Karya Mahasiswi Desain Produk UPH yang Tembus Pasar Internasional Hadir di Pameran INDDEX - Viral - www.indonesiana.id
x

Aurelia Natasya

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Juli 2019

Rabu, 14 Agustus 2019 13:35 WIB
  • Viral
  • Pilihan
  • Karya Mahasiswi Desain Produk UPH yang Tembus Pasar Internasional Hadir di Pameran INDDEX

    Dibaca : 862 kali

    Beberapa hasil karya mahasiswi Program Studi Desain Produk School of Design Universitas Pelita Harapan (SoD UPH) yang sudah berhasil menembus pasar internasional, hadir di pameran ajang kreativitas International Degree Design Exchange (INDDEX), yang digelar 1 Agustus 2019 lalu, di Bintaro Jaya X-change. Hasil karya para mahasiswa yang dipamerkan ini sekaligus merupakan tugas akhir mereka. Nilai bisnis karya menjadi poin terpenting dalam penilaian tugas akhir.

    Agnesia Cahaya, misalnya, mahasiswi dari UPH ini memamerkan koleksi tas perempuan yang menggunakan material ramah lingkungan dan organik. Koleksi tas karya Agnes telah menembus pasar Internasional, dan dijual di Bali hingga Amerika Serikat.

    Saat ditemui di ajang INDDEX, Agnesia mengatakan tas karyanya terbuat dari kain yang diwarnai tanaman indigo dan nila. Bahan tersebut dicampur dengan material rotan dan menjadi salah satu material kebanggaan Indonesia. Salah satu koleksinya, tas berbentuk bulat, menjadi tren sejak tahun lalu hingga saat ini.

    “Tas saya mempunyai tipe medium, microbag ukuran 15x20 cm, bucket bag, dan yang sedang trend ukuran 18x25 cm. Ini memang koleksi handbag. Tas ini menyatukan unsur etnik dan moderen,” ungkap Agnesia sambil menunjukkan salah satu karyanya.

    Berbeda dengan tas pada umumnya, koleksi tas Agnesia unik karena mengkombinasikan bahan denim dengan rotan. Bahan denim yang digunakan bukan berasal dari pabrik, melainkan dari white denim yang diwarnai tanaman indigo. Maka warna denim dapat ditentukan sesuai keinginan.

    Ajang INDDEX ini digelar oleh Universitas Pembangunan Jaya dan UPH berkolaborasi dengan Universitas Teknolgi Mara cabang Malaka Malaysia, Universitas Teknolgi Mara cabang Shah Alam Malaysia, dan Universitas Teknolgi Mara dari cabang Sri Iskandar Perak Malaysia.

    Agnesia mengakui ajang Inddex ini sangat berguna untuk menambah wawasan tentang proses belajar di perguruan tinggi Malaysia. Selain itu, ia menjadi tahu tugas akhir mahasiswa negara jiran dan dapat mempelajari produk mereka.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.