Ayo Dukung Timnas U-19 Singkirkan Korea Utara, Jangan Salah Alamat Boikot Mereka - Analisa - www.indonesiana.id
x

Tomnas U-19 Siap catat rekor lolos Piala Asia 2020

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 9 November 2019 20:46 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Ayo Dukung Timnas U-19 Singkirkan Korea Utara, Jangan Salah Alamat Boikot Mereka

    Dibaca : 266 kali


    Timnas U-19 hasil kerja keras orangtua, SSB, dan operator kompetisi pihak swasta, bukan hasil kerja PSSI. Jadi jangan salah alamat main boikot!

    Kini Timnas U-19 sudah mengantongi dua kemenangan, memiliki 6 poin, dan selisih gol yang lebih baik di banding Timnas Korea Utara, namun bila dalam laga terakhir, Korea Utara dapat membungkam Indonesia, maka mimpi lolos ke Piala Asia U-19 2020, wajib dengan cara lain, yaitu menjadi salah satu runner up terbaik. 

    Sebab dari itu, Timnas Indonesia U-19 minimal wajib dapat mengimbangi lawan dinpartai terakhir Grup K kontra Korea Utara, Minggu (10/9/19) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). 

    Berdasarkan regulasi Piala Asia U-19 2020, ketentuan yang berhak mendapatkan tiket otomatis lolos hanyalah pemuncak klasemen saja, Sementara ada empat/lima tiket lolos tambahan lain untuk penyandang status runner-up terbaik. 

    Bila melihat sepak terjang antara Timnas Indonesia dan Korea Utara dengan tolok ukur laga kedua masing-masing tim yang sama-sama membekap lawan dengan 4 gol tanpa balas, maka siapa pemenang laga esok hari akan sangat ditentukan oleh  kesiapan intelegensi dan personaliti pemain  kedua tim. 

    Cara cerdas bermain dan mental yang kuat, akan menjadi kunci  masing-masing tim untuk memboyong kemenangan. Korea Utara yang tetap mengeluh dengan kondisi cuaca panas Jakarta, memang wajib dijadikan momentum oleh pasukan Fakhri untuk menggenjot fisik anak-anak Korea Utara sejak kick off hingga akhir laga. 

    Kecepatan dan kolektivitas Bagus dkk, akan menjadi senjata ampuh dalam meredam pasukan Korea Utara. 

    Namun, sebaliknya, SUGBK yang bisa jadi akan kembali melompong karena adanya boikot suporter terhadap Timnas Indonesia atas kekecewaan mereka kepada PSSI, juga akan membantu Korea Utara yang tidak akan merasakan atmosfir laga sedang berada di SUGBK.
     
    Secara matematis, Timnas Indonesia U-19 yang sudah menempati puncak klasemen jelas punya modal lebih baik ketimbang Korea Utara.

    Akan tetapi, untuk memastikan jatah tiket lolos, mereka cukup bermain imbang dan  tetap waspada karena Korea Utara dipastikan akan bermain ofensif demi mendulang kemenangan. 

    Hanya kemenanganlah yang dapat meloloskan Korea Utara secara otomatis. Melihat komposisi tim yang akan lolos,   Korea Utara kini berada di urutan kelima penyandang status runner-up terbaik. 

    Sejatinya,  situasi ini belum aman, karena mereka masih bergantung hasil laga Uzbekistan (Grup F) yang notabene tuan rumah Piala AFC U-19 2020.

    Bila Uzbekistan mampu menjuarai Grup F, posisi Korea Utara di peringkat kelima runner-up terbaik sudah aman, namun  jika Uzbekistan gagal meraihnya, tiket lolos dengan jalur runner-up terbaik hanya diberikan kepada empat tim saja. 

    Artinya Korea Utara bisa-bisa tidak kebagian jatah lolos bila bermain imbang apalagi kalah dari Indonesia. 

    Di luar persoalan laga, Fakhri Husaini dan pasukannya diharapkan jangan berkecil hati, bila esok suporter masih enggan hadir ke SUGBK.

    Tidak ada hubungan suporter yang memboikot PSSI dan pertandingan Timnas U-19. 

    Meski stadion kosong, yakinlah bahwa hati dan pikiran publik sepak bola nasional tetap bersama kalian. 

    Melalui artikel ini, saya pribadi menghimbau kepada seluruh suporter Indonesia yang masih memboikot Timnas karena kekecewaan kepada PSSI. 

    Bila yang Anda-Anda boikot adalah Timnas kelompok umur, maka Anda salah alamat.

    Timnas kelompok umur lahir dari kawah candradimukanya pembinaan sepak bola akar rumput yang hujan dan panas terus menggelora tanpa henti dilakukan oleh para pembina Sekolah Sepak Bola/Akademi Sepak Bola bersama para orangtua yang membiayai dan pihak operator swasta yang memutar kompetisi untuk mereka.

    Bukan pekerjaan PSSI. Jadi boikotlah Timnas Senior. Bukan Timnas kelompok umur.

    Ayo merahkan SUGBK, dukung dan iringi Timnas U-19 lolos Piala Asia U-19 2020. Aamiin. Jangan salah alamat boikot Bro!

    Jadilah pahlawan muda melalui sepak bola tepat di Hari Pahlwan 10 November 2019.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.