Ini Prediksi 5 Negara dengan Ekonomi Terbesar Tahun 2024, Indonesia No 5 - Pilihan - www.indonesiana.id
x

uang koin

si gedoy

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 Juli 2020

Jumat, 24 Juli 2020 10:04 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Ini Prediksi 5 Negara dengan Ekonomi Terbesar Tahun 2024, Indonesia No 5

    Dibaca : 2.174 kali

    Negara-negara di Asia diprediksi akan mengisi daftar 5 negara dengan kekuatan ekonomi dunia terbesar di tahun 2024. Ini merupakan prediksi Bank Dunia dan dana moneter internasional (IMF). Sebanyak 4 negara Asia bakal menggeser Eropa ke peringkat yang lebih rendah berkat produk domestik bruto (PDB) yang lebih tinggi dalam 4 tahun mendatang.

    Dalam hal ini China akan menduduki posisi teratas dengan negara ekonomi terbesar dunia dan menggeser Amerika Serikat (AS) yang telah menjadi nomor 1 sejak lama. Hal ini lantaran Tiongkok telah masuk kedalam pertumbuhan pasar global sepanjang abad 21. "Negara China pun diprediksi mampu menangani populasi menua sehingga bakal mengurangi konsumsi," kata Worlf Economic Forum, dalam laman resminya.

    Sementara itu posisi kedua akan diduduki Amerika Serikat, Lalu india di urutan ketiga. Jepang dengan ekonomi mapannya menyusul di peringkat keempat dan indonesia diprediksi menduduki peringkat ke 5. Sebelumnya posisis tersebut dikuasai Inggris (Britania Raya) pada 2008 silam.

    Populasi kelas menengah yang terus bertambah menjadi alasan mengapa Bank Dunia dan IMF meramal Indonesia bisa jadi salah satu negara dengan PDB tertinggi. "Jumlah angkatan kerja di Indonesia bersama dengan Filipina dan Malaysia diperkirakan naik tajam beberapa tahun mendatang. Hal tersebut berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan rata-rata negara," tulis WEF. Dari prediksi WEF, negara dengan populasi terbesar ke depannya akan banyak melahirkan perusahaan multinasional. Namun, lembaga tersebut juga punya catatan tersendiri.

    Data laporan organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO), sejumlah masalah juga akan timbul pada negara-negara mapan tersebut di 2024. "Pertumbuhan cepat di Asia akan mendatangkan masalah-masalah baru seperti kesenjangan percepatan pertumbuhan antara kawasan perkotaan dan perdesaan, degradasi lingkungan serta tantangan baru untuk pemerintah dan institusi," tutur World Economic Forum.

    Dalam kesempatan itu juga IMF atau International Monetary Fund memperkirakan Covid-19 akan lebih besar dan berdurasi lebih lama dibandingkan prediksi sebelumnya. Sehingga menyebabkan pertumbuhan perekonomian dunia terkontraksi pada tahun 2020. "IMF menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 diprakirakan berskala lebih besar dan berdurasi lebih lama dari prakiraan," kata Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia, Onny Widjanarko dalam siaran persnya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.