x

Iklan

dian basuki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Langkah #3 Design Thinking: Kumpulkan Beragam Gagasan

Kumpulan sebanyak mungkin gagasan sebelum memutuskan mana yang terbaik.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Katakanlah, kita sudah menyerap keinginan dan kebutuhan konsumen terhadap produk atau jasa tertentu. Melalui pendekatan etnografis, misalnya, kita memperoleh pemahaman yang relatif dalam dan menyeluruh tentang kebiasaan konsumen dalam memakai produk atau jasa sebelumnya. Kita bermaksud memperbaiki produk atau jasa tersebut sehingga pelanggan memperoleh pengalaman penggunaan yang lebih baik.

Kita juga sudah membingkai tantangan sehingga kita mengetahui batasan persoalan yang harus dicarikan jalan keluarnya. Bingkai ini diperlukan agar kita memiliki panduan dalam menemukan solusi yang tepat. Maka, langkah selanjutnya adalah mencari berbagai solusi yang mungkin dengan cara memantik lahirnya ide-ide atau biasa disebut ideation.

Fokus pada tahap ini adalah mengeluarkan gagasan sebanyak-banyaknya. Kebiasaan berpikir divergen jelas sangat bermanfaat untuk digunakan pada tahap ini. Sesi-sesi brainstorming dapat membantu kita untuk memancing keluar ide-ide, yang terdengar aneh sekalipun. Kita juga dapat memakai teknik mind mapping untuk tujuan serupa, atau menggunakan pendekatan sketchnotes. Tersedia ruang yang luas bagi kita untuk mengembangkan kreativitas dan memilih metode mana yang akan dipakai.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Umpamanya saja kita memilih brainstorming untuk menemukan solusi bagi persoalan transportasi di perkotaan. Tantangannya ialah mendapatkan solusi yang murah, cepat, mampu mengangkut banyak orang, mengurangi kemacetan, paling sedikit menimbulkan polusi. Lewat proses brainstorming, mungkin akan muncul usulan berupa mass rapid transit (MRT), bis, trem, dan cable car.

Apabila proses brainstorming ataupun mindmapping sudah berjalan, hindari untuk segera memutuskan bahwa gagasan tertentu adalah solusi yang paling tepat. Melalui brainstorming, kita dapat memahami persoalan dan tantangan yang sudah dibingkai dari berbagai perspektif. Sudut pandang yang beragam berpotensi memperkaya solusi yang hendak ditawarkan. Inilah perbedaan yang memperkaya.

Setiap kepala di dalam tim dapat melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda dan menyampaikan usulan yang berbeda pula. Memutuskan dengan segera bahwa usulan ini dapat diterima dan usulan itu ditolak bukanlah langkah bijaksana. Kumpulkan semua usulan sebagai alternatif pemecahan masalah. Bahkan, masing-masing gagasan ini dapat saling memperkaya solusi ketika kita mengetahui bahwa usulan-usulan tertentu memiliki kekurangan.

Tahap pengumpulan gagasan ini memfasilitasi transisi dari identifikasi persoalan kepada penciptaan solusi secara kolaboratif. Ini kerja tim, oleh sebab itu hindari perasaan paling mengerti dan paling tahu jalan keluar dari persoalan yang tengah dipecahkan. Diperlukan keterbukaan pikiran untuk bersedia menengok gagasan yang diutarakan anggota tim lainnya.

Ini adalah tahap untuk berpikir divergen, mengumpulkan berbagai alternatif, mengeksplorasi beragam gagasan, serta memikirkan bermacam kemungkinan. Kita belum menetapkan satu pilihan solusi. Jadi, galilah gagasan sebanyak-banyaknya di tahap ini sehingga peluang untuk menemukan solusi terbaik semakin besar. (sumber ilustrasi: clixmarketing.com) ***

Ikuti tulisan menarik dian basuki lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler