x

Iklan

Muhammad Khairur Rasyid

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Lewat Mural Mahasiswa Desain Visualisasikan Indonesia

Kekayaan budaya Indonesia dipresentasikan lewat seni mural

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Ada yang hal yang berbeda di pelataran samping kampus Esa Unggul sore itu, terlihat sejumlah mahasiswa sedang berkumpul dengan peralatan kuas dan cat. berkumpulnya mereka dengan berbagai peralatan yang disiapkan tersebut ternyata untuk membuat sebuah mural yakni seni menggambar diatas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.

Media yang mereka gunakan dalam mengerjakan mural ini ialah tembok samping kampus yang memang diperuntukan oleh kampus sebagai media pembelajaran mahasiswa untuk dapat berekspresi. Jhon Indra salah satu mahasiswa yang mengikuti projek pembuatan mural ini mengatakan pengerjaan gambar mural dilakukan untuk memenuhi salah satu mata kuliah yang mengharuskan mereka untuk praktek visual dengan menggunakan beberapa media.

"Pengerjaan ini kami lakukan untuk memenuhi tugas mata kuliah di semester enam, kebetulan tugas itu kami kerjakan dengan menggunakan media dinding yang sudah disiapkan oleh kampus untuk praktik," tutur Jhon, di Esa Unggul, Senin (25/07/2017).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jhon pun mengatakan konsep yang diambil dari pengerjaan mural ini mengambil tema Budaya visual Nusantara. Dipilihnya tema tersebut dikarenakan kekayaan budaya Indonesia dari berbagaidaerah terutama dari segi seni gambar sangat beragam, hal inilah yang membuat mereka tertarik untuk menonjolkan budaya nusantara dalam seni Mural.

"Gambar yang kami kerjakaan inikan mengambil tema budaya visual nusantara, jadi corak-corak budaya yang ad di berebagai daerah provinsi Indonesia yang kita anggap menarik kita gambar dan visualkan melalui seni mural ini. Ternyata, ketika kita visualkan konsepnya menjadi sebuah gambar, penggambungan budaya dan desain itu keren sekali," ungkap Jhon.

Mahasiswa semester enam Desain Komunikasi Visual ini pun berharap agar tugas-tugas praktek seperti menggambar mural ini bisa menjadi ajang menunjukan bakat dan potensi dari para mahasiswa agar daya kreativitas mereka dapat tersalurkan dengan baik.

"Kami dari mahasiswa Desain sih, berharap agar praktik menggambar seperti ini bisa lebih ditingkatkan dan lebih banyak lagi media yang bisa disediakan. karena dalam desain itu kan semuanya berhubungan dengan seni menggambar, apapun hasil dari sebuah desain itu bermula kan dari seni seperti mural ini. Jadi antara seni menggambar dan desain itu keduanya tidak dapat dipisahkan," tutupnya.

Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul meruapakan salah satu program studi dibawah naungan Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK). Materi pembelajaran yang diajarkan pada jurusan ini ialah menyasar pada perkembangan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan desain di media grafis, media interaktif, media audio visual dan media komunikasi visual. Sehingga dapat mempengaruhi dan merubah perilaku sasaran yakni masyarakat luas sesuai dengan tujuan yang diinginkan, secara informatif, komunikatif dan persuasif melalui pemahaman yang baik mengenai seni visual.

Lewat Seni Mural, Mahasiswa Desain Esa Unggul Visualisasikan Kekayaan Budaya Indonesia

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Ada yang hal yang berbeda di pelataran samping kampus Esa Unggul sore itu, terlihat sejumlah mahasiswa sedang berkumpul dengan peralatan kuas dan cat. berkumpulnya mereka dengan berbagai peralatan yang disiapkan tersebut ternyata untuk membuat sebuah mural yakni seni menggambar diatas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.

Media yang mereka gunakan dalam mengerjakan mural ini ialah tembok samping kampus yang memang diperuntukan oleh kampus sebagai media pembelajaran mahasiswa untuk dapat berekspresi. Jhon Indra salah satu mahasiswa yang mengikuti projek pembuatan mural ini mengatakan pengerjaan gambar mural dilakukan untuk memenuhi salah satu mata kuliah yang mengharuskan mereka untuk praktek visual dengan menggunakan beberapa media.

"Pengerjaan ini kami lakukan untuk memenuhi tugas mata kuliah di semester enam, kebetulan tugas itu kami kerjakan dengan menggunakan media dinding yang sudah disiapkan oleh kampus untuk praktik," tutur Jhon, di Esa Unggul, Senin (25/07/2017).

Jhon pun mengatakan konsep yang diambil dari pengerjaan mural ini mengambil tema Budaya visual Nusantara. Dipilihnya tema tersebut dikarenakan kekayaan budaya Indonesia dari berbagaidaerah terutama dari segi seni gambar sangat beragam, hal inilah yang membuat mereka tertarik untuk menonjolkan budaya nusantara dalam seni Mural.

"Gambar yang kami kerjakaan inikan mengambil tema budaya visual nusantara, jadi corak-corak budaya yang ad di berebagai daerah provinsi Indonesia yang kita anggap menarik kita gambar dan visualkan melalui seni mural ini. Ternyata, ketika kita visualkan konsepnya menjadi sebuah gambar, penggambungan budaya dan desain itu keren sekali," ungkap Jhon.

Mahasiswa semester enam Desain Komunikasi Visual ini pun berharap agar tugas-tugas praktek seperti menggambar mural ini bisa menjadi ajang menunjukan bakat dan potensi dari para mahasiswa agar daya kreativitas mereka dapat tersalurkan dengan baik.

"Kami dari mahasiswa Desain sih, berharap agar praktik menggambar seperti ini bisa lebih ditingkatkan dan lebih banyak lagi media yang bisa disediakan. karena dalam desain itu kan semuanya berhubungan dengan seni menggambar, apapun hasil dari sebuah desain itu bermula kan dari seni seperti mural ini. Jadi antara seni menggambar dan desain itu keduanya tidak dapat dipisahkan," tutupnya.

Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul meruapakan salah satu program studi dibawah naungan Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK). Materi pembelajaran yang diajarkan pada jurusan ini ialah menyasar pada perkembangan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan desain di media grafis, media interaktif, media audio visual dan media komunikasi visual. Sehingga dapat mempengaruhi dan merubah perilaku sasaran yakni masyarakat luas sesuai dengan tujuan yang diinginkan, secara informatif, komunikatif dan persuasif melalui pemahaman yang baik mengenai seni visual.

Ikuti tulisan menarik Muhammad Khairur Rasyid lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu