasi. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda, pendidikan mendorong perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan penemuan-penemuan baru. Masyarakat yang berpendidikan tinggi cenderung lebih inovatif dan mampu menghadapi tantangan global dengan solusi kreatif. Perkembangan teknologi yang didorong oleh pendidikan juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Dalam segi moralitas pendidikan memiliki peran vital dalam pembentukan karakter dan moral individu. Selain memberikan pengetahuan akademis, pendidikan juga membentuk kepribadian dan etika seseorang. Melalui proses pendidikan, nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan empati diajarkan kepada generasi muda. Pendidikan yang baik membentuk manusia menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Sehingga dapat dikatakan pendidikan juga menjadi dasar bagi partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat dan politik. Dengan pengetahuan tentang hak-hak dan kewajiban sebagai warga negara, individu dapat berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak pada masyarakat. Pendidikan membantu menciptakan pemilih yang bijak dan masyarakat yang sadar politik, yang esensial untuk menjaga stabilitas dan perkembangan bangsa.

Secara kesimpulannya, pentingnya pendidikan tidak bisa diragukan lagi. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat besar bagi individu, masyarakat, dan bangsa secara keseluruhan. Pendidikan bukan hanya tentang mencetak generasi cerdas, tetapi juga tentang membentuk karakter, mengubah masyarakat, dan mendorong kemajuan teknologi serta inovasi. Dengan memberikan akses pada pendidikan yang berkualitas, kita membangun dasar yang kuat untuk masa depan yang lebih baik bagi semua.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bicara soal pendidikan kita tidak bisa tidak untuk membawa satu profesi yang tidak bisa lepas dari kata pendidikan, yaitu sosok guri. Guru adalah nyawa dari sistem pendidikan. Sebagai pemimpin, pembimbing, dan sumber inspirasi, peran guru dalam pendidikan memiliki dampak yang mendalam dan tak tergantikan. Guru bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga pendamping dalam membentuk karakter dan membuka pintu kesempatan bagi generasi mendatang. Guru adalah jembatan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan siswa. Dengan keahlian dan pengalaman mereka, guru memiliki kemampuan untuk menyampaikan pengetahuan secara sistematis dan menyenangkan. Mereka dapat menginspirasi ketertarikan dan rasa ingin tahu siswa, membantu mereka memahami konsep yang kompleks, dan mendorong keinginan untuk terus belajar sepanjang hayat. Guru yang berkualitas mampu membuka mata dan pikiran siswa terhadap potensi dan peluang yang ada di depan mereka.

Seperti yang sudah saya utarakan, guru bukan hanya sekedar penyampai informasi atau pengetahuan akademis saja. Lebih dari itu peran guru sebagai teladan moral sangat berarti dalam membentuk karakter siswa. Selain mengajar ilmu pengetahuan, guru juga menyampaikan nilai-nilai etika, toleransi, empati, dan tanggung jawab kepada siswa. Sikap dan tindakan guru dapat membentuk pola pikir dan perilaku siswa, memperkuat fondasi moral mereka untuk menjadi warga negara yang berbudaya, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Dengan ini diharapkan guru bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Dengan memahami keunikan dan kebutuhan setiap siswa, guru mampu menciptakan kelas yang mendukung keberagaman dan mempromosikan kolaborasi. Lingkungan belajar yang positif ini menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan potensi siswa tanpa takut untuk belajar dari kesalahan. Hal ini membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa dalam mencapai tujuan akademik dan pribadi mereka.

Peran guru melampaui ruang kelas. Guru berperan sebagai mitra dalam pembentukan hubungan yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Komunikasi yang efektif antara guru dan orangtua memungkinkan perkembangan yang holistik bagi siswa, di mana mereka dapat mendapatkan dukungan dari berbagai sisi. Kolaborasi ini berdampak pada pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan dan harapan siswa, serta mendorong penerapan strategi pembelajaran yang lebih efektif.

Secara keseluruhan, peran guru dalam pendidikan adalah kunci untuk membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Mereka tidak hanya mengajar pelajaran di buku teks, tetapi juga memberikan inspirasi, membimbing siswa, membentuk karakter, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dan memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Pentingnya peran guru dalam pendidikan tidak dapat dipandang sebelah mata, karena mereka adalah pilar fondasi kemajuan generasi yang akan datang. Oleh karena itu, penghargaan dan dukungan bagi guru menjadi esensi dalam memajukan sistem pendidikan dan menghasilkan manusia yang lebih cerdas, beretika, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Peran guru dan pendidikan selalu menjadi fondasi bagi kemajuan suatu bangsa, namun dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), pertanyaan mengenai relevansi peran guru dan pendidik di sekolah muncul. Meskipun AI memberikan berbagai kemajuan dalam pengajaran, saya meyakini bahwa peran guru dan pendidik tetap tak tergantikan dalam pendidikan.

Pertama-tama, peran guru sebagai sumber inspirasi dan pengarah pengetahuan sangat penting. AI memang mampu menyajikan informasi secara efisien, namun kemampuan mendidik dan memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan kreativitas adalah kemampuan yang khas dimiliki oleh guru. Guru mampu memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, membantu siswa mengembangkan empati, dan mendorong potensi unik setiap individu. Sedangkan AI tidak bisa melakukan hal itu, anggallah Chat GPT yang kini tengah populer digunakan masyarakat. Mungkin sangat mampu menyajikan materi-materi belajar yang bagus, namun hanya sekedar pemberi informasi tanpa ada proses pendidikan.

Kedua, interaksi antara guru dan siswa menciptakan lingkungan belajar yang lebih berarti. AI mungkin dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang personal, namun kemampuan untuk memahami perasaan, kebutuhan, dan minat siswa adalah hal yang kompleks dan manusiawi. Interaksi sosial di dalam kelas memungkinkan siswa untuk belajar tentang kerjasama, toleransi, dan menghargai perbedaan pendapat, yang merupakan keterampilan penting untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.

Ketiga, pendidik memiliki peran krusial dalam membentuk karakter siswa. AI mungkin dapat mengakses data, tetapi memberikan panduan moral dan membantu siswa mengembangkan sikap positif terhadap diri mereka dan lingkungan adalah tanggung jawab pendidik. Mengajarkan nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, dan rasa tanggung jawab adalah kontribusi tak ternilai dari guru dan pendidik dalam membentuk masa depan generasi yang bertanggung jawab.

Namun, menghadapi perkembangan AI, pendidikan juga harus beradaptasi. Guru dan pendidik perlu mengintegrasikan teknologi dalam metode pembelajaran mereka, menggunakan AI sebagai alat bantu yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, peningkatan kualitas guru melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi AI juga menjadi kunci untuk memastikan para pendidik mampu menghadapi tantangan zaman.

Secara kesimpulannya, meskipun AI membawa transformasi dalam pendidikan, peran guru dan pendidik tetap tidak tergantikan. Dalam era perkembangan AI, pendidikan harus mengadopsi teknologi secara bijaksana dan menggabungkan keunggulan teknologi dengan kemampuan manusia untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih holistik dan bermakna bagi siswa. Sebagai masyarakat, kita harus memastikan bahwa peran guru dan pendidik tetap dihargai dan didukung dalam mengemban misi penting membentuk generasi masa depan yang berdaya saing dan berakhlak mulia.

Ikuti tulisan menarik Ilham Pasawa lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu