Iklan Politik dengan Elektabilitas Paslon, Berpengaruhkah ? - Analisa - www.indonesiana.id
x

intania permata

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Mei 2019

Jumat, 10 Mei 2019 06:41 WIB

Iklan Politik dengan Elektabilitas Paslon, Berpengaruhkah ?

Dibaca : 124 kali

     Dalam kontestasi politik hal yang terpenting tentu saja adanya pendukung. Pendukung memiliki peran penting akan nasib setiap kandidat dalam pemilu. Dalam membuat pilihan, pendukung dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya yaitu iklan politik.  Iklan politik merupakan bagian dari pemasaran politik. Manfaat iklan politik yaitu untuk meraih suara dan pendukung sebanyak banyaknya dengan cara mempromosikan calon politisi. Penggunaan iklan politik dianggap sebagai cara yang berkualitas untuk menjangkau masyarakat seluruh negeri. Iklan politik dapat berdampak positif dan negatif, kualitas dan kuantitas dalam menyampaikan pesan politik akan memiliki pengaruh pada opini masyarakat nantinya.

      Dalam setiap tahun pemilu, iklan politik selalu membanjiri lini media massa. Namun jika ditinjau lebih lanjut, iklan politik tidak memiliki tanggung jawab atas konten yang diberitakan. Dengan adanya iklan politik diharapkan dapat mempengaruhi persepsi pemilih untuk akhirnya memilih kandidat yang diiklankan. Iklan politik mayoritas berisi tentang berita negatif tentang lawan dan berita positif untuk kandidat yang memakai jasa iklan politik tersebut.

      Partai Politik diberikan 21 hari untuk melakukan iklan kampanye dan harus mengikuti apa saja aturan yang ada. Aturan ini sudah di atur dalam peraturan KPU Nomor 23 tahun 2018 pasal 37 tentang kampanye pemilu. Dalam masa kampanye, penggunaan  iklan politik pada  media massa adalah pilihan yang tepat. Karena pada dasarnya masyarakat selalu menggunakan media massa dalam kegiatan sosialnya.

   Politisi membutuhkan media untuk menyebarluas informasi  positif tentangnya.  Namun untuk menggunakan media sebagai sarana kampanye, politisi harus merogoh kocek yang cukup mahal. Beragam media massa yang digunakan dalam iklan politik. Seperti  televisi, radio, tv, surat kabar dan internet.  Selain itu juga ada baliho dan pamflet yang berjajar di sepanjang jalan.

    Internet juga memiliki peran dalam iklan politik.  Banyak manfaat yang diberikan dari internet untuk pengguna. Internet bila digunakan dengan baik dan benar bisa memberikan informasi apa saja yang kita perlukan ataupun bisa menjawab pertanyaan apapun yang sedang kita cari.  Dari media massa seperti itulah  kegiatan kampanye akan berjalan dengan lancar dan dipastikan efektif untuk para pembaca, dapat dipungkiri bahwa iklan politik yang ada disajikan untuk bagaimana partai politik atau kandidat politik membangun pencitraan mereka untuk menarik perhatian dan simpati masyarakat.  

   Iklan politik memiliki pengaruh terhadap elektabilitas calon politisi. Iklan politik akan membuat popularitas calon politisi naik. Jika popularitas calon politisi naik, maka elektabilitas akan naik pula. Frekuensi penayangan iklan politik akan mempengaruhi sukses tidaknya iklan politik yang dilakukan. Iklan politik sebagai alat komunikasi politik diharapkan dapat memberikan fakta yang jelas tentang ,seperti apa calon politisi tersebut dan bukan hanya sebagai ajang pencitraan oleh setiap politisi.

  • Pemilu 2019

Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.