Peranan Olahraga dalam Memasyarakatkan Pariwisata - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Suasana saat start.

Raiders Marpaung

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 20 Juni 2020

Kamis, 25 Maret 2021 13:34 WIB

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Peranan Olahraga dalam Memasyarakatkan Pariwisata

    Salah satu kegiatan olahraga yang masih menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat Indonesia adalah olahraga lari. Olahraga lari memiliki banyak peminat karena selain mudah dan gratis, olahraga ini juga diyakini mampu menghancurkan lemak dalam tubuh dengan cepat. Itu sebabnya sampai saat ini (sebelum pandemic covid-19) banyak acara perlombaan lari yang diselenggarakan di berbagai penjuru wilayah Indonesia dan luar negeri selalu ramai diikuti peserta.

    Dibaca : 1.747 kali

    Semangat membangun jiwa dan raga melalui gerakan olahraga semakin tumbuh dan berkembang dengan pesat. Hal ini sudah dibina sejak masa orde baru, dimana Presiden RI selaku mandataris MPR-RI dalam amanat Pembukaan Musyawarah Olahraga Nasional IV tanggal 19 Januari 1981 di Istana Negara, mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengibarkan Panji Olahraga Nasional yaitu: Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.

    Untuk kalangan masyarakat generasi muda, memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat adalah dalam rangka mencari bibit-bibit berbakat yang akhirnya dapat dibina menjadi atlet-atlet berprestasi seperti Lalu Muhammad Zohri. Sedangkan bagi masyarakat dari kalangan generasi yang berusia di atas 30 tahun, berolahraga adalah suatu keharusan bila menghendaki tubuh yang sehat, kuat, terhindar dari berbagai penyakit, dan panjang umur.

    Oleh karena itu, kebiasaan berolahraga perlu ditingkatkan dan informasi mengenai keuntungan/manfaat berolahraga, tentang prestasi, gagasan, fakta-fakta yang berhubungan dengan olahraga dari dalam dan luar negeri perlu disebar luaskan secara segera, untuk mencapai tujuan yang pernah dicanangkan oleh pemerintahan Orde Baru melalui media komunikasi massa baik cetak maupun elektronika, sehingga dapat menghidupkan motivasi para atlet dan jutaan masyarakat Indonesia yang menerima informasi tersebut, dan pada akhirnya meningkatkan aktivitas berolahraga baik di kalangan instansi pemerintah, swasta maupun di kalangan masyarakat.

    Salah satu kegiatan olahraga yang masih menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh masyarakat Indonesia adalah olahraga lari. Olahraga lari memiliki banyak peminat karena selain mudah dan gratis, olahraga ini juga diyakini mampu menghancurkan lemak dalam tubuh dengan cepat. Itu sebabnya sampai saat ini (sebelum pandemic covid-19) banyak acara perlombaan lari yang diselenggarakan di berbagai penjuru wilayah Indonesia dan luar negeri selalu ramai diikuti peserta.

    Beberapa dari kegiatan lomba lari tersebut adalah Mandiri Jogja Marathon, Borobudur Marathon, dan Bali Marathon.

     

    1. Mandiri Jogja Marathon.

    Merupakan lomba Full Marathon, Half Marathon, 10 km dan 5 km. Kompetisi marathon skala internasional ini digelar di Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan keunikan pada tradisi dan alam Jogjakarta sebagai latar belakang lomba. Mandiri Jogja Marathon mengambil rute yang dilalui melintasi 13 desa di Jogja dan tiga daerah tujuan wisata utama, seperti Candi Prambanan, Candi Plaosan, dan Monumen Taruna.

    Kegiatan Mandiri Jogja Marathon ini bukan hanya lomba lari biasa, akan tetapi lebih dari sekedar lomba karena memiliki keunggulan dari lomba lari lainnya. Salah satu keunggulannya adalah dapat dijadikan alternatif kegiatan olahraga sambil berlibur bersama keluarga karena begitu banyak potensi wisata lain di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

    Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia begitu banyak memiliki objek wisata. Objek wisata yang ada di Jogjakarta dan sekitarnya antara lain wisata peninggalan sejarah, wisata budaya dan wisata alam. Beberapa objek wisata alam yang menjadi andalan antara lain “Goa Pindul, “River Tubing Oyo” atau disebut juga “Susur Sungai Oyo” dan “Adventure Merapi” yang dapat dikunjungi pada saat sebelum atau sesudah ajang Mandiri Jogja Marathon digelar.

     

    1. Maybank Marathon – Bali

    Maybank Marathon adalah penyelenggaraan lomba lari tahunan persembahan dari Maybank Indonesia. Maybank Marathon yang sebelumnya dikenal dengan nama Bali Marathon di gelar di Bali pertama kali pada tahun 2012. Maybank Marathon Bali, yang telah berpredikat Bronze Label – Road Race dari World Athletics (sebelumnya sidebut IAAF – International Association of Athletics Federations), digelar di Gianyar, Bali. Maybank Bali Marathon menjadi satu di antara wisata utama olahraga (main sport tourism) atau ajang atletik internasional dengan sentuhan budaya Pulau Dewata.

    Lomba ini bukan hanya menjadi lomba bagi peserta tetapi juga melibatkan keluarga untuk sekalian berlibur di bali. Event Maybank Marathon merupakan sebuah ajang atletik internasional dengan sentuhan budaya Bali beserta keindahan alam dan keramahan masyarakatnya. Pencapaian Bronze Label dari World Athletics ini membuat Bali Marathon diharapkan mampu mengangkat Indonesia di kancah lomba Lari Marathon Internasional.

     

    1. Borobudur Marathon

    Borobudur Marathon digelar sejak tahun 1989. Lomba marathon tingkat internasional ini menjadi salah satu favorit peserta lari. Ribuan pelari dari berbagai daerah, bahkan mancanegara di antaranya dari Malaysia, Singapura, Kenya, Jepang, dan Amerika Serikat ikut ambil bagian di ajang tersebut. Borobudur Marathon mengambil start di kawasan Taman Lumbini Kompleks Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Para peserta lomba berlari sambil mengelilingi candi Borobudur. Borobudur Marathon terbagi dalam tiga kategori, yakni marathon penuh, half marathon, dan 10K. Kategori marathon penuh dengan jarak tempuh 42,195 kilomeer, setengah  marathon dengan jarak 21,097 km, dan kategori 10K.

    Oleh sebab itu, kegiatan Mandiri Jogja Marathon, Maybank Marathon-Bali dan Borobudur Marathon layak menjadi rekomendasi untuk dimasukkan dalam agenda lari tahunan para pelari atau para penggemar olahraga lari karena dapat berolahraga sambil berwisata.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.