Mengapa Sulit Menurunkan Presentase Plagiarism di Turnitin? - Analisis - www.indonesiana.id
x

Anas Muzaki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Juli 2020

Senin, 7 Desember 2020 05:50 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Mengapa Sulit Menurunkan Presentase Plagiarism di Turnitin?

    Pada artikel kali ini saya akan membahas mengapa sulit sekali menurunkan presentase plagiarism di program cek plagiasi sakti yang bernama Turnitin.

    Dibaca : 7.670 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pernahkah Anda merasa kesusahan saat membuat karya tulis akibat selalu terdeteksi plagiat oleh program bernama Turnitin? Lalu, ketika Anda mencoba menurunkan tingkat plagiarism selalu saja tingkat plagiarism-nya susah turun. Kira-kira apa yang menyebabkan presentase plagiarism di aplikasi Turnitin ini susah diakali, yah?

     

    Nah, kali ini saya akan membahas kenapa presentase plagiarism di Turnitin ini susah turun meski kita sudah tidak copy paste sekalipun.

     

    Alasan Mengapa Sulit Menurunkan Presentase Plagiarism di Program Turnitin

    Bagi yang belum tau apa itu Turnitin, singkatnya Turnitin adalah program yang berfungsi untuk mengecek plagiarisme suatu dokumen karya tulis.

     

    Bagaimana cara Turnitin ini mengecek plagiarisme suatu karya tulis? 

     

    Nah, jawaban dari pertanyaan di atas akan sekaligus menjawab mengapa susah sekali untuk menurunkan tingkat plagiarism di aplikasi Turnitin ini.

     

    Singkatnya Turnitin ini mengecek kemiripan atau plagiarisme suatu dokumen karya tulis dengan cara membandingkannya dengan artikel, jurnal, buku, publikasi ilmiah, dan banyak referensi lain yang bersumber dari internet dan database lokal dari masing-masing kampus.

     

    Proses membandingkan karya tulis ini juga tak hanya dilakukan kalimat per kalimat tetapi kata per kata sehingga plagiarisme akan sangat mudah terdeteksi. Ditambah dengan algoritma program Turnitin yang selalu diupdate dan disempurnakan membuat program ini terasa sangat sakti dalam mendeteksi plagiarisme.

     

    Oleh karena itu, program ini sulit untuk diakali apabila Anda tidak menguasai teknik kopas tingkat tinggi. Seringkali meski sudah ditulis ulang dengan kata atau kalimat yang berbeda, tingkat plagiarism hanya turun sedikit atau bahkan tidak turun.

     

    Meskipun punya algoritma dan proses membandingkan karya tulis yang begitu sakti dan menakutkan bagi para copaser, tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengakali program Turnitin ini yaitu:

    1. Tidak melakukan copy paste alias kopas. Kenapa begitu? Ya karena jelas bakal terdeteksi plagiat, yang sudah ditulis ulang dengan kata dan bahkan kalimat berbeda saja masih bisa terdeteksi apalagi yang cuma modal copy paste.
    2. Mengurangi penggunaan sumber bahan pustaka legal. Contoh sumber bahan pustaka legal atau resmi adalah seperti undang-undang, peraturan daerah, peraturan pemerintah, dan surat edaran. Mengapa begitu? Ya pastinya karena bahan pustaka seperti undang-undang harus dikutip sama persis dan tidak boleh diubah-ubah.
    3. Mencantumkan daftar pustaka dengan benar. Mencantumkan daftar pustaka bisa menurunkan presentase plagiarism di program Turnitin, tapi penulisan daftar pustaka harus dilakukan dengan benar agar daftar pustaka bisa terdeteksi dengan baik oleh program Turnitin.
    4. Menggunakan teknik parafrase. Teknik parafrase ini merupakan teknik kopas tingkat tinggi yang sangat ampuh untuk menurunkan tingkat plagiarism di Turnitin. Bagi yang belum tahu apa itu parafrase, singkatnya parafrase adalah mengungkapkan ide, gagasan, pendapat, atau opini orang lain dengan kata-kata dan cara yang berbeda namun tanpa mengubah maknanya. Parafrase bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti meringkas, menyampaikan ulang dengan bentuk yang berbeda, atau menyampaikan ulang dengan lebih lengkap dan detail.

     

    Meski parafrase merupakan teknik kopas yang legal dan aman dari terdeteksi plagit, namun cara ini bukanlah hal yang mudah digunakan dan umumnya orang-orang akan kesusahan, mengapa begitu? 

     

    Biasanya orang tidak bisa melakukan parafrase karena tidak memahami betul apa yang ingin dia kopas, dan apabila paham maka biasanya orang akan kesusahan karena tidak memiliki skill menulis yang bagus atau karena memang jarang menulis.

     

    Orang-orang yang kesusahan dalam melakukan parafrase ini biasanya akan berakhir memberikan karya tulisnya ke tangan jasa cek turnitin dan parafrase murah yang dimiliki para mastah-mastah yang jago dalam hal parafrase seperti pemilik website BachtiarMath yang juga membuka jasa parafrase.

     

    Penutup

    Demikian pembahasan singkat saya mengenai alasan susahnya menurunkan presentase plagiat di program Turnitin. Dengan artikel ini semoga Anda sedikir memahami mengapa program Turnitin ini susah diakali dan yang bisa mengakalinya hanya skill menulis dan parafrase Anda, oleh karena itu tingkatkan terus skill menulis Anda agar bisa mengakali program Turnitin ini.

     

    Sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

    Ikuti tulisan menarik Anas Muzaki lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.