x

Iklan

dian basuki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Harbolnas Sukses, Konsumen Makin Percaya?

Keberhasilan Harbolnas semestinya jadi momen untuk mendorong aktivitas e-commerce yang berkelanjutan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 

Perayaan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) disebut-sebut sukses karena nilai penjualan produk di berbagai e-commerce dan marketplace meningkat beberapa kali lipat dibandingkan acara serupa tahun lalu. Jumlah peserta juga meningkat, dari 140 peserta tahun lalu menjadi lebih dari 200 peserta tahun ini.

Seperti dikabarkan media, beberapa pengelola e-commerce maupun marketplace menyebutkan kenaikan transaksi mencapai angka berlipat-lipat dibandingkan tahun lalu. Penjualan voucher atau kupon belanja juga meningkat tajam. Banyak pihak menikmati keberhasilan ini—pemilik toko online, pengelola marketplace, penjual barang dan jasa, serta konsumen.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meskipun marjin keuntungan per satuan produk lebih rendah, tapi karena volume penjualan tinggi, para penjual menikmati keuntungan yang niscaya lebih besar dibandingkan hari-hari biasa. Sayangnya, masih ada saja penjual yang mencemari upaya mempromosikan e-commerce ini dengan menawarkan diskon palsu: harga normal dinaikkan baru didiskon, atau harga tertera sangat tinggi untuk memberi kesan diskonnya besar sekali.

Namun, mengukur keberhasilan Harbolnas sebagai kesuksesan e-commerce dari peningkatan nilai penjualan tidaklah cukup, sebab proses belum lagi usai. Pembeli yang meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa akan menciptakan antrian dalam pengiriman dan penerimaan barang.  Dan ini memerlukan waktu beberapa hari setelah acara diskon dalam rangka Harbolnas selesai, 14 Desember lalu.

Pelanggan tengah menunggu apakah barang dikirim sesuai waktu yang dijanjikan dan dalam kondisi seperti yang dipromosikan. Tingkat keluhan (komplain) pelanggan dapat diketahui kemudian, misalnya barang diterima beberapa minggu setelah transaksi atau barang diterima dalam keadaan tidak mulus. Tingkat keluhan yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu dapat menunjukkan perbaikan dalam penanganan pengiriman barang dan terjaganya komitmen yang dipegang oleh penjual.

Kita tahu, di marketplace berlangsung pertukaran barang dan jasa dari banyak pemasok/penjual dan banyak pembeli. Apakah seluruh konsumen akan menikmati layanan terbaik dari penjual, pengelola toko online maupun pengelola marketplace? Apakah konsumen akan mendapatkan barang dan jasa yang sama baiknya? Ini dapat menjadi ukuran konsistensi e-commerce dalam menjalankan proses-proses di dalamnya maupun konsistensi dalam menjaga kualitas produk hingga sampai di tangan konsumen.

Pemilik marketplace sangat berkepentingan untuk menyampaikan permintaan berkualitas tinggi kepada pemasok serta menyampaikan pasokan berkualitas tinggi kepada pembeli. Kegagalan pengelola toko online maupun marketplace dalam berperan sebagai hub (penghubung) yang andal akan menurunkan kembali kepercayaan konsumen yang mulai tumbuh kepada e-commerce, sebagaimana ditunjukkan dalam wujud antusiasme pada program diskon Harbolnas. Menjadi penting bagi pengelola marketplace untuk memuaskan penjual dan pembeli sesuai kepentingan masing-masing.

Penting bagi para pemain e-commerce untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap ekosistem yang tengah dibangun ini. Penngelola marketplace harus memperlihatkan kemampuan dalam menawarkan transparansi, keamanan, kecepatan, dan kemudahan, penjual menjaga komitmen untuk berdagang secara jujur, dan komunitas pembeli juga berperilaku baik. Kepercayaan dan keamanan teramat penting di marketplace manapun, dan inilah sumber keunggulan dalam kompetisi.

Yang menggembirakan para pelaku e-commerce dengan acara ini adalah antusiasme konsumen sehingga mendongkrak anngka penjualan. Situasi ini dapat menjadi bekal untuk pengembangan pasar berikutnya, bagaimana mendorong pembelian berulang dapat terus berlangsung di jalur online ini. Jadi, ukuran keberhasilan Harbolnas bukan bersifat sesaat ketika diskon besar diberikan, melainkan juga pada pembelian berulang. Keberhasilan acara ini mestinya dapat jadi momentum untuk mendorong penggunaan marketplace secara lebih aktif dan berkelanjutan serta meningkatkan nilai yang diperoleh para pemainnya: para penjual, konsumen, maupun pengelola marketplace. (foto: tempo.co) ***

Ikuti tulisan menarik dian basuki lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu