Daulat Kampung Tengah - Tumis Ikan Asin - Travel - www.indonesiana.id
x

Wulung Dian Pertiwi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Travel
  • Topik Utama
  • Daulat Kampung Tengah - Tumis Ikan Asin

    Suasana gerah karena awan tak kunjung menjadi hujan biasanya membawa kita malas menyentuh makanan berat seperti nasi. Menu ini bisa jadi penangkal.

    Dibaca : 4.206 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pernah tidak merasa sangat malas menyentuh nasi? Saat awan tebal berlama-lama menggantung tanpa jatuh menjadi hujan, atau panas dan gerah masih bergantian tanpa tentu, biasanya masa kita enggan makan nasi karena yang paling enak saat-saat begitu adalah segala bentuk minuman, makanan-makanan segar, atau yang ringan saja. Tidak boleh dibiarkan sebenarnya karena tanpa asupan makanan pokok, stamina kita bisa turun.

    Demi memaksa diri makan menghindari sakit, biasanya saya mengolah menu-menu pembangkit selera seperti tumis ikan asin. Tanpa dimasakpun, ikan asin sebenarnya sudah sangat mengundang keinginan makan, tapi dengan diolah pedas, misalnya, sesuai kegemaran saya, ikan asin bisa jadi magnet lebih kuat.

    Saya tidak terlalu menyukai rasa asin sebenarnya, sehingga biasanya saya akan merendam ikan asin dari pasar dengan air panas selama setengah jam setelah mencucinya terlebih dahulu. Baru setelahnya, ikan asin dapat dipotong kurang lebih 2 centian, dan digoreng jangan terlalu kering. Sementara, siapkan bumbu-bumbu yang dirajang, terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, sedikit tomat, dan cabe rawit. Siapkan juga seruas kecil jahe, kupas, dan memarkan.

    Langkah berikutnya adalah menumis semua rajangan bumbu, memasukkan gorengan ikan asin, dan menambahkan jahe. Masak dengan minyak sedikit dan api sedang. Saya sering menambahkan air, sedikit saja agar ikan asin tidak kering dan lebih empuk. Bolak-balik sebentar, dan matang. Tinggal sajikan. Makan yang teratur dan secukupnya ya, demi kesehatan.

    Ikuti tulisan menarik Wulung Dian Pertiwi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.