x

Ilustrasi tentang kesehatan mental sumber:pixabay

Iklan

Octaviany Theresia L

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Oktober 2023

Kamis, 21 Desember 2023 08:00 WIB

Manajemen Diri untuk Kesehatan Mental bagi Mahasiswa

Hidup itu memanglah pilihan tetapi kalian harus tau bunuh diri bukanlah solusi utamanya!

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

“Jika kamu pernah berpikir untuk menyerah, ingatlah mengapa kamu bertahan begitu lama” Hayley Williams

Pernahkah kamu merasakan stres, depresi, dan berpikir untuk mencoba bunuh diri? Salah satu penyebabnya mungkin karena tidak adanya manajemen diri pada kesehatan mental. Manajemen diri itu sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari lho, dengan kamu menerapkan manajemen diri maka kamu dapat memiliki manajemen diri yang baik untuk menjaga kesehatan mental.

Mahasiswa memiliki berbagai tantangan, tekanan memicu stres dan menimbulkan beberapa faktor yang menyebabkan bunuh diri di kalangan mahasiswa antara lain adalah tekanan akademik, tekanan keluarga, isolasi sosial, dan masalah keuangan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

Apa Itu Manajemen Diri?

Manajemen diri adalah kemampuan untuk mengatur dan mengendalikan diri sendiri baik secara emosi, pikiran, dan perilaku. Menurut Ardini (2017), manajemen diri adalah seseorang yang memiliki keahlian untuk mengendalikan diri seperti fisik, emosi, pikiran, jiwa dengan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki setiap individu. Dapat dilihat dari pengertian tersebut bahwa manajemen diri itu sangat penting untuk kita terapkan agar kita dapat mengatur dan mengendalikan diri sendiri untuk mendorong diri kita agar mencapai tujuan hidup.

 

Cara Mengembangkan Manajemen Diri untuk Mahasiswa!

Sebagai mahasiswa pastinya memiliki cara masing-masing dalam mengembangkan manajemen diri. Menurut Johanes, Mahasiswa Universitas Pradita, manajemen diri itu sangat penting bagi mahasiswa dengan mengembangkan pembuatan jadwal studi yang efektif, penetapan prioritas tugas, dan pengaturan waktu untuk istirahat. Juga untuk berkomunikasi secara terbuka dengan rekan studi atau dosen jika diperlukan. Selain itu penting juga untuk memiliki tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang jelas.

Rindra, Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, mengatakan."Sebagai mahasiswa harus tahu batasan mana yang baik dan yang buruk sehingga tidak dapat merugikan orang lain dan harus saling menguntungkan”.

Berdasarkan pernyataan kedua mahasiswa tersebut sejalan dengan bagaimana cara mereka dapat mengembangkan manajemen diri itu loh teman-teman. Kira-kira apa saja sih? Yuk aku kasih tahu menurut versi aku.

  1. Menetapkan tujuan yang realistis dan spesifik.

Sebagai mahasiswa seharusnya memiliki tujuan untuk menentukan arah dan prioritas mereka. Tujuan ini dapat memberikan dorongan dan kepuasan ketika berhasil dicapai. Namun, tujuan harus realistis dan spesifik agar tidak menimbulkan frustasi atau kekecewaan.

  1. Mengevaluasi dan merefleksikan diri sendiri.

Sebagai mahasiswa kita harus bisa mengevaluasi dan merefleksikan diri kita agar dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan kita supaya dari refleksi diri dapat membantu mahasiswa belajar dari pengalaman dan membuat perbaikan.

 

Manfaat Manajemen Diri bagi Kesehatan Mental!

Mahasiswa sangat susah sekali memanfaatkan manajemen diri dalam menjaga kesehatan mentalnya dengan pikiran perkataan dari orang tua. Menurut Glorya, Mahasiswi Universitas Tarumanagara mengatakan bahwa “Orang tua itu selalu menuntut dan menekan anak mereka agar bagaimana caranya anak harus bisa jadi A atau B, kalau tidak bisa tercapai kamu harus seperti ini sehingga anak merasa terancam dan susah untuk memanfaatkan manajemen diri dan dapat merusak kesehatan mental anak.

Padahal manfaat manajemen diri bagi kesehatan mental anak itu sangat mudah seperti mengontrol diri dalam mengenali diri sendiri dan mencoba untuk tenangkan diri bukanlah bertindak untuk bunuh diri”. Hal ini sesuai dengan Dr. bagus Takwim, M. Hum mengatakan bahwa “manfaat dari manajemen diri bagi kesehatan mental untuk mencapai keseimbangan harmonis tergantung pada kemampuan individu, yaitu keterampilan kognitif dan sosial dasar untuk mengenali, mengekspresi, memodulasi, dan berempati dengan emosi diri sendiri maupun orang lain”.

Melihat hal tersebut sangatlah jelas bahwa manfaat manajemen diri bagi kesehatan mental sangatlah mudah untuk dirasakan agar kita menjadi sehat secara jasmani dan rohani untuk mengenal diri kita lebih dalam.

Demikian, kamu harus tahu sebagai mahasiswa janganlah mudah untuk mengakhiri hidupmu dengan cara bunuh diri yang pada akhirnya akan merugikan orang lain juga. Oleh karena itu, bunuh diri bukanlah solusi utamanya tetapi pentingnya manajemen diri sendiri itu harus ada untuk mengembangkan serta meningkatkan motivasi dan mencapai prestasi.

 

Octaviany Theresia Lorrigan

Mahasiswaa Manajemen Universitas Pembangunan Jaya

 

SUMBER:

https://www.kajianpustaka.com/2021/08/self-management.html

https://www.itb.ac.id/berita/kesehatan-mental-yang-seimbang-melalui-pengelolaan-diri/58217

Ikuti tulisan menarik Octaviany Theresia L lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu