x

Pengunjuk rasa Lukisan Monalisa

Iklan

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Senin, 29 Januari 2024 09:14 WIB

Pengunjuk Rasa Lemparkan Sup ke Lukisan  Mona Lisa di Paris

Pengunjung di Louvre tampak terkejut saat lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci diserang oleh para pengunjuk rasa lingkungan. Berikut informasi selengkapnya.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 

Dua pengunjuk rasa lingkungan melemparkan sup ke arah lukisan legendaris Mona Lisa  di Louvre, Paris. Mereka menyerukan "makanan yang sehat dan berkelanjutan". Lukisan yang berada di balik kaca antipeluru itu tampak tidak rusak.

Para pengunjung galeri kaget ketika dua wanita melemparkan sup labu berwarna kuning itu sebelum memanjat ke bawah pembatas di depan karya tersebut dan mengapit lukisan yang tercecer. Tangan kanan mereka diangkat ke atas dalam gerakan seperti memberi hormat. Salah satu dari dua aktivis tersebut membuka jaketnya untuk memperlihatkan kaus putih bertuliskan slogan kelompok aktivis lingkungan Riposte Alimentaire (Food Response) dalam huruf hitam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Apa yang paling penting?" teriak mereka. "Seni, atau hak untuk mendapatkan makanan yang sehat dan berkelanjutan?" Mereka menambahkan: "Sistem pertanian kita sedang sakit. Petani kita sedang sekarat di tempat kerja."

Dikutip dari theguardian.com, rekaman yang diposting di X dan tayangan kanal theguardian.com, menangkap serangan terhadap karya monumental Leonardo da Vinci dan teriakan pengunjung serta  tangisan anak-anak yang tampaknya terkejut dengan insiden tersebut. Staf Louvre bergegas memasang layar kain hitam di sekitar lukisan dan para pengunjuk rasa, namun gagal menghalangi pandangan mereka secara efektif. Polisi Paris mengatakan dua orang ditangkap setelah insiden tersebut.

Aksi tersebut  terjadi ketika para petani Prancis melakukan protes di seluruh negeri, merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan serupa terhadap karya seni untuk menuntut lebih banyak tindakan untuk melindungi planet ini.  Riposte Alimentaire merupakan bagian dari gerakan payung A22 yang terdiri dari kelompok-kelompok protes di 12 negara, yang juga mencakup Just Stop Oil.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP, mereka mengatakan bahwa pelemparan sup tersebut menandai dimulainya kampanye perlawanan sipil dengan tuntutan yang jelas... akan jaminan sosial atas pangan yang berkelanjutan.

Para petani Prancis melakukan protes selama berhari-hari untuk menuntut upah, pajak, dan peraturan yang lebih baik. Pemerintah telah berusaha menjaga agar ketidakpuasan di antara para pekerja pertanian tidak menyebar beberapa bulan menjelang pemilihan parlemen Eropa, yang dipandang sebagai ujian utama bagi pemerintahan Emmanuel Macron.

Banyak pertanyaan yang muncul tentang bagaimana para wanita tersebut berhasil menyelundupkan sup ke Louvre, karena pengawasan tas yang ketat di sebagian besar galeri besar saat ini merupakan praktik normal karena banyaknya serangan terhadap lukisan, termasuk serangan kentang tumbuk pada tahun 2022 yang dilakukan oleh para aktivis Letzte Generation (Generasi Terakhir) terhadap lukisan Les Meules (Tumpukan Jerami) karya Claude Monet di galeri Barberini di Potsdam, Jerman. Para aktivis tersebut kemudian menempelkan tangan mereka ke dinding.

Sebelumnya, Just Stop Oil menuangkan sup tomat ke atas lukisan Sunflowers karya Vincent van Gogh di Galeri Nasional London.

Sebagaimana diketahui, lukisan Monalisa  dicuri pada 1911 oleh seorang karyawan Louvre. Pada 1950-an lukisan “Monalisa” bagian bawah kanvas mengalami serangan asam, sehingga membuat museum ini meningkatkan langkah-langkah perlindungan di sekitar karya tersebut, termasuk kaca antipeluru.

Pada 2009, seorang wanita dengan marah melemparkan cangkir keramik ke arah lukisan tersebut, memecahkan cangkirnya namun tidak melukai lukisannya. Kemudian pada tahun 2022, seorang pengunjung mengoleskan lapisan gula di seluruh kaca pelindung lukisan era Renaisans. ***

 

 

 

Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu