Tetap Produktif Meski di Rumah Saja - Analisa - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi bekerja dari rumah. (Pixabay/Free-Photo)

Nafisah Qurrota Ayun 2001110544

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Februari 2021

Kamis, 25 Februari 2021 08:05 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Tetap Produktif Meski di Rumah Saja


    Dibaca : 357 kali

    Seperti kita ketahui bersama, kita sekarang berada di era pandemi korona (covid-19). Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia. 

    Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China. seseorang bisa tertular covid-19 dari orang lain yang terjangkit virus. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan kecil di hidung atau mulut. Ketika penderita covid-19 batuk atau mengeluarkan napas, tetesan tersebut akan menyebar. Tetesan air ini jatuh pada benda dan permukaan di sekitar manusia. Orang yang menyentuh benda atau permukaan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulutnya, dapat tertular covid-19 jika terhirup tetesan air dari orang yang batuk atau mengeluarkan covid-19, mereka juga bisa tertular covid-19. Inilah mengapa penting untuk menjaga jarak lebih dari 1,8 meter antar individu.

    Selama pandemi ini, kita didorong untuk beristirahat dan melakukan aktivitas di rumah atau biasa disebut lock down. Kegiatan belajar,dan bekerja dilaksanakan di rumah. Saat di rumah, terkadang kita merasa bosan atau tidak tahu harus melakukan apa, sehingga yang dilakukan hanya bermalas malasan. Itu dikarenakan kita membutuhkan hiburan, seperti jalan-jalan atau berolahraga di gym. Tapi tidak bisa dilakukan karena batasan sosial. Banyak aktivitas yang dapat kita lakukan. Oleh karena itu saya ingin merekomendasikan kegiatan apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk menjaga produktivitas.

    1. Menulis
    Dengan menulis, kita melatih otak agar lebih sistematis. Dengan menulis, kita juga menjadi lebih kreatif dalam mengolah imajinasi dan menyusunnya dalam sebuah kata. Sebuah psikologis mengatakan bahwa seseorang yang rajin menulis dan tidak rajin menulis saat menulis berbeda. Masa pandemi ini waktu yang tepat untuk mulai menulis, baik menulis cerpen, jurnal harian, novel, atau sekedar menulis diary.

    2. Membaca
    Dengan membaca kita sudah melatih dan mengasah kemampuan otak dalam memproses informasi. Selain itu ilmu atau wawasan seseorang bertambah. Para ahli mengungkapkan jika membaca bisa merangsang segala saraf otak untuk bekerja lebih baik dan mengesankan. Selain itu, membaca juga melatih kita untuklebih konsentrasi dan dan lancer berkomunikasi. Mari mulai rajin membaca buku karena manfaat dari membaca buku yang sangat banyak.

    3. Olahraga Dasar. .
    Banyak olahraga yang dapat kita laksanakan di rumah. Salah satunya adalah senam, yoga, dan pilates. Pilates adalah salah satu bentuk latihan yang mengutamakan kekuatan dan kelenturan tubuh. Melalui latihan ini, tulang belakang dan sendi menjadi lebih fleksibel. Selain itu, otot bahu, punggung bawah, dan perut juga menjadi lebih kuat. Atau bagi yang suka berlari maka bisa jogging. Jogging sering didefinisikan banyak orang sebagai olahraga lari dengan kecepatan yang sedang atau lambat. Olahraga ini cukup digandrungi oleh banyak orang, karena selain manfaatnya, olahraga ini juga tergolong ringan dan bisa dilakukan setiap hari. Tetapi, saat jogging harus tetap memakai masker atau melepasnya sesekali agar tidak sesak. Dan juga harus menerapkan protokol kesehatan. Dengan rajin berolahraga, kita bisa tetap sehat, terutama saat masa pandemi ini, sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Olah raga tidak memakan waktu lama, walaupun waktunya hanya sebentar, kita juga bisa memilih waktu senggang untuk olah raga.

    4. Bercocok Tanam
    Dengan menanam pohon atau bunga di sekitar pekarangan dapat menghias pekarangan atau teras menjadi lebih sejuk dan sedap dipandang. Tidak perlu tumbuhan yang besar. Tumbuhan kecil dapat di tanam melalui media pot, dengan ukurannya yang kecil, tidak terlalu memakan tempat. Contoh dari bercocok tanam media pot yaitu kaktus mini dan sebagainya.

    5. Memasak.
    Banyak resep mudah yang bisa dicoba di rumah. Memasak membawa dua aspek kesehatan mental: aktivitas memasak itu sendiri dan hasil memasak. Seorang psikolog mengatakan bahwa dalam proses memasak, seseorang harus melalui proses untuk menghasilkan makanan yang enak. Memakan hasil masakan sendiri bisa meningkatkan kembali mood seseorang. Dengan memasak sendiri, maka kualitas makanan akan lebih terjamin. Hasil dari masakan tersebut bisa dijual dan menguntungkan pemasaknya. Apalagi masa pandemi sekarang, orang menjadi malas pergi keluar untuk membeli makanan, dan memilih untuk membeli makanan secara online.

    6. Membereskan rumah.
    Masa pandemi ini menyebabkan kita harus tetap dirumah. Berada di rumah mendorong seseorang untuk lebih rajin membersihkan kamar untuk mengisi waktu luangnya. Pembersihan yang awalnya dilakukan oleh orang lain, karena waktu yang sering kita habiskan di luar rumah kini bisa dilakukan sendiri. Mulailah dengan merapikan lemari, merapikan kamar tidur, membersihkan debu di dalam rumah, atau sekedar membersihkan dan mengelap rumah. Dengan membersihkan rumah, tubuh kita menjadi bergerak lebih banyak dan tubuh lebih banyak mengeluarkan keringat. Selain rumah menjadi rapid an bersih, tubuh juga menjadi sehat.

