x

Iklan

Thamrin Dahlan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Seperempat Nyawa Golkar Tergadaikan

Siklus lima tahunan pemilihan Ketua Umum Golkar menimbulkan gejolak.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Prolog

Surya Paloh (SP) dikalahkan Abu Rizal Bakri (ARB ) pada pemilihan Ketua Umum Golkar beberapa tahun lalu. Kemudian untuk mengobati rasa kecewa SP mendiirikan Partai Politik baru.  Parpol besutan SP di beri nama Nasional Demokrat atau  Nasdem ARB dan SP (sumber pedomannews.com)

 

 

 

 
 
 

tahun ini masa kepemimpinan ARB di Golkar berakhir

'tlah terjadi sedikit kericuhan di internal Partai

 siklus lima  tahunan gejolak kepemimpinan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 inikah  aspirasi dari sebagian kader

 inginkan pembaharuan di tubuh Golkar

 

apakah nanti kandidat Ketua Umum Golkar yang kalah

akankah nanti pecundang  mendirikan Parpol Baru lagi,

kita simak saja perkembangan dinamika Parpol tertua itu.

 

sesungguhnya nanti nyawa  Golkar hanya tinggal seperempat

Ya setengah nyawa Golkar sebelumnya

telah di rengut  SP dan Nasdem 

setengah nyawa Golkar itu kini ada di dada ARB

 ( Catatan : Sebelumnya nyawa Golkar telah direngut  Hanura dan Gerindra ketika Wiranto dan Prabowo gagal menduduki kursi Ketua Umum Golkar)

 

akan kah di ujung tahun ini

Golkar ‘kan terbelah lagi

kita tunggu saja  dinamika parpol terbesar

 

seandainya menjadi kenyataaan

siapapun nan didaulat m'jadi ketua umum

siapapun nan kalah dan kecewa

akan kah membentuk parpol anyar

entah nama apalagi nan kan disandang

 

ya peristiwa sejarah golkar kan terulang

 dan terus terulang

perpecahan tak terhindarkan

saling rengut nyawa warisan orde baru

lihat lah nanti nyawa golkar nan setengah itu

akan  tersisa hanya tinggal seperempat  saja

 

hilanglah sudah kekuatan

hilanglah sudah kekuasaan

 

 

Salam salaman

 

TD

Ikuti tulisan menarik Thamrin Dahlan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler