Ideologi Pancasila - Analisa - www.indonesiana.id
x

Redaksi Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 Februari 2020

Selasa, 5 November 2019 23:36 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Ideologi Pancasila

    Dibaca : 589 kali

    Ideologi ini berarti jadi semua pandangan, nilai, harapan, dan kepercayaan yang ingin direalisasikan dalam kehidupan riil. Ideologi dalam ini sangat benar-benar dibutuhkan, dikarenakan ideologi ini dipandang bisa menghidupkan kesadaran pada kemerdekaan.

    Fungsi ideologi ini sendiri untuk membuat jati diri/ciri barisan atau bangsa. Ideologi ini memiliki cenderung untuk “memisahkan” kita dari mereka. Ideologi ini berperan untuk mempersatukan “sesama” kita.

    Pengertian Ideologi Pancasila

    Pengertian Ideologi Pancasila adalah nilai-nilai mulia budaya dan religius bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara serta ideologi negara. Jadi, Ideologi pancasila ialah kelompok nilai-nilai atau etika yang berdasar sila-sila yang ada di pancasila.

    Dasar negara sendiri adalah dasar kehidupan bernegara. Dasar negara itu adalah satu dasar dalam mengendalikan penyelenggaraan negara.

    Tanpa ada dasar negara itu ini berarti negara itu tidak mempunyai dasar dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, hingga tidak mempunyai arah serta arah yang pasti, serta akan mempermudah dalam munculnya kericuhan. Dasar negara sebagai pandangan hidup bernegara meliputi harapan negara, arah negara, etika bernegara.

    Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara

    1. Menjadikan satu bangsa Indonesia, memperkokoh dan pelihara kesatuan dan persatuan.
    2. Menuntun dan arahkan bangsa Indonesia untuk sampai maksudnya.
    3. Memberi tekad untuk pelihara dan meningkatkan jati diri bangsa Indonesia
    4. Menerangi dan mengamati kondisi, dan gawat pada terdapatnya usaha untuk wujudkan harapan yang terdapat di pancasila.

    Sebagai dasar untuk kehidupan bangsa Indonesia di dalam usaha jaga kesatuan negara dan melakukan perbaikan kehidupan dari bangsa Indonesia. 

    Makna Ideologi Pancasila

    Pancasila tidak hanya berkedudukan jadi fundamen negara, berkedudukan adalah jadi Ideologi Nasional bangsa Indonesia. Hingga arti pancasila dari ketentuan itu jika nilai-nilai yang tercamtum di dalam ideologi pancasila ini jadi harapan normatif buat penyelenggaraan bernegara.

    Pancasila adalah jadi ideologi yang memiliki arti seperti berikut:

    • Nilai-nilai yang tertera di dalam Pancasila itu jadi harapan normatif penyelenggaraan bernegara.
    • Nilai-nilai yang tertera di dalam Pancasila ini adalah nilai yang disetujui dengan bersama dengan dan oleh karenanya jadi salah satunya fasilitas di dalam pemersatu (integrasi) warga Indonesia.

    3 Dimensi Ideologi Pancasila

    1. Dimensi Kenyataan, berarti nilai-nilai fundamen yang tercamtum di ideologi itu menggambarkan fakta hidup yang ada di warga yang mana ideologi itu ada untuk kali pertamanya.
    2. Dimensi Idealisme, berarti kualitas ideologi yang tertera dalam nilai fundamen itu bisa memberi keinginan pada semua barisan dan warga tentang hari esok yang lebih bagus.
    3. Dimensi Elastisitas, berarti potensi ideologi di dalam memengaruhi dan beradaptasi dengan perubahan penduduknya.

    Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Negara

    Nilai-nilai Pancasila adalah nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan. Berikut nilai fundamen dalam kehidupan kenegaraan, berkebangsaan dan kemasyarakatan.

    Nilai Pancasila termasuk nilai kerohanian yang didalamnya terselip nilai yang lain itu dengan dengan komplet serta serasi, baik nilai nilai penting, material, nilai kebenaran(fakta) , nilai etis, nilai estetis, atau nilai religius.Nilai-nilai Pancasila jadi ideologi yang berbentuk netral serta subjektif.

    Nilai Pancasila Bersifat Objektif

    Nilai-nilai Pancasila yang berbentuk netral di sini ialah : Rumusan dari sila-sila Pancasila itu mempunyai arti yang ter-dalam. Pancasila yang tersimpan di dalam Pembukaan UUD 1945 adalah jadi inti aturan negara yang fundamental. Pokok dari nilai Pancasila ini selalu ada selama hidup di dalam kehidupan bangsa Indonesia.

    Nilai Pancasila Bersifat Subjektif

    Sedang untuk nilai-nilai Pancasila yang berbentuk subjektif ini menerangkan jika kehadiran nilai-nilai Pancasila itu tergantung pada bangsa Indonesia sendiri. Bisa diterangkan seperti berikut:

    • Nilai-nilai Pancasila itu ada dari bangsa Indonesia.
    • Nilai-nilai Pancasila didalamnya terdapat nilai- nilai kerohanian.
    • Nilai-nilai Pancasila ini adalah pandangan hidup bangsa Indonesia.
    • Nilai-nilai Pancasila didalamnya adalah nilai yang digali , tumbuh dan bertumbuh dari budaya bangsa Indonesia

    Pancasila adalah jadi sumber nilai mewajibkan UUD berisi isi yang mengharuskan pemerintah, pelaksana Negara termasuk pengurus partai dan kelompok fungsional untuk jaga budi pekerti kemanusiaan yang mulia dan menggenggam harapan kepribadian rakyat yang mulia.

    Nah itu keterangan tentang Pemahaman Ideologi Pancasila, Peranan, Arti, Dimensi serta Nilainya, mudah-mudahan apa yang diuraikan di atas ini bisa berguna buat anda sekaliannya. Terima kasih


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.











    Oleh: Admin

    5 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 1.076 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).