    7. Mengatur kembali ruangan atau kamar
    Karena kesibukan selama ini, kadang tidak sempat untuk mengatur kembali ruangan. Selagi di rumah aja, dan ada banyak hal yang perlu diatur ulang oleh kamu. Misalnya mengatur ruang tamu, dapur atau kamar tidurmu. Mengatur ulang ruangan sangat mempengaruhi perasaanmu sebelum dan sesudahnya. Rasa bosanmu di rumah bisa jadi karena melihat tata pengaturan yang itu itu saja. Coba atur ulang ruanganmu atau beri dekorasi yang berbeda dari sebelumnya. Kamu bisa membeli dekorasi atau perabotan kamar baru melalui ecommerce atau platform online agar tidak perlu keluar rumah. Selain itu membeli dekorasi secara online juga memiliki kelebihan lain yaitu barang yang ditawarkansangat bervariasi. Selain mengisi waktu, kegiatan mendekorasi ulang ruangan juga mengasah kreatifitas.

    8. Membuka usaha rumahan
    Contohnya seperti membuat olshop pakaian thrift, menjualkan makanan yang kamu buat sendiri, atau menjual masker kain. Apalagi di masa pandemi ini setiap orang membutuhkan masker. Kamu bisa mencari supplier masker dan menjual masker masker beraneka warna. Atau membuka usaha jualan Thrift, pakaian pakaian lama yang masih terlihat bagus bisa dijual. Kamu bisa mempromosikannya melakui media sosial seperti instagram, tiktok atau platform jualan shopee. Dengan membuka usaha, dapat mengisi waktu luang, juga menambah uang jajan. Namun, sebelum memulai membuka usaha, sebaiknya susun rencana terlebih dahulu.

    9. Kreasi Tie Dye
    Salah satu kegiatan yang sering dilakukan untuk mengisi waktu luang adalah membuat kreasi ikat- warna atau di sebut tie dye. Kegiatan ini sangat populer karena cara pembuatannya yang mudah dan harga bahannya yang murah. Hanya tinggal menyiapkan kain/ baju berwarna putih atau masker berwarna putih, lalu pewarna pakaian serta air hangat dan garam. Untuk cara pembuatannya sangat mudah, sangat banyak video tutorial cara membuat tie dye dengan beragam pola, melalui berbagai aplikasi media sosial seperti instagram, youtube, dan tiktok. Selain itu hasil dari kreasi tie dye yang sangat unik dan cantik menjadi alasan mengapa kegiatan ini menjadi populer. Hasil dari tie dye ini juga bisa di jual dan akan menghasilkan nilai jual yang lumayan tinggi.

    10. Mencoba hal baru
    Dimasa pandemi ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mencoba dan mengeksplorasi hal baru. Selain menambah wawasan, belajar hal baru bisa menambah hobi dan minat bakat seseorang. Belajar hal baru tidak perlu melaui kursus atau baca buku dengan topik serius atau berat. Bisa saja dengan ikut webinar, bergabung dengan komunitas, atau sekedar searching google mengenai topik yang kamu sukai. Misalnya, mengikuti kegiatan webinar mengenai investasi dan saham, atau mencari artikel berita mengenai astronomi, bergabung dan diskusi online mengenai geografi dengan anggota komunitas. Selain menambah wawasanmu mengenai topik tersebut, kamu juga menambah relasi pertemanan.

    11. Mengerjakan tugas tepat waktu
    Selama pandemi ini kita di anjurkan untuk bekerja dan belajar dilaksanakan di rumah atau biasa disebut online atau via daring. Namun, jika berada di rumah rasanya sangat malas dalam mengerjakan tugas. Baik tugas dari kantor maupun tugas yang diberikan guru atau dosen. Akan tetapi, tugas tugas itu tetap harus diselesaikan. Oleh karena itu, saat menerima tugas, maka lebih baik langsung dikerjakan, dan tidak ditunda. Jika ditunda maka keinginan kita untuk bermalas malasan semakin tinggi. Lebih baik kerjakan saat itu juga sebelum tugas lain bertambah dan menumpuk. Jika sudah menumpuk dan dekat dengan deadline maka seseorang akan mudah stress dan kalang-kabut. Dalam diri individu harus menanamkan sikap disiplin dan mengerjakan tugas tepat waktu adalah sesuatu yang harus dilakukan.

    12. Dan melakukan aktivitas yang kita sukai
    Banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Setiap orang pastinya mempunyai kegiatan favoritnya. Seperti menonton film atau drama, menggambar sebuah kartun atau pemandangan, mendengarkan musik, mendengarkan podcast, atau menghias kuku. Menghias kuku adalah salah satu contoh aktivitas yang biasa dilakukan wanita mengisi waktu luang. Dengan menghias kuku, perasaan seseorang menjadi lebih baik dan kuku menjadi lebih indah. Aktivitas lainnya seperti mendengarkan musik dapat mengembalikan mood, dan juga, bisa menjadi ungkapan terhadap rasa atau perasaan yang sedang dialami. Dengan melakukan aktivitas yang kita sukai juga dapat lebih mengenal diri kita sendiri. Selain itu, dapat mengurangi kejenuhan kita dan menjadi penghilang stress selama di rumah saja. Meski melaksanakan aktivitas yang kita sukai, harus tetap istirahat cukup.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.