Ustad Somad Larang Ucapan Natal, Gus Muwafid Bolehkan: Gerakan Anti Pohon Natal, Itu Gila - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Gus Muwafid

Andi Pujipurnomo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Oktober 2019

Kamis, 19 Desember 2019 19:12 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Ustad Somad Larang Ucapan Natal, Gus Muwafid Bolehkan: Gerakan Anti Pohon Natal, Itu Gila

    Ustad Abdul Somad, misalnya, jelas tidak membolehkan ucapan Selamat Hari Natal. Adapun kiai seperti Ahmad Muwafid alias Gus Muwafid termasuk yang memperbolehkan. Begitu pula mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif.

    Dibaca : 30.060 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Menjelang  perayaan Hari Natal selalu muncul pertanyaan yang sama di kalangan muslim: bolehkah  kita mengucapkan Selamat Hari Natal.  Nah ustad, ulama, dan kiai, selalu mempunyai pandangan yang berbeda-beda.   

    Ustad Abdul Somad, misalnya,  jelas  tidak membolehkan ucapan Selamat Hari Natal. Adapun  kiai seperti Ahmad Muwafid alias Gus Muwafid termasuk yang memperbolehkan. Begitu pula mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif.  Berikut ini petikan pendapat mereka selama ini:

    Abdul Somad:


    Pandangan Ustad Abdul Somad bisa dilihat antara lain pada ceramah di Jagakarsa, 22 Desember 2017:

    “......Maafkan aku  Saudaraku Nasrani,  aku tidak bisa mengucapkan Selamat Natal. Karena orang yang mengucapkan Selamat Natal,  maka dia sudah mengakui tiga.  Yang pertama mengakui bahwa Isa anak Tuhan. Kedua mengakui bahwa Isa lahir pada 25 Desember.. Ketiga, mengakui bahwa Isa mati dipalang salib.  Ketiga-ketiga ini dibantah oleh Al Quran. ..”

    Gus Muwafid:
    Kiai yang satu ini memilik pandangan yang didasarkan atas toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal ini terlihat dalam isi ceramahnya  dalam pengajian yang diadakan oleh NUonline pada Februari 2019:

    “...Kalau nggak negerti  sejarah bangsa ini akan kaget, kalau lihat Banser  menjaga gereja.  Padahal saling menjaga agama itu … ..Banser menjaga gereja itu warisan asli bangsa Indonesia.  Nah sekarang sudah banyak yang  ikut.  Jadi tidak ada perdebatan lagi.

    Tinggal sekarang ucapan Selamat Natal …  Lah.. nanti kalau Pak Prabowo (saat itu ia masih calon presiden)  ucapkan  Selamat Natal ya nggak ribut lagi.  Pak Jokowi  (ucapkan ) Selamat Natal, Pak SBY ucapkan selamat Natal, Gus Dur ucapkan selamat Natal…. Pak Syafii Maarif ucapkan Selamat Natal. Ya sudah selesai.

    Selanjutnya:  gerakan anti pohon Natal...

    Ikuti tulisan menarik Andi Pujipurnomo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.