KPR BTN Sudah Lunas, Sertifikat Rumah Belum Diberikan - Analisis - www.indonesiana.id
x

firdaus cahyadi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • KPR BTN Sudah Lunas, Sertifikat Rumah Belum Diberikan

    Naas benar nasib kakak saya. Bagaimana tidak, meskipun sudah melunasi KPR, pihak BTN belum menyerahkan sertifikat rumah

    Dibaca : 11.011 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Naas benar nasib kakak saya. Ia membeli rumah di Perumahan Mega Regency Cikarang, Jawa Barat. Beberapa tahun yang lalu, kakak saya sudah melunasi cicilan KPR di Bank BTN. Ironisnya, meskipun sudah melunasi KPR, pihak BTN belum menyerahkan sertifikat rumah atas nama kakak saya tersebut. Pihak BTN berdalih bahwa sertifikat belum dibagi oleh pihak developer perumahan.

    Alasan Bank BTN ini sangat aneh. Pihak BTN beralasan bahwa sertifikat belum diberikan karena sertifikat tersebut belum dipecah. Kalau memang sertifikat belum dipecah, mengapa pihak Bank BTN bersedia memberikan kredit KPR? Apakah pihak Bank BTN dan Pengembang Perumahan Mega Regency sedang bersekongkol mengelabuhi konsumennya? Apakah ada korupsi dalam pemberikan KPR tersebut, sehingga kredit disetujui meskipun sertifikat belum dipecah.

    Beberapa laporan sudah dibuat dalam kasus ini, namun hingga kini tidak ada tanggapan yang serius dari pihak BTN maupun pengembang perumahan Mega Regency Cikarang, Jawa Barat.

    Kinerja Bank BTN sangat mengecewakan konsumen. Begitu pula pengembang perumahan Mega Regency Cikarang. Sepertinya tidak ada niat baik dari mereka untuk menyelesaikan persoalan ini dengan baik dan lebih adil.

    Saya menduga hal ini bukan saja dialami oleh kakak saya. Beberapa orang mengaku ke saya via telp, telah mengalami nasib yang sama, setelah persoalan ini saya tulis di kolom surat pembaca sebuah media massa. Namun sayang, meskipun sudah ditulis di kolom surat pembaca segala, nampaknya pihak BTN dan pengembang perumahan Mega Regency Cikarang hingga seperti menutup mata dan telinganya. Hingga kini sertifikat rumah kakak saya belum kunjung diserahkan meskipun KPR sudah lunas.

     

    Ikuti tulisan menarik firdaus cahyadi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.