Pesona Kinerja dan Return Reksa Dana Pasar Uang di Masa Pandemi Covid-19 - Analisa - www.indonesiana.id
x

Reksa dana (Foto: Bisnis Temo)

Dhea

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 26 Januari 2021 15:16 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Pesona Kinerja dan Return Reksa Dana Pasar Uang di Masa Pandemi Covid-19

    Investasi menjadi pilihan sebagian orang yang memiliki dana lebih alias dana nganggur. Motif dasar investasi untuk dana nganggur ini adalah mengembangkannya atau meningkatkan nilai aset. Salah satu jenis investasi yang tergolong modal dan resiko kecil tapi hasil bagus adalah investasi reksa dana karena memberikan return lebih menarik dibanding bunga deposito. Tapi tunggu tidak semua jenis reksa dana bisa dipilih begitu saja. Lalu bagaimana?

    Dibaca : 560 kali

    Investasi menjadi pilihan bagi sebagian orang yang memiliki dana lebih alias dana nganggur. Motif dasar investasi untuk dana yang masih nganggur ini adalah mengembangkannya atau meningkatkan nilai aset daripada duitnya hanya dianggurkan begitu saja.

    Ada banyak alternatif investasi yang bisa dipilih. Salah satu jenis investasi yang tergolong modal kecil tapi hasil bagus dengan risiko yang kecil adalah investasi reksa dana.

    Investasi reksa dana memberikan imbal hasil (return) yang menarik karena lebih gede dibanding bunga deposito. Maklum saja, kebanyakan orang yang memiliki uang nganggur biasanya juga mengenal pilihan investasi deposito ini.

    Nah, kendati reksa dana cukup memikat untuk investasi, pada dasarnya tidak semua jenis reksa dana bisa dipilih begitu saja. Untuk masa saat ini, dimana pasar dan kondisi ekonomi sangat terdampak virus Corona, tentu tidak semua jenis reksa dana mulai reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham bisa dipilih begitu saja.

    Pandemi Covid-19 jelas-jelas secara langsung memengaruhi kinerja reksa dana sehingga return yang diberikan menjadi tidak maksimal. Namun menariknya, di masa pandemi Covid-19 saat ini reksa dana pasar uang memiliki data tariknya sendiri. Apalagi, investasi reksa dana pasar uang saat ini sudah sangat mudah secara online berbasis aplikasi semisal melalui IPOTFund milik Indo Premier Sekuritas.

    Pada saat ini reksa dana pasar uang banyak dipilih investor untuk mengamankan dana lebih yang dimiliki dengan sejumlah pertimbangan, seperti lebih aman dibanding jenis reksa dana lainnya yang cenderung fluktuatif, terpengaruh pasar dan fluktuasi saham dan likuid manakala ingin dicairkan sehingga cocok untuk digunakan sebagai alternatif penyimpanan dana darurat.

    Lebih dari sekadar aman dan likuid, reksa dana pasar uang memperlihatkan kinerja yang lebih baik dibanding jenis reksa dana lainnya saat pandemi Covid-19.

    Reksa dana pasar uang memiliki tingkat risiko yang lebih minim dibandingkan reksa dana lainnya. MI mengelola dana pada instrumen pasar uang, seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau Obligasi dengan masa batas waktu tidak lebih dari satu tahun.

    Karena alokasi utamanya ada pada aset keuangan yang memiliki risiko dan volatilitas rendah makanya pertumbuhan investasi reksa dana pasar uang hampir selalu positif dalam jangka pendek.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.