Kopi asal Garut sangat diminati masyarakat Taiwan

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mr. Chachi berharap kualitas kopi ini dijaga, agar Kabupaten Garut semakin maju dan turut mendukung lancarnya Perdagangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)

Kopi asal Garut sangat diminati masyarakat Taiwan

Pengusaha Kopi terkenal ‘Mahkota Coffee’ Hari Yudinardi,mengakui sangat kewalahan dengan permintaan Kopi asal Garut yang akhir-akhir ini sangat diminati masyarakat Taiwan, terbukti dengan kedatangan seorang Pengusaha terkenal asal negara yang dikenal diseluruh Dunia dengan Teh Buih dan Teh Susu ini, Mr. Chachi  yang ingin secara langsung melihat kopi yang akan di export perusahaan Mahkota Cofee ke nagaranya, yang menurut rencana akan di-eksport pada bulan juli mendatang sekitar 20 ton.

Rabu siang(18/04/2018), para tamu dari negara Taiwan tersebut didampingi Ir.Nani Rohaeni.MP., Analis Kebijakan Setda Garut, Decky dari Bank BTPN, Syukur perwakilan dari Kemenaker, Rukmi dari Majalah CSR.id, Maharani Fara staf dari  Setneg, Adrian dari  Universitas Paramadhina, dan Peppy F dari  PT.Medco.

Hari Yuniardi bersama istri, dan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian setempat, Ir. Haeruman, MP., mengatakan, kopi yang diproduksi kini terus menerus banyak permintaan,  baik yang sudah masak maupun yang masih mentah.

Seperti kopi yang akan di export ini,  terpaksa seluruh karyawan sibuk menjemur kopi agar permintaan bisa terpenuhi, ungkapnya

Dalam kesempatan ini juga Hari mengatakan, pihaknya sudah menjalin kesepakatan (MOU) antara pihak Kelompok Tani Kasuga/ PD Mahkota Java Coffee dengan pihak buyer (Mr. Chachi), dimana eksport  akan dimulai dengan jumlah 20 ton greenbean (biji kopi mentah), Kopi Arabica, dengan spesifikasi Commercial Coffee yang standard grade-nya akan dinaikan.

Demi kualitas dan kepuasan pihak buyer, standard maksimal spesifikasi  kadar air 'commercial coffee' adalah 15 % dan 15%, untuk lainnya seperti maksimal defect (kecacatan greenbean), pihak Mahkota  akan menaikan sedikit spesifikasi kadar air menjadi maksimal 13% dan 10% defect.

Sementara itu, Mr. Chachi, selaku importir dan pengusaha perorangan yang tiba Rabu siang membenarkan tujuannya ke Kota Garut yang dikenal dengan sebutan Kota Intan, tiada lain dalam rangka hubungan bilateral perdagangan kopi, untuk di kembangkan di negaranya. Menurutnya, kopi asal Garut sangat baik dan banyak diminati diseluruh dunia. Mr. Chachi berharap kualitas kopi ini dijaga, agar Kabupaten Garut semakin maju dan turut mendukung lancarnya Perdagangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) kedepanya.

Kabupaten Garut. (19/4/2018)

IWAN SINGADINATA

Bagikan Artikel Ini
img-content
Iwan Singadinata

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua