Esemka Ikut Masuk dalam Perlombaan Memproduksi Mobil Listrik - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Mobil Esemka prototipe di pabrik perakitan Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu 7 September 2019.

tuluswijanarko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 3 Februari 2021 07:32 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Esemka Ikut Masuk dalam Perlombaan Memproduksi Mobil Listrik

    Mobil listrik dengan nol emisi tampaknya akan menjadi keniscayaan sejarah, alias tak dapat dibendung. Tak heran semua produsen mobil di seluruh dunia mulai melirik kesempatan memproduksi mobil bertenaga strum ini. Tak ketinggalan merek lokal Indonesia, yakni Esemka. Produsen mobil yang pabriknya di Boyolali ini juga akan memproduksi mobil listrik. Seberapa siap mereka, sementara produsen lain ibaratnya sudah ngebut. Ngeeeng!

    Dibaca : 841 kali

    Mobil listrik dengan nol emisi tampaknya akan menjadi keniscayaan sejarah, alias tak dapat dibendung. Tak heran semua produsen mobul di seluruh dunia mulai melirik kesempatan ini untuk memproduksi mobil listrik. Tak ketinggalan merek lokal Indonesia, yakni Esemka. 

    “Kami pasti akan masuk ke segmen mobil listrik karena potensinya sangat besar,” kata Sabar Boedhi, Pejabat Hubungan Masyarakat PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka), kepada Tempo, Selasa, 2 Februari 2021. 

    Dia mengatakan saat ini tim riset dan pengembangan Esemka tengah merancang prototipe mobil listrik itu di Boyolali. Nantinya Esemka listrik akan dibangun berbasis Esemka Bima. “Segmennya bisa mobil listrik untuk penumpang maupun kendaraan komersial ringan,” ujar Sabar. “Terbuka juga kemungkinan untuk mengarah ke sana (double cab listrik). Prototipenya sudah ada.”

    Sabar meyakini industri otomotif secara perlahan akan mengarah ke kendaraan listrik. Apalagi Indonesia akan menjadi negara produsen baterai kendaraan listrik di masa depan.

    Sabar benar bahwa Indonesia bakal menjadi produsen baterai kendaraan listrik. Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Agus Tjahajana Wirakusumah menyampaikan produksi baterai lkistrik itu akan dikerjakan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN bekerja sama dengan investor asing. Salah satunya, Tesla.

    Tesla adalah salah satu produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat. Saat ini, kata Agus, sedang ada negoisasi antara pemerintah dengan Tesla. Dia mengatakan Tesla adalah pendatang baru dalam proses penyiapan produksi baterai listrik di Tanah Air. 

    "Kami sudah maju jauh 5 sampai 6 bulan di depan, Tesla baru belakangan masuk. Sehingga kami sedang mempelajari mereka mau masuknya ke mana," ujarnya Agus yang juga Komisaris Utama Mining Industry Indonesia(Mind ID) dalam diskusi yang digelar Kementerian BUMN, Selasa, 2 Februari 2021.

    Perlombaan memproduksi mobil listrik di dunia sudah dimulai sejak beberapa tahun terakhir. Tesla adalah salah satu pelopor karena sejak awal memang khusus memproduksi mobil strum ini. 

    Produsen otomotif lain tak ketinggalan, salah satunya adalah Lexus. Produsen mobil mewah ini baru saja merilis foto teaser dari sebuah konsep mobil listrik yang akan diluncurkan musim semi ini atau sekitar Maret 2021. Perusahaan itu masih merahasiakan detail dari spesifikasinya.

    “Konsep ini menggambarkan niat kami untuk masa depan. Dan akan menandai awal dari generasi Lexus berikutnya,” ujar kata Presiden Lexus International / Chief Branding Officer Koji Sato dalam keterangan resmi, 1 Februari 2021, seperti ditulis Tempo.co

    Sebelumnya, Lexus sudah memasarkan UX 300e. Model ini juga telah masuk pasar Indonesia sejak akhir tahun lalu dengan harga Rp 1,245 miliar. Anda berminat beli?

    Masih darfi Amerika Serikat, produsen mobil General Motors mengumumkan bahwa mereka memutuskan akan sepenuhnya beralih ke produksi mobil listrik pada 2035. Jadi semua jenis mobil bikinan mereka, termasuk truk dan SUV, juga akan diproduksi versi tenaga listriknya.

    Seperti dilansir CNBC pada Kamis lalu, 28 Januari 2021, target beralih ke mobil listrik bagian dari rencana yang lebih luas untuk menjadi netral karbon pada 2040. Mereka akan menggunakan 100 persen energi terbarukan untuk menggerakkan fasilitas produksi di AS pada 2030 dan secara global pada 20

    Di Asia, Toyota adalah salah satu pelopor dalam perlombaan produksi mobil listrik. Sebagai induk dari Lexus, mereka sudah mempelopori mobil listrik dengan meluncurkan Toyota Prius Hybrid pada tahun 1997. Terkait itu, kabarnya Toyota dan Lexus akan akan memperkenalkan tiga model mobil nol emisi pada tahun ini. Rencana itu juga merupakan jawaban atas semakin ketatnya standar emisi di dunia.

    Selain Toyoya, produsen otomotif dari Korea Selatan, Hyundai, juga gencar mengembangkan mobil listrik.  Mereka sudah membangun pabrik di Indonesia.

    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebutkan investasi mobil listrik Hyundai di Indonesia merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In di Busan pada November 2019 lalu.

    "Sekarang untuk Hyundai pabrik mobilnya sudah jadi, 2021 sudah produksi, jadi itu yang kami teken di 2019 bulan November di Busan disaksikan Bapak Presiden, Bapak Jokowi," kata Bahlil dalam teleconference, Rabu, 30/12/2020, seperti ditulis detik.com. Selain mobil listrik, Hyundai juga masih akan memproduksi mobil dengan BBM. "Ada dua ya, tapi 2021 kita sudah mobil listrik, bulan November itu sudah go.

    Tampaknya bakal seru balapan memproduksi mobil tenaga setrum ini. Ada yang yang sudah ngebut sejak lama, ada juga yang masih ancang-ancang jauh dari garis start. Tapi tak apa, semua demi lingkungan yang bersih dari asap karbon. Ngeeenggg!

    CNBC | THE NEW YORK TIMES

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.